Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Sajian Cokelat
Dream - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak faktor yang menjadi pemicu stres. Stres sendiri merupakan gangguan mental yang dihadapi seseorang akibat adanya tekanan.
Tekanan ini muncul dari kegagalan individu dalam memenuhi kebutuhan atau keinginan. Untuk menghindari stres berkelanjutan, menyantap cokelat sering disebut-sebut bisa menjadi solusi.
Lantas, benarkah demikian?
" Kalau dalam kondisi stres, makan suatu makanan tertentu seperti cokelat, menimbulkan efek yang beda-beda pada tiap orang. Ada yang bersemangat melakukan sesuatu atau justru jadi
rileks," tutur Ajeng Raviando, seorang psikologi, saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 September 2017.
Meski begitu, menurut Ajeng, suasana hati yang ditimbulkan oleh cokelat tidak terbatas hanya satu mood seperti membuat rileks di saat stres, melainkan ada beragam mood lainnya yang bisa dihasilkan usai mengonsumsi cokelat.
" Tidak ada patokan waktu khususnya ya untuk berapa lama efek yang ditimbulkan setelah makan cokelat. Karena ada kandungan di dalam cokelat yang bisa memicu hormon manusia menjadi rileks dan nyaman," imbuhnya.
Meski mampu menetralisir stres, dalam psikologi tidak ada anjuran untuk besar takaran yang baik mengonsumsi cokelat. Sangat tergantung pada kondisi fisik dan psikologis tiap individu.
" Tidak ada berapa patokannya, ya. Itu balik ke perilaku disesuaikan dengan kebutuhan aja," katanya menambahkan. (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan