Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jangan Abaikan Ban Cadangan, Bisa Fatal Akibatnya!

Jangan Abaikan Ban Cadangan, Bisa Fatal Akibatnya! Ilustrasi Ban Mobil. (Foto: Shuttterstock)

Dream – Ban serep atau ban cadangan sering luput dari perhatian pemilik mobil. Namanya juga ban cadangan, tentunya sifatnya hanya sebagai pengganti jika ban utama bocor. Alhasil, ban ini lebih banyak tersimpan di dalam mobil.

Selama ini ban cadangan disimpan di tempat yang berbeda-beda. Tergantung dari tempat penyimpanan yang dirancang dalam body mobil. Ada yang diletakkan di kolong mobil, bagasi, atau pintu belakang.

Dilansir dari Hyundai, Senin 29 Oktober 2018, ban cadangan sebaiknya diperhatikan agar bisa dalam keadaan prima. Misalnya, kamu harus rutin mencuci ban serep dengan sampo atau sabun mobil.

Sambil dicuci, angkat atau cabut batu, serpihan besi, pecahan kaca atau benda keras lainnya yang terselip di kembangan ban serep. Benda-benda kecil yang terselip di kembangan ban bisa memicu bencana.

Kalau serpihan besi yang terjebak di kembangan ban, dia mampu dengan cepat merobek tapak ban dan serat baja.

Setelah bersih, langsung keringkan ban dengan lap chamois dan diberi semir ban. Fungsi semir adalah menjaga elastisitas karet ban dan terlihat mengilap.

Sebelum dipasang, cek tekanan angin ban serep, pastikan sesuai standar yang ditetapkan pabrikan. Kamu bisa menggunakan cover ban untuk melindungi ban serep yang ada di kolong dari kotoran.(Sah)

Pasang Ban Dalam Tanpa Angin Sama Sekali Ternyata Keliru?

Dream – Bagi pengendara sepeda motor, kamu tentu pernah mengalami kejadian ban bocor. Selain terkena benda tajam, kebocoran ternyata bisa dipicu juga oleh ban dalam yang terlipat.

Mengalami ban bocor saat tengah dalam perjalanan tentu mengesalkan. Apalagi jika di lokasi tidak ada tukang tambal ban atau bengkel. 

Dikutip dari laman Suzuki, Kamis 30 Agustus 2018, ban dalam yang terlipat bisa terjadi karena faktor ukuran yang tidak sesuai dengan ban luar. Alhasil, sebagian ruang ban dalam tak terisi angin sehingga terlipat.

Selain ukuran, pemasangan velg yang tak sempurna ketika mengganti ban atau tambal ban juga bisa memicu kondisi tersebut.

Nah, menemukan ban dalam terlipat, bagaimana cara mengakalinya?

Pertama kamu harus memastikan ukuran ban dalam sesuai dengan ban luar. Tak hanya itu, pastikan juga ukuran pelek sesuai dengan ban luar kendaraanmu. Intinya, semua komponen roda harus seukuran. Kalau di bengkel tak ada, jangan memaksakan diri.

Kalau Salah Pasang?

Pernah melihat petugas tambal ban yang memasang ban dalam dalam keadaan tanpa angin? Untuk memastikan ini, mereka mencopot dulu pentil ban, baru dipasangkan ke luar.

Ternyata, cara ini salah, guys.

Yang tepat, ban dalam harus dalam kondisi terisi sedikit angin ketika dipasang. Cara ini memang sedikit merepotkan dan memperlambat proses pemasangan. Tapi, trik ini merupakan cara paling tepat agar permukaan ban tertarik sempurna dan tak terlipat ke dalam. Cara ini juga menurunkan risiko ban bocor karena terlipat.

Kalau mau lebih maksimal, kamu bisa sedikit memberikan bedak antara ban dalam dan lapisan dalam ban luar agar tak seret dan posisinya mudah diatur. Atau, kamu juga bisa menggunakan ban tubeless. Ban ini tak menggunakan ban dalam, sehingga aman dari sobekan akibat ban dalam yang terlipat. 

ATAU
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP