Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Foto: Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Tak lagi menghasilkan sebuah goresan atau gambar di atas kertas, namun dengan adanya teknologi yang makin canggih kini sebuah printer mampu mencetak sebuah gambar di atas kain.
Yup, buat kamu-kamu yang ingin menghasilkan karya tekstil dengan desain sendiri kini kamu tak lagi bingung.
Sahabat Dream bisa gunakan Monna Lisa ML-64000 milik Epson.
Diluncurkan pada Rabu, 19 Januari 2022, Monna Lisa ML-64000 merupakan printer pencetakan tekstil digital untuk kain pertama buat Epson sehingga diproduksi dengan kualitas tinggi.
" Peluncuran seri printer kali ini untuk lebih memperkuat portofolio printer tekstil digital industri yang komprehensif," ujar Head of Commercial and Industrial Epson Indonesia Lina Mariani di Jakarta.
Monna Lisa ML-64000 menjadi printer untuk lini bisnis percetakan tekstil digital yang mengambil peluang di bidang fashion, tekstil rumah dan pakaian olahraga, di antara banyak bidang aplikasi lainnya.
“ ML-64000 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pasar tekstil industri, didukung dengam 64 printhead PrecisionCore untuk mencapai produktivitas tertinggi dalam seri printer direct-to-fabric revolusioner Epson," kata dia.
Menurutnya lagi, hadirnya Monna Lisa ML-64000 adalah pilihan ideal untuk bisnis percetakan tekstil karena produk ini memenuhi tuntutan fleksibel pesanan kecil hingga besar pada berbagai macam kain dengan melayani spektrum kompleksitas desain yang luas.
Model baru ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pasar pencetakan tekstil digital dengan produktivitas tinggi dan untuk memperluas kemungkinan desain dengan meminimalkan penggunaan energi, air, bahan, dan waktu dibandingkan dengan proses konvensional.
Printer ini juga didukung dengan 64 printhead PrecisionCore baru yang kecepatan cetak produksinya mencapai maksimum 740 meter persegi/jam.
Rangkaian printhead baru ini menggabungkan kualitas, presisi, kecepatan, dan keandalan untuk hasil yang sangat baik.
Selain sangat tahan lama, printer ini juga dirancang untuk perawatan yang mudah guna meminimalkan downtime atau waktu penghentian operasional dari printer.

Perangkat menggunakan perekat termoplastik konveyor yang menahan kain dengan kuat dan aman untuk menghindari kerutan dan ketidakrataan, sehingga mengurangi masalah operasional dan lebih hemat biaya.
Untuk tintanya, ML-64000 menggunakan tinta Epson GENESTA yang tersedia dalam formulasi asam, reaktif, disperse, dan pigmen dalam kemasan vakum degas.
Tinta GENESTA telah dikembangkan Epson bekerja sama dengan For.Tex khusus untuk seri Monna Lisa, yang memungkinkan presisi, keandalan, dan daya tahan cetakan pada kain.

Perangkat lunak dirancang untuk memaksimalkan kinerja printhead PrecisionCore dan tinta GENESTA, Epson Edge Print Textile memiliki antarmuka intuitif untuk pengaturan pekerjaan cetak yang mudah dengan tiga langkah, dari kiri ke kanan.
Pengguna hanya perlu memilih file yang ingin mereka cetak, melihat pratinjau gambar, dan memilih pengaturan cetak mereka.
Sudah tersedia sejak Oktober 2021, Sahabat Dream siap memilikinya?
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia