Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pemeriksaan Kesehatan/ Foto: Shutterstock
Dream - Gaya hidup sehat sudah mulai disadari oleh banyak orang di Indonesia. Tren olahraga, catering sehat hingga tips hidup sehat selalu ada di di media sosial, yang membuktikan kesadaran tentang kesehatan di Tanah Air meningkat.
Menjaga kesehatan tidak hanya sekadar menjaga pola hidup saja. Pemeriksaan secara rutin seperti medical check up pun penting dilakukan.
“ Di Indonesia kadang tunggu sakit dulu baru datang ke pengobatan. Sebaiknya kita mencegah dulu, mendeteksi dini terlebih dulu agar tidak menderita penyakit yang lebih buruk lagi,” kata dr. Lubna Sadat, Dokter Spesialis Okupasi pada acara Pembukaan Klinik Utama Xavier Pondok Indah Medical Centre beberapa waktu lalu.
Padahal banyak sekali manfaat dari medical check-up yang harus diketahui. Apa saja keuntungannya?
Deteksi dini akan membuat penanganan penyakit lebih cepat dan terfokuskan. Hal ini juga memungkinkan penyakit lebih mudah diatasi.

“ Penyakit itu contohnya hipertensi, tidak tiba tiba langsung hipertensi, kalau rutin cek tensi sejak dini ditemukan kemungkinan hipetensi harusnya bisa jadi lampu kuning untuk makan lebih hati-hati,” ujar dr. Lubna.
Pemeriksaan kesehatan rutin akan mengetahui kondisi tubuh Sahabat Dream secara detail. Medical check up biasanya meliputi banyak bagian seperti pemeriksaan mendasar, diagnostik (treadmill, spirometri, audiometri, elektrokardiografi), penyakit dalam, mata dan check up lainnya yang disesuaikan kondisi.
“ Check-up ini tersedia di klinik kami dengan pelayanan kesehatan premium berbasis evidence based medicine dan manajemen terkini,” kata Riris Riska Diana, Direktur PT. Xavier Medika Indonesia pada kesempatan yang sama.
Bukan berarti ketika penyakit terdeteksi di tahap gejala, Sahabat Dream akan langsung diberikan obat. Jika terlihat gejala yang menuju ke arah penyakit degeneratif, maka bisa dilakukan pencegahan.

“ Jika sudah deteksi dini, biasanya gak langsung minum obat. Kita ubah dulu pola hidup, dari makanan, pola istirahat, olahraga," ujar dr. Lubna yang juga menjabat sebagai penanggung jawab Klinik Utama Xavier Pondok Indah Medical Centre.
Medical check-up memang membutuhkan uang. Padahal sebenarnya hal ini akan membuat pengeluaran lebih sedikit karena mencegah akan lebih murah daripada mengobati.
“ Kalau misal tiba-tiba tau hipertensi sudah lanjut dan butuh obat lalu tidak punya asuransi, pasti akan butuh biaya lebih tinggi,” ujar dr. Lubna.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya