Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mitsubishi New Outlander PHEV Resmi Masuk Ke Indonesia, Impor Langsung Dari Jepan. (Foto: Dream.co.id)
Dream – Tak hanya Eclipse Cross, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) juga meluncurkan New Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Produsen otomotif ini mengimpor utuh langsung dari Jepang.
“ Pasar otomotif Indonesia sangat pontesial. Kami melihat lebih dari itu (bukan soal jualan saja). Tapi menunjang mobilitas masyarakat Indonesia serta meningkatkan kualitas hidup dengan kendaaran ramah lingkungan," kata President Director MMKSI, Naoya Nakamura di Jakarta, Selasa 9 Juni 2019.
New Outlander PHEV dibekali teknologi plug in hybrid yang merupakan perpaduan mesin bensin 2,4 liter, motor dan baterai.
Ada dua varian mobil yang masuk ke Indonesia. Keduanya dijual seharga Rp1,2 miliar dan Rp1,3 miliar. New Outlander PHEV memiliki dua pilihan warna, yaitu putih dan hitam.
“ New Outlander PHEV tersedia di 14 dealer resmi Mitsubishi, yaitu 12 di Jabodetabek, dan 2 di Bali. Konsumen bisa melihat detailnya saat GIIAS. Unitnya baru bisa dikirim ke pembeli pada November 2019," kata Director of Sales and Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro.
Teknologi yang digunakan pada New Outlander PHEV ini tidak hanya menggunakan elektrik sebagai tenaga utamanya. Hal utama yang menjadi andalan pada teknologi ini yaitu sistem penggerak motor yang terintegrasi sedemikian rupa dengan baterai dan mesin yang menjadikan kendaraan ini dapat melaju di kecepatan maksimal.

New Outlander PHEV punya 3 mode pengendaraan, yakni EV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode. Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 yang membuat kendaraan menjadi senyap, bersih dan bertenaga.
Sementara Hybrid Driving Mode dibagi menjadi 2 mode. Pertama, Series Hybrid Mode merupakan perpaduan mode elektrik dan mesin. Mesin bensin 2,4 L akan menghasilkan listrik jika baterai lemah dan menambah tenaga saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau menanjak.
Pada Parallel Hybrid Mode, mesin gasoline akan melaju dengan bantuan motor saat kendaraan membutuhkan tenaga ekstra.
Dilengkapi dengan teknologi listrik yang terintegrasi, produk ini memberikan manfaat yang sangat luas bagi kehidupan masyarakat. Dengan instalasi khusus, kendaraan ini dapat diisi ulang dengan tenaga listrik yang tersedia di rumah para pengguna.
Tidak hanya menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga utamanya, namun kendaraan ini juga dapat menjadi sebuah generator yang menjadi sumber tenaga listrik untuk perangkat lainnya.
Didukung dengan struktur kerangka mobil mumpuni, kendaraan ini juga dilengkapi dengan system Super All Wheel Control (S-AWC) yang merupakan sistem kendali terintegrasi dari Mitsubishi Motors, menjadikan produk ini aman untuk melintas di berbagai medan.
Mobil listrik ini dilengkapi dengan fitur-fitur kenyamanan dan keamanan, yang salah satu fitur andalannya adalah tombol EV Switch, tombol Charge & Save, serta ragam fitur lainnya.
New Outlander PHEV mengimplementasikan body kendaraan Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) dan Advanced driver-assistant system (ADAS) dari Mitsubishi Motors yang terdiri 7 (tujuh) SRS airbag, ASC (Active Stability Control), FCM (Forward Collision Mitigation system) dan BSW (Blind Spot Warning). Dengan teknologi dan fitur tersebut, pengguna dapat dengan mudah mengontrol kendaraannya.
Dream - New Outlander PHEV akan menemani model anyar lainya, Eclipse Cross di pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.
Mobil yang diimpor utuh dari Jepang ini dibanderol tidak lebih dari Rp500 juta.
" Harga jualnya dibawah Rp500 juta. Tepatnya berapa akan kami sampaikan pada GIIAS mendatang," kata Director of Sales and Marketing Division MMKSI, Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division MMKSI di Jakarta, Selasa malam 10 Juli 2019.
Secara visual, SUV lima penumpang ini terlihat dinamis. Tergambar pada paduan garis-garis coupe yang tajam dan stylish, serta membawa sifat mobilitas SUV dengan gaya dan performa khas Mitsubishi.

Memiliki desain depan Dynamic Shield yang merupakan DNA Mitsubishi Motors, model ini makin menggoda berkat desain Tailgate Window yang hadir dengan gaya coupe, menjadikan kaca belakang seperti terbagi dua.
" Desain mobil ini sangat cantik dan bisa meningkatkan kepercayaan diri Anda. Eclipse Cross juga telah mendapatkan penghargaan Car of The Year 2019 di Jepang," kata President Director MMKSI, Naoya Nakamura.
Di sektor interior, Eclipse Cross memiliki tempat duduk yang dilapisi genuine leather berwarna hitam.
Pada bagian interior tersedia Head Up Display yang menampilkan informasi kecepatan, RPM, serta advance feature jika diaktifkan, dengan warna penuh di atas Multi Information Display pada kemudi agar mudah untuk dilihat.

Pengendara juga dapat menyesuaikan kecerahan gambar dan tinggi layer sesuai dengan preferensi untuk kemudahan ketika berkendara.
SUV ini juga dilengkapi dengan fitur Touchpad Controller yang memudahkan pengendara untuk mengatur Smartphone-Link Display Audio hanya dengan sentuhan jari pada Touchpad yang terletak di samping tuas transmisi.
Pada jantung pacu model ini dipersenjatai mesin bensin 1.5L yang dilengkapi dengan turbocharged, menjadikan torsi lebih bertenaga pada RPM rendah-menengah.
Eclipse Cross didukung direct fuel injection, integrated exhaust manifold cylinder head, sodium-filled exhaust valve, MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve timing Electronic Control system), dan berbagai telnologi lainnya.

SUV kompak ini juga dilengkapi dengan INVECS-III CVT yang mendukung efisiensi bahan bakar dan akselerasi
Untuk fitur keamanan, mobil yang meraih bintang 5 ASEAN NCAP ini dibekali 7 SRS Airbags, dan Forward Collision Mitigation System [FCM] yang mampu mencegah terjadinya benturan di depan mobil dan mampu mendeteksi kendaraan lain serta pejalan kaki melalui kamera dan radar laser, serta berbagai fitur keamanan lainnya.
Target konsumen Eclipse Cross adalah kalangan menengah atas dengan gaya hidup urban. Mobil yang tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu merah, putih, dan hitam.
Mobil ini siap dikirim kepada konsumen pada September 2019.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya