Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Mukbangers. (Source: Shutterstock)
Dream - Kebiasaan makan dalam porsi besar atau mukbang seringkali jadi tontonan favorit. Menonton orang mukbang dapat meningkatkan nafsu makan.
Tidak heran jika sebagian orang suka menonton mukbang saat makan agar makanan terasa lebih lezat. Tapi di balik kepuasan menonton mukbang, banyak orang heran mengapa content creator yang kerap membuat konten sejenis bisa menjaga bentuk tubuh.
Bahkan, tidak sedikit content creator yang tetap kurus atau memiliki tubuh berotot meski kerap membuat konten mukbang. Ahli Gizi, Maria Eleonora mengungkapkan beberapa penyebab content creator mukbang bisa menjaga berat badan.

Foto: Shutterstock
Sebagian orang yang melakukan mukbang hanya makan sekali sehari di depan kamera. Meski kalorinya besar, tapi mereka tidak makan lagi setelahnya. Jadi, kalori mereka lebih terjaga.
Bahkan, mereka juga menjalani gaya hidup sehat seperti olahraga rutin selama beberapa jam dan makan sehat saat tidak berada di depan kamera.
Tidak semua makanan yang tampak ditelan dan disantap di depan kamera benar-benar ditelan.
Sebagian content creator membuang makanan setelah masuk ke dalam mulut dan memotong adegan tersebut agar terlihat seperti sudah menyantap banyak makanan.
3. Memuntahkan Makanan
Selain membuang makanan, sebagian content creator mukbang juga membuang makanannya setelah membuat konten. Tentunya, hal ini menyebabkan eating disorder dan berbahaya bagi kesehatan tubuh maupun mental.
Jadi, pertimbangkan lagi jika kamu ingin membuat konten mukbang. Apalagi, jika konten tersebut dibuat secara rutin.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha