Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Velg Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pelek kendaraan, khususnya mobil punya beragam jenis dan ukuran. Di tengah tren modifikasi ringan yang mengalir deras di tengah tuntutan rasa bosan, desain-desain baru dari pelek pun bermunculan dan dibuat dengan berbagai cara.
Banyaknya pilihan pelek menggoda pemilik kendaraan untuk mengganti bawaan pabrik dengan pelek aftermarket.
Khusus untuk MPV keluarga, seperti Avanza atau Ertiga, sebelum mengganti pelek, yang perlu juga dipikirkan adalah kenyamanan keluarga.
Community Manager HSR Wheel, Aldi Rais, pun memberi masukan bagi pemilik MPV keluarga yang ingin mempercantik bagian kaki-kaki, terutama modelnya.
Dia katakan, pilih pelek sebenarnya susah-susah gampang. Tapi yang utama adalah masalah keamanan dan kenyamanan jika dipakai harian.
" Standarnya, modif pelek itu maksimal naik 2 inchi dari pelak bawaan mobil. Misalanya, Avanza pelek bawaannya ring 14, nah berarti bisa dimodif sampai ring 16. Ini yang dianjurkan dan banyak dipakai anak-anak yang hobi otomotif, sehingga masih nyaman untuk bawa keluarga," terang Aldi, dikutip dari Otosia, Senin 11 Mei 2020.
Namun demikian ukurannya bukan tidak bisa dinaikan lebih tinggi lagi, misalnya menjadi ring 17 atau 18. Konsekuensinya, kenyamanan kerap menjadi tumbal karena ban yang dipakai menjadi lebih tipis.
" Tapi tampilan mobilnya memang jadi lebih bagus. Namun untuk bensin jadi lebih boros karena mesin harus kerja ekstra muterin roda," tukasnya.
" Untuk pilihan bahan pelek, rata-rata pelek di Indonesia itu bahannya alumunium alloy. Itu sudah sangat proper untuk mobil yang di pakai untuk keluarga atau harian," tambahnya.
Aldi menyebut tidak perlu jika pelek MPV keluarga seukuran bawaan mobil.
" Kalau ganti peleknya seukuran sama pelek yang lagi dipakai tidak perlu ganti ban, masih bisa pakai ban yang lama. Tapi kalau gantinya beda ukuran, ya harus beli ban juga,” kata dia.
Aldi menambahkan bahwa mengganti pelek lebih besar bukan berarti menggangu pengendalian atau handling.
" Kalau handling, harusnya lebih enak karna lebih banyak area yang napak sama aspal. Jadi handling controlnya lebih baik," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya