Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Frozen Food. (Source: Shutterstock)
Dream - Frozen food kerap diklaim sebagai makanan yang tidak sehat dan tinggi lemak, gula, maupun garam. Maka dari itu, konsumsi frozen food tidak dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari karena dinilai tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Meski begitu, ternyata tidak semua frozen food bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Bahkan, frozen food juga bisa dikonsumsi setiap hari dan memiliki nutrisi yang lebih banyak dibandingkan makanan siap saji.
Hal ini dapat terjadi jika makanan frozen diolah tanpa digoreng, terbuat dari bahan segar, serta nutrisinya terjaga. Selain itu, tekologi pengemasan thermoforming juga menjadi salah satu kunci frozen food tetap kaya akan gizi dan segar.
" Gizi pada frozen food semacam dikunci. Apalagi, dengan teknologi pengemasan terkini, pengemasan vakum bisa menjaga paparan udara atau oksidasi pada makanan," ungkap Registered Dietitian Nutritionist, Clarissa Stella Paimanta dalam pembukaan cabang Skin+ dan Slim+ ke 30 dan 31 di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Rabu 31 Agustus 2022.

Foto: Shutterstock
Teknologi thermoforming dapat mencegah freezer burn atau kondisi makanan yang membusuk ketika terpapar udara kulkas serta memastikan kualitas makanan tetap terjaga saat dipanaskan.
Dengan teknologi tersebut, frozen food bisa menjadi lebih sehat dan terjaga nutrisinya dibandingkan makanan yang dimasak. Pasalnya, makanan yang dimasak dan tidak langsung dimakan bisa terkontaminasi bakteri serta nutrisinya pun berkurang.
Maka dari itu, segera konsumsi makanan setelah dimasak. Jika ingin lebih praktis dan leluasa memilih waktu makan, kamu bisa mengonsumsi frozen food dengan teknologi pengemasan thermoforming.
Dream - Ayam dan tahu merupakan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Keduanya dikenal sebagai asupan kaya protein yang bisa diolah dengan beragam cara.
Bisa digoreng, ditumis, dikukus hingga dipanggang. Ayam dan tahu juga sering jadi santapan pilihan untuk mereka yang sedang berdiet, karena berprotein tinggi dan sedikit lemak.
Warganet Pesan Paha Ayam, Saat Datang Versinya 'Ayam Diet'
Sahabat Dream penasaran kandungan nutrisi keduanya? Mari kita bandingkan.
Ayam
© © Shutterstock
Sebanyak 3 ons dada ayam mengandung sekitar 21 gram protein dan 3,5 gram lemak total per porsi. Selain itu, ayam juga mengandung zat besi pembentuk darah, zinc dan magnesium yang mendukung kekebalan tubuh dan sumber vitamin B.
“ Vitamin B membantu fungsi otak dan melawan kelelahan, dan protein mendukung massa otot yang baik,” kata Laura Iu, seorang ahli gizi profesional, dikutip dari Prevention.
© © MEN
Sebanyak 3 ons tahu mengandung sekitar 8 gram protein dan 4 gram lemak, kalsium, zat besi, zinc, magnesium, dan potasium. Menurut seorang ahli gizi asal California, Jessica Stamm,tahu merupakan opsi untuk mendapat asupan protein non hewani.
Manfaat Menyantap Berbagai Jenis Tiram Segar untuk Kesehatan Tubuh
" Kandungan serat dalam tahu juga membantu untuk melancarkan pencernaan dan pengaturan gula darah yang tepat," ujarnya.
yam dan tahu mengandung protein yang juga mengandung sejumlah vitamin yang penting untuk tubuh. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ayam memang mengandung lebih banyak protein dari tahu, namun tofu mengandung semua lemak baik, yaitu lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda.
Selain itu, ayam mengandung sedikit lemak jenuh dan kolesterol, yang tidak dimiliki tahu. Ayam juga mengandung lebih banyak vitamin B dan potasium, tetapi tahu mengandung lebih banyak zinc, magnesium, zat besi, kalsium, serta serat.
Wajib Icip! 5 Kuliner Khas Yogyakarta yang Perlu Kamu Coba
Dianjurkan, Sahabat Dream bergantian mengkonsumsi ayam dan tahu dalam menu sehari-hari, agar mendapat nutrisi optimal. Hal yang juga penting adalah memasak keduanya dengan cara yang sehat. Bisa dikukus, dipanggang atau ditumis dengan sedikit minyak dan tambahkan sayuran.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya