Ilustrasi Memakai Pensil Alis. (Foto: Bukalapak)
Dream – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) belum lama ini merilis temuan yang mengejutkan. BPOM menemukan kosmetik yang menggunakan bahan berbahaya. Salah satunya pensil alis.
Ironisnya, beberapa temuan ini menyebut ada merek yang dipalsukan. Sayangnya, BPOM tidak memerinci mana yang dipalsukan.

Ilustrasi
Dilansir dari laman BPOM, Selasa 14 Agustus 2018, BPOM memerinci merek-merek kosmetik yang mengandung berbahaya adalah sebagai berikut.
Bedak
Temulawak Two Way Cake
Sabun
New Papaya Whitening Soap
Pensil Alis
NYX
MAC
Revlon
Krim
Collaten Plus Vitamin E and Night Cream
Cream Natural 99
Whitening and Anti Acne
Quine Pearl Cream
Citra Day Cream
Citra Night Cream
La Widya Temulawak
Selama tahun 2018, BPOM RI setidaknya telah menyita kosmetika ilegal senilai Rp106,9 miliar. Tingginya angka temuan kosmetik ilegal yang terjadi secara masif di seluruh Indonesia menunjukkan adanya demand yang tinggi dari masyarakat terhadap produk kosmetika.
Untuk itu, belajar dari kasus-kasus produksi dan distribusi kosmetik ilegal di seluruh Indonesia, BPOM mengimbau kepada para konsumen untuk bijak dalam memilih produk kosmetika dan tidak tergiur dengan iklan-iklan menyesatkan atau harga yang tidak wajar.
![]()
Sebagai edukasi agar masyarakat mampu memilih dan menggunakan kosmetika yang aman, BPOM menggelar “ Kampanye Bahaya Kosmetika Mengandung Bahan Dilarang untuk Generasi Milenial”.
“ Generasi milenial menjadi salah satu target edukasi BPOM RI karena generasi milenial-lah yang akrab dengan dunia digital,” kata Kepala BPOM, Penny K. Lukito, di Jakarta.
Penny mengatakan generasi milenial sering terpapar informasi tentang kosmetik, baik melalui iklan, beauty blogger, maupun beauty vlogger. “ Melalui acara ini, kami ingin mengajak mereka untuk belajar memilih dan menggunakan kosmetik yang aman, bermutu, dan bermanfaat,” kata dia. (ism)