Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mengantuk. (Source: Shutterstock)
Dream - Sebagian orang seringkali merasa mengantuk setelah makan. Bahkan, beberapa bahan makanan dinilai dapat membuat seseorang merasa mengantuk.
Padahal, rasa kantuk setelah makan tidak selamanya disebabkan oleh bahan makanannya. Namun, memang jenis makanan maupun kandungan nutrisinya sangat berpengaruh pada rasa kantuk.

Foto: Shutterstock
Menurut Ahli Gizi sekaligus Coach Diet, Maria Eleonora, rasa kantuk bisa disebabkan makanan tinggi karbohidrat dan gula. Kedua jenis makanan tersebut bisa meningkatkan produksi hormon insulin.
" Hormon insulin yang tinggi menghambat produksi hormon orexin (hormon yang dihasilkan otak, yang bikin kita " melek" atau hormon wakefullness)," ungkapnya dalam unggahan Instagram.
Mencegah rasa kantuk setelah makan bisa dilakukan dengan mengurangi minuman manis dan makanan tinggi gula, serta menambahkan sayur setiap makan. Selamat mencoba!
View this post on Instagram
Dream - Rasa lelah dan kantuk merupakan hal yang wajar dirasakan setiap orang setelah beraktivitas seharian. Namun, bagaimana jadinya jika rasa lelah dan kantuk selalu datang setiap saat?
Jika hal itu terjadi pada kamu, tandanya Sahabat Dream harus memperhatikan pola tidur, pola makan, dan olahraga.
Bila ketiganya telah kamu lakukan dengan baik namun tetap merasakan rasa lelah dan kantuk, sudah saatnya kamu untuk mulai memperhatikan kesehatanmu.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Decsa Medika Hartanto, membagikan penyebab dan cara mengatasi masalah tersebut di Instagram pribadinya, @dokterdecsa.
Gangguan ini membuat kamu tidak mendapatkan oksigen yang cukup saat tidur, hal ini bisa membuat kamu mendengkur keras atau merasa lelah bahkan setelah tidur semalaman.
Sleep Apnea sering terjadi pada orang-orang yang memiliki berat badan berlebih.
Tips yang bisa kamu lakukan jika kamu merasa dalam kondisi ini ialah mengurangi berat badan dan juga hindari rokok.
Apabila dua hal tersebut telah kamu lakukan dan belum juga membaik, segera pergi ke dokter untuk penanganan selanjutnya.
Depresi
Faktanya, depresi merampas serotonin yang mendalikan siklus tidur dan bangun manusia. Depresi juga mengakibatkan keluhan fisik seperti lemas, sakit kepala, dan hilangnya nafsu makan.
Bila kamu berada dalam posisi ini, segera pergi ke dokter psikiatri atau psikologi untuk mendapatkan bantuan yang tepat.
Kelelahan merupakan salah satu gejala diabetes yang paling umum. Hal tersebut terjadi karena kondisi gula darah yang tinggi namun tidak dapat digunakan tubuh.
Untuk mencegahnya, kamu bisa melihat riwayat diabetes ataupun obesitas pada keluargamu. Bila terdapat riwayat pada keluargamu maka ada baiknya kamu mengecek gula darah dan kontrol ke dokter untuk mendapatkan terapi.
Dehidrasi
Saat kamu kekurangan air minum, tekanan darah akan turun sehingga menyebabkan sirkulasi yang buruk dan mengurangi aliran darah ke otak, hal itulah yang menyebabkanmu mudah lelah dan mengantuk.
Jagalah asupan air putih dengan jumlah yang direkomendasikan sekitar 8-10 gelas tiap harinya.
Penelitian menunjukkan bahwa sarapan membantu memulihkan glikogen dan menstabilkan kadar insulin. Jika kamu tidak mengisi kembali simpanan glukosa di pagi hari, itu akan membuatmu merasa sangat lapar dan lelah.
Maka dari itu, mulailah sarapan dengan diet seimbang, dan jangan lupa untuk selalu menyertakan protein sayuran serta buah.
Laporan: Anzila Riskia Putri
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012