Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Bubuk Moringa (Shutterstock)
Dream - Bagi Sahabat Dream penyuka makanan sehat, mungkin sudah akrab dengan bubuk matcha dan bubuk kunyit. Kedua bubuk tersebut sempat jadi tren sebagai peningkat nutrisi dalam makanan, karena kandungan gizinya yang sangat tinggi.
Kini ada lagi bubuk 'ajaib yang sedang jadi incaran bagi pecinta makanan sehat dan organik, yaitu bubuk moringa. Tak terdengar familiar? Mungkin kamu lebih mengenalnya dengan daun kelor atau bernama latin Moringa Oleifera.
Bagi masyarakat Indonesia, daun ini sejak lama digunakan sebagai obat herbal. Bahkan oleh masyarakat lokal, kerap dikaitkan sebagai penangkal kekuatan mistis yang jahat.
Rupanya di negara barat, sedang tren menggunakan bubuk moringa di segala sajian. Seperti sup, kue, oatmeal, hingga smoothies.
" Kandungan vitamin A, kalsium,zat besi, potasium, dan serat pada moringa sangat tinggi. Bukan hanya daunnya, akar, biji hingga bunganya mengandung level flavonoid yang signifikan yang merupakan zat aktif penangkal penyakit," kata Marisa Moore, seorang pakar nutrisi.
Sederet penelitian pun dilakukan untuk menguak 'kekuatan' daun kelor ini. Studi 2016 dalam American Journal of Hypertension, mengungkap bahwa bubuk moringa dapat membantu menurunkan level tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Sementara studi pada 2018 dalam Journal of Functional Foods mengungkap, konsumsi bubuk moringa secara teratur bisa menurunkan risiko diabetes. Tak hanya itu, dari penelitian pada 2017 dalam Journal of Molecular Sciences, diketahui kalau daun kelor ini juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Wah, ternyata daun kelor ini sudah go international dan memang bubuk super.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

