Dihindari Karena Bau Mulut, Begini Manfaat Ajaib Bawang Bombay untuk Kesehatan

Reporter : Iwan Tantomi
Jumat, 10 Januari 2020 21:21
Dihindari Karena Bau Mulut, Begini Manfaat Ajaib Bawang Bombay untuk Kesehatan
Kenali khasiatnya yang bikin jatuh cinta hingga rela mengabaikan baunya yang menyengat.

Bawang bombay terkenal karena dua hal, bau mulut dan air mata. Nggak heran jika banyak yang punya love-hate relationship tanaman umbi yang satu ini. Bukan hanya mendadak merasa kurang percaya diri usai menyantap onion ring, nggak sedikit yang terpaksa bercucuran air mata ketika harus mencacah bawang bombay untuk membuat saus pizza.

Namun bukan hanya bau bawang yang tajam atau memicu pelepasan gas yang mengiritasi kalenjar mata, tapi manfaat bawang bombay bagi kesehatan yang sudah dikenal sejak zaman kuno. Kenali khasiatnya yang bikin jatuh cinta hingga rela mengabaikan baunya yang menyengat.

Kaya akan nutrisi

Bawang bombay padat akan nutrisi tapi rendah kalori. Satu bawang bombay hanya memiliki 44 kalori dan menjadi sumber vitamin, mineral dan serat. Salah satunya vitamin C yang membantu menjaga kekebalan tubuh, memicu produksi kolagen, memperbaiki sel-sel tubuh dan membantu penyerapan zat besi. Vitamin ini juga bertindak sebagai antioksidan dalam tubuh dengan memerangi kerusakan yang dipicu oleh radikal bebas.

Bawang bombay juga kaya vitamin B termasuk folat, yang memainkan peran penting dalam metabolism, produksi sel darah merah dan fungsi saraf. Tak ketinggalan, bawang menjadi sumber kalium yang kurang terpenuhi kebutuhannya. Padahal perannya nggak boleh diremehkan karena menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh, kinerja saraf, fungsi ginjal dan otot.

Menjaga kesehatan jantung

 ©Shutterstock© ©Shutterstock

Bawang bombay mengandung antioksidan dan senyawa yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Quercetin, antioksidan yang kadarnya cukup tinggi dalam bawang merupakan anti-inflamasi yang kuat, sehingga dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Bawang bombay juga telah terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Konsumsi dalam kondisi mentah selama delapan minggu untuk mengurangi total dan LDL. Selain itu, manfaat lainnya yang dapat membantu jantung tetap sehat adalah memperlancar sirkulasi darah dengan mncegah bekuan darah.

Penuh dengan antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang menghambat oksidasi, proses yang mengarah pada kerusakan sel dan dapat memicu penyakit seperti kanker hingga penyakit kronis seperti diabetes dan jantung. Bawang bombay sendiri juga menjadi sumber antioksidan, tak tanggung-tanggung ada 25 varietas berbeda yang terkandung di dalamnya. Uniknya, lapisan bawang terluar yang sering dibuang justru memiliki kadar antioksidan terbesar, lho.

Membantu mencegah diabetes

 ©Shutterstock© ©Shutterstock

Banyak yang nggak menyadari penyakit diabetes tengah menggerogoti organ-organ tubuh penting lainnya. Jika terlanjur didiagnosis penyakit ini, kebanyakan penderita akan disarankan untuk mengontrol pola makannya.

Salah satu bahan makanan yang dipercaya mampu membantu mengontrol gula darah adalah bawang bombay. Senyawa dalam bawang berukuran lebih besar dibandingkan bawang lainnya ini bukan hanya mampu menurunkan kadar gula darah tapi juga meningkatkan jumlah insulin.

Meningkatkan kepadatan tulang

Selain susu dan produk olahannya yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang, ada beberapa bahan makanan lainnya termasuk bawang bombay yang dapat dikonsumsi untuk mendapatkan hasil yang sama. Diyakini bawang bombay mampu meningkatkan kadar antioksidan yang dapat mengurangi teluang keropos, mencegah osteoporosis dan meningkatkan kepadatan tulang terutama pada orang-orang yang lanjut usia.

Melindungi sistem pencernaan

 ©Shutterstock© ©Shutterstock

Sistem pencernaan yang terganggu dapat berdampak pada kesehatan tubuh. Penyebabnya pun beragam, tapi cukup banyak yang disebabkan oleh bakteri jahat seperti Escherichia coli (E. coli), Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus (S. aureus) dan Bacillus cereus.

Quercetin yang terkandung dalam bawang bombay telah terbukti menjadi cara yang sangat ampuh untuk melawan perkembangan bakteri. Selain itu, orang-orang yang terbiasa rutin memakan bawang bombay juga terhindar dari risiko kanker kolon.

Makan mentah atau dimasak?

Baik mentah atau sudah diolah menjadi makanan, manfaat bawang bombay bagi kesehatan masih didapat. Namun memakannya dalam kondisi mentah akan memberikan senyawa sulfur yang lebih tinggi, terutama di lapisan paling luar.

Oleh karena itu, pastikan untuk sesedikit mungkin membuangnya saat mengupas bawang bombay. Selain memakannya mentah-mentah, bawang bombay yang direbus juga memberikan manfaat sebagai sumber serat yang mencegah masalah pencernaan dan tembaga yang membantu sistem saraf otak.

Memilih bawang Bombay

 ©Shutterstock© ©Shutterstock

Punya beragam manfaat ajaib buat kesehatan, bawang bombay makin digemari karena harganya yang cukup terjangkau dan mudah ditemukan. Untuk mendapatkan kualitas yang baik, pilih bawang bombay dengan permukaan yang masih bersih dan tanpa lubang.

Teksturnya pun keras dengan kulit luar yang kering, berwarna cokelat cerah dan mengkilap. Bagian bawang bombay pun harus didominasi warna putih. Hindari membeli bawang bombay dengan area yang berbintik, lembap atau berjamur karena menunjukkan kualitas yang rendah. Begitu juga bawang bombay yang sudah bertunas yang menunjukkan cara penyimpanan yang buruk atau terlalu tua.

Menyimpan bawang bombay

Seperti jenis bawang lainnya, nggak perlu penanganan khusus untuk menyimpan bawang bombay. Cukup simpan bawang bombay yang masih utuh di tempat yang sejuk, kering dan memiliki aliran udara yang cukup baik untuk bertahan selama kurang lebih 4 minggu. Hindari menyimpannya di kulkas karena akan membuat teksturnya melunak.

Tapi jika ingin menyimpan sisa bawang bombay usai digunakan untuk memasak, cukup bungkus dengan plastik dan tempatkan dalam wadah yang tertutup rapat lalu masukkan kulkas dan gunakan dalam 2-3 hari. Sebaliknya, segera buang bawang bombay yang tampak berlendir atau berubah warna, karena sudah mengalami perubahan tekstur, rasa, dan nutrisinya pun sudah nggak optimal.

Olah sebagai menu sehari-hari

 ©Shutterstock© ©Shutterstock

Bawang termasuk salah satu bahan paling serbaguna yang bisa dimakan dalam bentuk mentah atau dimasak. Cara memasaknya pun beragam, mulai dari direbus, ditumis, digoreng, maupun dipanggang. Coba untuk menambahkan irisan super tipis ke dalam salad sayuran, tumis terlebih dahulu dan jadikan bumbu sup lezat, atau cacah halus dan tambahkan ke dalam aneka saus.

Selain itu, bawang juga dapat ditumis dengan mentega atau margarin di atas api sedang selama sekitar 3 menit sampai berubah renyah dan berwarna cokelat keemasan. Sisihkan dan serap minyaknya lalu gunakan untuk isian sandwich, burger, maupun hot dog kekinian. Caramelized onion ini juga mampu meningkatkan citarasa hidangan vegetarian apa pun, termasuk tumis sayuran, sup maupun hidangan pasta.

Mencegah mata berair

Manfaat bawang bombay bagi kesehatan memang menggodamu untuk segera mencobanya, tapi tantangan untuk mengupasnya saja sudah membuatmu menderita. Untuk menghindari mata jadi perih saat mengolahnya, jajal beberapa tips. Mulai dari menempatkan bawang bombay dalam freezer selama 5 menit, menempatkan lilin yang menyala di sekitar talenan, mengunyah permen karet sambil memotong bawang, atau celupkan bawang bombay ke dalam air dingin selama sekitar 10 menit sebelum dipotong.

Jangan biarkan bau mulut tak sedap atau mata yang berkaca-kaca setiap memanfaatkan bawang bombay menjauhkanmu dari upaya menjaga kesehatan tubuh. Yuk, rutin konsumsi bawang bombay sekarang juga!

 

Beri Komentar
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair