Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dukung Kesehatan Mental Di Indonesia, EHFA Adakan Mental Health Screening Gratis
Dream - Topik kesehatan mental semakin sering terdengar dan membuat kesadaran serta keperdulian masyarakat makin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Seperti penyakit lain, masalah kesehatan mental bisa menyerang siapa saja tanpa memandang gender, status sosial, usia, ras, dan agama.
Meski menjadi topik yang mulai banyak terdengar bahkan dibicarakan influencer dan Youtuber, pengetahuan masyarakat terkait cara berhadapan dengan kesehatan mental belum sepenuhnya tinggi. Masih ada masyarakat cenderung mendiskriminasi dan mengucuilkan orang yang mengalami gangguan kesehatan mental.
Stigma yang masih ada di masyarakat adalah orang dengan gangguan mental dianggap gila atau tidak waras. Akibatnya keluarga dan korban menjadi malu untuk mencari pertolongan dari profesional.
Hasil penelitian yang dipaparkan Dr. Sandersan Onie, Project Leader & Founder EHFA (Emotional Health for All) dan President Indonesian Association for Suicide Pervention menunjukan tingkat bunuh diri di Indonesia kemungkinkan 4 kali lipat dari angka yang dilaporkan selama ini.
Namun, lanjut Sanderson, angka percobaan mengakhiri hidup sendiri justru berkali-kali lipat jumlahnya.
"Jumlah percobaan bunuh diri setidaknya 7 kali lipat dari jumlah tersebut." tambahnya
Kondisi ini semakin memprihatinkan karena Indonesia hanya sekitar 4.500 psikolog dan psikiater yang tersebar di penjuru tanah air. Dengan populasi lebih dari 250 juta orang, tentu jumlah tenaga kesehatan mental di Indonesia dinilai minim.
Untuk mendorong kesadaran masyarakat tentang kesehatan mental, EHFA mengadakan gerakan 'It Starts and Ends with Us'. Gerakan ini adalah upaya untuk mengenalkan masyarakat dengan isu kesehatan mental dengan berbagai kegiatan.
Event yang akan digelar Sabtu, 29 Oktober 2022 di The Casblanca Hall, Mall Kota Casablanca Lantai 3 Jakarta, event akan memberikan edukasi dan talk show menarik seputar kesehatan mental, bazaar merechandise menarik, dan penandatanganan deklarasi relio-mental health.
Deklarasi serupa pernah dilakukan dengan mendapat dukungan dari banyak tokoh dan pemuka agama. Dengan banyaknya antusiasme masyarakat diharapkan deklarasi ini dapat memecahkan Guinness World Records: sebagai World's Largest Mental Health Awareness Lesson (online dan oflfine).
Tak hanya itu, di event ini juga Sahabat Dream bisa melakukan Mental Health Screening. Screening ini diaharapkan bisa jadi langkah awal untuk lebih memahami kondisi kesehatan mental. Kamu juga dapat berbincang-bincang dengan para pakar atau psikolog yang hadir, lho!
Segera kosongkan waktumu, jangan sampai kelewatan ya Sahabat Dream!
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
