28 Manfaat Daun Kelor untuk Kecantikan dan Kesehatan, Berikut Efek Sampingnya

Reporter : Sugiono
Senin, 21 September 2020 17:05
28 Manfaat Daun Kelor untuk Kecantikan dan Kesehatan, Berikut Efek Sampingnya
Kenali 28 manfaat daun kelor untuk kecantikan dan kesehatan yang sudah dipercaya sejak nenek moyang terdahulu.

Dream - Sahabat Dream mungkin pernah mendengar istilah 'dunia tak selebar daun kelor'. Istilah itu mungkin ada benarnya juga, karena daun kelor memang berukuran kecil.

Namun, meski berukuran kecil, manfaat daun kelor ternyata sangat banyak untuk kecantikan dan kesehatan. Dalam dunia herbal, daun kelor atau Moringa oleifera adalah tanaman yang telah teruji manfaat kecantikan dan kesehatannya selama ribuan tahun.

Karena manfaat daun kelor untuk kecantikan dan kesehatan begitu besar, maka tanaman asli India ini telah tersebar hingga Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Manfaat daun kelor untuk kesehatan diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Polifenol dalam daun kelor memiliki sifat melawan kanker.

Selain itu, daun kelor dapat mengurangi risiko, seperti penyakit jantung dan diabetes. Sementara manfaat daun kelor untuk kecantikan di antaranya memperlambat efek penuaan.

Manfaat daun kelor bisa didapatkan dari ekstrak daun yang telah diolah jadi kapsul. Ada juga yang mendapatkan manfaat daun kelor dengan menyeduh seperti teh atau memasaknya sebagai sayur.

Daun kelor berbentuk bulat lonjong. Ukurannya yang kecil-kecil tersusun rapi pada sebuah tangkai.

Penelitian tentang manfaat daun kelor telah dimulai sejak tahun 1980. Namun, manfaat daun kelor untuk kecantikan dan kesehatan sudah dimulai sejak ribuan tahun di India.

Maka tidak heran jika manfaat daun kelor telah menarik perhatian WHO. Badan Kesehatan Dunia ini bahkan menganjurkan anak-anak dan bayi yang dalam masa pertumbuhan untuk mengonsuminya karena manfaat daun kelor yang luar biasa.

Di dalam selembar daun kelor mengandung beberapa vitamin, mineral dan nutrisi penting, di antaranya:

  • Potasium, jumlahnya tiga kali lipat dari pisang.
  • Kalsium, jumlahnya empat kali lipat dari susu.
  • Vitamin C, jumlahnya tujuh kali lipat dari jeruk.
  • Vitamin A, jumlahnya empat kali lipat lebih banyak dari wortel.
  • Protein, jumlahnya dua kali lipat dari susu.

Melihat begitu besarnya kandungan senyawa yang bermanfaat di dalamnya, maka WHO menobatkan pohon kelor sebagai 'miracle tree' atau pohon ajaib.

Hebatnya lagi, lebih dari 1.300 studi, artikel dan laporan telah menjelaskan tentang manfaat kelor. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa hampir setiap bagian dari tanaman kelor memiliki khasiat penting, yang dapat dimanfaatkan dalam beberapa cara.

Dirangkum dari berbagai sumber, inilah 14 manfaat daun kelor untuk kecantikan dan kesehatan, berikut efek sampingnya.

1 dari 16 halaman

Manfaat Daun Kelor Untuk Kecantikan & Cara Menjadikannya Masker

Ilustrasi© freepik.com

1) Menghilangkan Flek Pada Wajah

Salah satu manfaat daun kelor untuk kecantikan adalah menghilangkan flek wajah. Cara membuat ramuan daun kelor untuk menghilangkan flek wajah ini cukup sederhana. Ambil beberapa daun kelor yang masih muda, tumbuk hingga sangat halus, lalu gunakan sebagai bedak (atau juga bisa dicampur dengan bedak). Daun kelor bisa menjadi pelembab alami, memiliki fungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan membersihkan kulit.

Di dalam daun kelor terdapat lebih dari 30 zat antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Daun kelor kaya akan mineral dan asam amino yang bisa membantu produksi kolagen dan protein keratin, yang penting bagi kesehatan seluruh jaringan kulit di tubuh.

Cara lain untuk membersihkan flek di wajah dengan daun kelor:

  1. Campurkan 2 sendok makan kelor dengan madu hingga menjadi pasta.
  2. Setelah tercampur rata, aplikasikan pada wajah.
  3. Lalu diamkan selama 15-20 menit.
  4. Setelah itu bersihkan wajah kembali dengan air biasa.

Perawatan ini dilakukan 2-3 kali dalam seminggu selama satu bulan. Wajah akan menjadi lebih cerah dan flek pada wajah menghilang secara perlahan.

2) Menghaluskan Wajah

Manfaat daun kelor untuk kecantikan selanjutnya adalah menghaluskan wajah. Kamu bisa mendapatkan manfaat daun kelor secara langsung dengan membuat maskernya. Caranya, pilih daun kelor yang masih hijau dan segar. Haluskan daun kelor dengan ditambahkan sedikit air saja (agar daun kelor menjadi bentuk pasta). Kemudian jadikan ramuan tersebut sebagai masker. Pasta daun kelor ini bisa disimpan selama 3 hari di dalam kulkas.

3) Memperlambat Efek Penuaan

Manfaat daun kelor untuk kecantikan berikutnya adalah memperlambat efek penuaan. Sebuah studi di tahun 2014 yang diterbitkan dalam Journal Ilmu dan Teknologi Pangan menguji manfaat daun kelor. Peneliti penasaran dengan kadar enzim antioksidan yang berharga dalam daun kelor. Mereka ingin menyelidiki apakah daun kelor bisa membantu memperlambat efek penuaan.

Studi yang melibatkan 90 wanita menopause antara usia 45-60 tahun dibagi menjadi tiga kelompok, yang diberikan berbagai tingkat suplemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dengan kelor dan bayam menyebabkan peningkatan senyawa antioksidan yang signifikan, yang berperan penting dalam memperlambat efek penuaan. Selain itu, manfaat daun kelor mampu menyeimbangkan kadar hormon di dalam tubuh secara alami.

4) Menyehatkan Kulit

Manfaat daun kelor berikutnya adalah untuk menyehatkan kulit. Daun kelor mengandung vitamin C dan antioksidan yang sangat tinggi, yang manfaatnya sangat penting bagi kesehatan kulit. Jika dijadikan sayur dan dikonsumsi tiap hari, daun kelor memiliki khasiat untuk menghaluskan kulit dan mencegah timbulnya jerawat.

Daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah, yang bisa membuat kulit wajah semakin halus dan sehat. Daun kelor mengandung antibakteri alami, antijamur dan senyawa antiviral yang melindungi kulit dari infeksi. Manfaat daun kelor lainnya untuk kulit adalah mengurangi peradangan yang terkait dengan jerawat, mengobati infeksi atau abses, membantu menyembuhkan gigitan, luka bakar, dan kutil karena virus.

Demikian tadi manfaat daun kelor untuk kecantikan yang mungkin jarang diketahui. Selanjutnya, kita akan membahas manfaat daun kelor untuk kesehatan berikut efek sampingnya.

Cara Membuat Masker Wajah dari Daun Kelor

Daun kelor dipercaya bermanfaat baik bagi kulit wajah. Untuk membuat masker organik dari daun kelor, kamu hanya perlu menyiapkan daun kelor saja sebagai bahan utamanya.

Daun kelor diekringkan terlebih dahulu supaya kandungan air di dalamnya menjadi terserap. Kemudian tumbuk daun kelor yang sudah dikeringkan menjadi sangat halus. Saring serbuk daun kelor dengan ayakan supaya menghasilkan serbuk yang lebihh lembut lagi.

Serbuk halus inilah yang akan menjadi masker daun kelor yang siap digunakan. Campurkan 1 sendok makan serbuk daun kelor yang sudah halus dengan 3 sendok makan air. Aduk hingga merata, kemudian aplikasikan ke wajah kamu.

2 dari 16 halaman

24 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Daun kelor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, lo, Sahabat Dream. Daun yang kerap dikaitkan dengan hal mistis ini dapat membantu kita menjaga kesehatan.

Seperti yang disampaikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa daun kelor dapat membantu dalam perkembangan tubuh. Selain itu juga, daun kelor bisa dijadikan obat tradisional untuk mengatasi berbagai macam penyakit. 

Dengan mengonsumsi air rebusan daun kelor maupun sebagai sayur, maka kamu akan mendapatkan 24 manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

1. Menjaga Berat Badan

Salah satu manfaat daun kelor untuk kesehatan adalah menjaga berat badan. Teh daun kelor membantu menangani masalah pencernaan, yang manfaatnya merangsang metabolisme tubuh agar optimal dalam membakar kalori. Sebagian orang membuat teh dari daun kelor, hal ini sangat baik karena adanya manfaat kandungan yang kaya akan polyphenol. Senyawa ini merupakan antioksidan yang memiliki fungsi untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan berkontribusi dalam proses pembuangan racun dari dalam tubuh.

2. Mencukupi Gizi Ibu Menyusui dan Anak

Manfaat daun kelor berikutnya adalah meningkatkan kualitas gizi ASI pada ibu menyusui. Daun kelor memiliki kandungan luar biasa, seperti vitamin C, zat besi, protein dan senyawa flavonoid. Semua zat-zat penting ini akan mendorong produksi ASI berkualitas pada ibu menyusui.

Yang lebih mengejutkan lagi, daun kelor memiliki kandungan zat besi yang tinggi yaitu hingga 25 kali lipat dibandingkan zat besi yang terkandung dalam bayam. Daun kelor bagus dikonsumsi oleh wanita selesai melahirkan yang menyebabkan tubuh kekurangan zat besi.

Selain itu, wanita menstruasi juga bisa kehilangan banyak zat besi. Sehingga disarankan mengonsumsi daun kelor, daun bayam, atau makanan lainnya yang kaya akan zat besi.

Anak-anak atau bayi di atas usia enam bulan sudah diperbolehkan mengonsumsi daun kelor. Hanya saja, ibu hamil hendaknya tidak mengonsumsi daun kelor, khususnya pada masa kehamilan trisemester pertama.

3 dari 16 halaman

Menyehatkan mata dan Antioksidan

Ilustrasi© freepik.com

3. Menyehatkan Mata

Manfaat daun kelor untuk kesehatan yang ketiga adalah menyehatkan mata. Daun kelor memiliki kandungan tinggi vitamin A yang sangat baik untuk mata. Beberapa fungsi vitamin A untuk kesehatan mata di antaranya adalah mencegah risiko penyakit mata plus, minus dan silinder.

Selain itu vitamin A juga berguna untuk mencegah katarak, serta melindungi kesehatan mata secara umum. Penderita diabetes hendaknya meningkatkan asupan vitamin A karena khasiatnya yang dapat menjernihkan penglihatan. Kamu bisa mengonsumsi daun kelor untuk kesehatan mata dengan menjadikannya sebagai sayur bening.

4. Antioksidan

Sebuah laporan yang diterbitkan Asia Pacific Journal of Cancer Prevention menyebutkan daun kelor mengandung campuran asam amino esensial, fitonutrien karotenoid, serta antioksidan seperti quercetin, dan senyawa antibakteri alami yang memiliki fungsi seperti obat anti-inflamasi.

Daun kelor memiliki beberapa senyawa anti-penuaan yang mampu menurunkan efek stres oksidatif dan peradangan. Manfaat daun kelor semakin optimal dengan adanya senyawa polifenol, vitamin C, beta-karoten, quercetin, dan asam klorogenat.

Kandungan-kandungan tersebut diketahui memiliki khasiat penting dalam penurunan risiko penyakit kronis seperti kanker usus besar, perut, paru-paru, diabetes, hipertensi, dan penyakit mata akibat faktor usia.

4 dari 16 halaman

Jaga Kesehatan Ginjal dan Obati Reumatik

Ilustrasi© freepik.com

5. Menjaga Kesehatan Ginjal

Mengonsumsi makanan sehat otomatis membantu fungsi ginjal bekerja dengan optimal. Sebaliknya makanan tak sehat (salah satunya makanan tinggi lemak) akan menumpuk di ginjal. Hal ini akan mengakibatkan timbulnya masalah kesehatan. Namun, dengan konsumsi daun kelor, otomatis membantu mengembalikan kesehatan ginjal yang sudah dalam kondisi tak baik.

6. Mengobati Reumatik

Manfaat daun kelor selanjutnya adalah untuk mengobati rematik. Penggunaan daun kelor dalam pengobatan rematik untuk mengurangi rasa sakit pada sendi dan menurunkan penumpukan asam urat pada sendi. Kondisi ini sangat penting dalam mengatasi masalah rematik atau asam urat.

5 dari 16 halaman

Cegah Penyakit Jantung dan Anti Kanker

7. Mencegah Penyakit Jantung

Sebuah studi yang diterbitkan Journal of Medicinal Food edisi Februari 2009 menemukan bahwa daun kelor mampu mencegah kerusakan jantung dan memberikan manfaat antioksidan. Dalam studi tersebut, pemberian dosis 200 miligram per kilogram berat badan setiap hari selama 30 hari, menghasilkan lipid teroksidasi yang lebih rendah, dan jaringan jantung dilindungi dari kerusakan struktural.

Para peneliti menyimpulkan bahwa daun kelor memberikan manfaat yang signifikan untuk kesehatan jantung. Penelitian lebih lanjut masih diperlukan, untuk memperkuat hasil penemuan tersebut.

8. Anti Kanker

Manfaat daun kelor untuk kesehatan selanjutnya adalah sebagai anti kanker, menurut studi mengenai kultur jaringan sel kanker serviks manusia, yang diterbitkan di jurnal Food and Chemical Toxicology edisi Juni 2011. Ekstrak daun kelor mampu mencegah pertumbuhan dan reproduksi sel-sel kanker.

Hal ini menunjukkan daun kelor berpotensi sebagai pencegahan alami kanker. Antioksidan di dalam daun kelor sangat tinggi, selain itu kandungan potasium yang tinggi. Membuat daun kelor memiliki khasiat untuk memperlambat bahkan menghilangkan kanker di dalam tubuh.

6 dari 16 halaman

Atasi Diabetes dan Tingkatkan Kesehatan Pencernaan

Ilustrasi© freepik.com

9. Mengatasi Diabetes

Tingginya kandungan mineral seng, membuat daun kelor memiliki sifat antidiabetes. Kandungan tersebut diperlukan untuk produksi insulin. Hal itu terungkap dalam penelitian University of Wiconsin LaCrosse, yang diterbitkan dalam Journal of Diabetes edisi Juni 2012. Daun kelor dapat mengurangi kadar gula dalam darah sehingga menjadi normal.

Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Sehingga konsumsi sayur daun kelor bisa mencegah penyakit gula darah atau diabetes. Senyawa asam chlorogenic pada daun kelor terbukti membantu mengontrol kadar gula darah dan memungkinkan sel untuk mengambil atau melepaskan glukosa (gula) yang diperlukan. Selain asam chloregnic, senyawa isothiocyanate juga telah dikaitkan dengan perlindungan alami terhadap penyakit diabetes.

10. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Karena memiliki sifat anti-inflamasi, daun kelor dapat mencegah atau mengobati sakit maag, penyakit hati, kerusakan ginjal, keluhan pencernaan, dan infeksi. Penggunaan umum dari minyak kelor membantu meningkatkan fungsi hati. Hal itu penting untuk proses detoksifikasi racun dan zat berbahaya di dalam tubuh. Manfaat daun kelor juga bisa mengatasi penyakit batu ginjal, infeksi saluran kemih, sembelit, retensi cairan dan diare.

7 dari 16 halaman

Cegah Radikal Bebas dan Anti Peradangan

11. Cegah Radikal Bebas

Manfaat daun kelor dapat mencegah radikal bebas. Radikal bebas dalam tubuh apabila tidak diimbangi dengan antioksidan, maka dapat menimbulkan berbagai penyakit kronis dalam tubuh, seperti hipertensi hingga penyakit jantung.

Salah satu cara alternatif yang dapat dilakukan untuk menangkal radikal bebas adalah mengonsumsi daun kelor.

Dilansir dari laman Healthline, daun kelor memiliki kandungan senyawa yang berfungsi sebagai antioksidan sehingga dapat membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Sehingga mengonsumsi daun kelor secara rutin dapat mencegah radikal bebas.

12. Cegah Peradangan

Radang merupakan jenis penyakit yang ditandai cedera, seperti luka bakar atau terinfeksi bakteri dan virus pada bagian tubuh. Peradangan apabila tidak segara diatasi dapat memunculkan penyakit kronis, seperti penyakit jantung hingga kanker.

Manfaat daun kelor satu ini sangat baik untuk mencegah peradangan. Pasalnya daun kelor memiliki efek anti inflamasi yang berfungsi efektif meredakan peradangan. Selain itu, mengonsumsi daun kelor secara teratur dapat menjaga kesehatan tubuhmu.

8 dari 16 halaman

Cegah Obesitas dan Tingkatkan Kekebalan Tubuh

13. Cegah Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan menjadi penyakit yang banyak dialami seseorang. Salah satu cara alternatif mencegah obesitas adalah mengonsumsi daun kelor. Pasalnya daun kelor memiliki kandungan senyawa berupa isothiocyanate yang dapat berfungsi membantu menurunkan berat badan.

Selain itu kandungan bioaktif pada daun kelor juga berperan penting mencegah gangguan metabolisme. Mengonsumsi daun kelor secara rutin dan teratur dapat berfungsi efektif mencegah obesitas dan menghindarkan dari penyakit berbahaya lainnya.

14. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Manfaat daun kelor yang tak kalah penting lainnya ialah meningkatkan kekebalan tubuh. Seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah maka akan dengan mudah terserang penyakit.

Sebaliknya, orang yang memiliki kekebalan tubuh yang kuat akan terhindar dari berbagai macam penyakit. Salah satu cara meningkatkan sistem imunitas tubuh adalah mengonsumsi daun kelor.

Kandungan nutrisi asam amino pada daun kelor berperan penting untuk menjaga sistem pencernaan tubuh. Selain itu, kandungan nutrisi daun kelor juga berfungsi efektif memperbaiki segala proses pertumbuhan dalam tubuh.

9 dari 16 halaman

Cegah Anemia dan Anti Bakteri

Ilustrasi© freepik.com

15. Mencegah Anemia

Kandungan zat besi yang cukup tinggi di dalam daun kelor membuatnya dipercaya dapat membantu mencegah anemia. Meski begitu, penelitian lebih jauh masih perlu dilakukan untuk memastikan khasiat daun kelor ini.

16. Berpotensi Atasi Infeksi Bakteri

Manfaat ekstrak daun kelor juga dipercaya dapat membantu meredakan infeksi akibat bakteri. Pasalnya, tanaman ini mengandung bahan yang bersifat antimikrobial, sehingga mampu memusnahkan bakteri, terutama bakteri berjenis gram positif.

10 dari 16 halaman

Atasi Anak Malnutrisi dan Tingkatkan Daya Ingat

17. Baik untuk Anak Pengidap Malnutrisi

Salah satu manfaat daun kelor yang belum banyak diketahui adalah kemampuannya membantu meningkatkan berat badan pada anak-anak dengan malnutrisi.

Khasiat ini bisa didapat dengan mengonsumsi bubuk daun kelor selama dua bulan secara teratur.

Meski begitu, jangan serta-merta memberikan olahan daun ini pada anak. Perhatikan efek samping yang mungkin terjadi dan diskusikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai keamanannya.

18. Meningkatkan Daya Ingat

Kandungan antioksidan serta zat-zat kimia yang ada dalam daun kelor, dipercaya dapat meredakan stres dan peradangan di otak. Hal ini membuatnya baik untuk meningkatkan daya ingat.

11 dari 16 halaman

Cukup Nutrisi dan Menurunkan Kolesterol

Ilustrasi© freepik.com

19. Bantu Cukupi Kebutuhan Nutrisi Tubuh

Daun kelor adalah sumber vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh. Dalam sekitar 20 gram daun kelor yang telah dipotong-potong, terkandung nutrisi antara lain : Protein 2 gram, Vitamin B6, Vitamin C, Zat besi, Riboflavin (vitamin B2), Vitamin A, dan Magnesium.

20. Membantu Menurunkan Kolesterol Jahat

Manfaat daun kelor untuk kesehatan juga bisa membantu menurunkan kolesterol. Daun kelor diincar banyak orang karena kandungannya mirip dengan almond dan oats yang mana mampu menurunkan kolesterol jahat di tubuh.

12 dari 16 halaman

Baik Untuk Wanita Menopause dan Obati Arthritis

21. Dipercaya Baik untuk Wanita Menopause

Manfaat daun kelor yang dikonsumsi dalam bentuk bubuk dipercaya membantu meningkatkan kadar antioksidan pada wanita menopause.

Sebab wanita yang mengalami menopause, kadar antiokasidan di tubuhnya menurun akibat berkurangnya produksi hormon estrogen. Namun penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengetahui manfaat lebih daun kelor bagi wanita menopause.

22. Membantu Mengobati Arthritis

Manfaat daun kelor untuk kesehatan dipercaya bisa membantu mengurangi peradangan dan rasa sakit yang diakibatkan adanya arthritis. Penelitian ini sesuai dengan yang dipublikasikan dalam Journal of Chinese Integrative Medicine tahun 2011.

Dalam penelitian hewan di laboratorium, ekstrak daun kelor bisa mengurangi kepekaan terhadap rangsangan rasa sakit pada sendi. Para peneliti mencatat bahwa kombinasi akar dan ekstrak daun kelor memiliki efek yang baik untuk mengurangi rasa sakit.

13 dari 16 halaman

Jaga Kepadatan Tulang dan Stabilkan Mood

Ilustrasi© freepik.com

23. Menjaga Kepadatan Tulang

Organ manusia yang semakin bertambahnya usia akan berangsur kehilangan fungsi terbaiknya salah satunya fungsi tulang.

Kasus pengeroposan tulang lebih sering terjadi pada orang yang memasuki usia senja. Salahs atu penyebab pengapuran tulang adalah kurangnya zat kalsium dan fosfor. Ekstrak daun kelor ternyata mengandung banyak kalsium dan fosfor yang mampu mengatasi hal tersebut. Daun kelor bisa menjaga kepadatan sekaligus kekuatan tulang.

Tak hanya itu, sifat anti imflamasi pada daun kelor juga bisa meredakan nyeri yang diakibatkan oleh radang sendi. Radang sendi umumnya terjadi pada sambungan tulang yang mengalami penurunan fungsi.

24. Menstabilkan Mood

Daun kelor mengandung protein tinggi dan sumber asam amino tripofan, sehingga bermanfaat menjaga neutronsmitter termasuk membantu tubuh dan mood akan merasa lebih baik.

Kadungan antioksidan dan senyawa tiroid bermanfaat untuk menjaga tingkat energi tubuh, supaya mencegah kelelahan yang berlebihan, depresi, suasana hati buruk dan insomnia.

14 dari 16 halaman

Efek Samping Daun Kelor yang Perlu Diperhatikan

Ilustrasi© freepik.com

Biji, batang, buah, dan daun kelor cukup aman jika diminum dan dimakan dengan tepat. Namun, hindari konsumsi akar tanaman kelor karena mengandung zat beracun.

Selain itu, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi daun kelor. Karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya dikhawatirkan menyebabkan komplikasi selama masa kehamilan hingga bisa menyebabkan keguguran. Memang, pendapat daun kelor tidak baik bagi ibu hamil ini masih jadi perdebatan. Namun, hal terbaik bagi ibu hamil adalah tidak mengonsumsi daun kelor.

Meskipun manfaat daun kelor sangat beragam, hingga saat ini masih belum banyak penelitian yang menyebutkan efek samping daun kelor dalam jangka Panjang. Tetapi para ahli khawatir, mengonsumsi daun kelor secara berlebihan bisa menyebabkan mual, diare, dan heartburn atau nyeri ulu hati.

Selain itu, jika Sahabat Dream mengonsumsi suplemen yang mengandung daun kelor pastikan suplemen tersebut tercatat di BPOM untuk memastikan keamanannya. Waspadai juga kemungkinan munculnya reaksi alergi daun kelor.

Meskipun bahan alami, bukan berarti kamu bisa bebas mengonsumsinya secara sembarangan. Segera hubungi dokter jika mengalami alergi setelah konsumsi daun kelor, seperti sesak napas, gatal-gatal, dan muncul ruam kulit.

15 dari 16 halaman

Bubuk Daun Kelor Jadi Incaran Pecinta Makanan Sehat Dunia

Ilustrasi© freepik.com

Bagi Sahabat Dream penyuka makanan sehat, mungkin sudah akrab dengan bubuk matcha dan bubuk kunyit. Kedua bubuk tersebut sempat jadi tren sebagai peningkat nutrisi dalam makanan, karena kandungan gizinya yang sangat tinggi.

Kini ada lagi bubuk 'ajaib yang sedang jadi incaran bagi pecinta makanan sehat dan organik, yaitu bubuk moringa. Tak terdengar familiar? Mungkin kamu lebih mengenalnya dengan daun kelor atau bernama latin Moringa Oleifera.

Bagi masyarakat Indonesia, daun ini sejak lama digunakan sebagai obat herbal. Bahkan oleh masyarakat lokal, kerap dikaitkan sebagai penangkal kekuatan mistis yang jahat.

Rupanya di negara barat, sedang tren menggunakan bubuk moringa di segala sajian. Seperti sup, kue, oatmeal, hingga smoothies.

" Kandungan vitamin A, kalsium,zat besi, potasium, dan serat pada moringa sangat tinggi. Bukan hanya daunnya, akar, biji hingga bunganya mengandung level flavonoid yang signifikan yang merupakan zat aktif penangkal penyakit," kata Marisa Moore, seorang pakar nutrisi.

Sederet penelitian pun dilakukan untuk menguak 'kekuatan' daun kelor ini. Studi 2016 dalam American Journal of Hypertension, mengungkap bahwa bubuk moringa dapat membantu menurunkan level tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Sementara studi pada 2018 dalam Journal of Functional Foods mengungkap, konsumsi bubuk moringa secara teratur bisa menurunkan risiko diabetes. Tak hanya itu, dari penelitian pada 2017 dalam Journal of Molecular Sciences, diketahui kalau daun kelor ini juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

16 dari 16 halaman

Cara Membuat Air Rebusan Daun Kelor Sebagai Obat Alami

Ilustrasi© Pixabay

Pertama siapkan daun kelor sesuai yang diinginkan, lalu cuci hingga bersih.

Kedua siapkan air secukupnya dan masukkan ke dalam panci.

Ketiga masukkan daun kelor ke dalam panci berisi air dan rebus hingga mendidih.

Keempat jika sudah mendidih, saring rebusan itu dan tuang ke dalam gelas.

Kelima konsumsi segelas air rebusan daun kelor sehari sekali dan lakukan secara rutin.

 

(Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar