Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Yah, Ferrarinya Ringsek, Deh. (Foto: Carsccoops)
Dream – Belum lama ini di media sosial beredar foto Ferrari dihajar truk. Ironisnya, mobil Kuda Jingkrak itu milik bos sang pengemudi truk.
Ada beragam kabar yang bersliweran. Pertama, sang pengemudi truk marah karena tak digaji oleh perusahaannya. Ada juga yang menyebut sang pengemudi tidak mendapatkan truk yang diinginkan dari perusahaan.
Lalu, bagaimana faktanya?
Dikutip dari Carscoops, Sabtu 9 Mei 2020, sebuah sumber mengklarifikasi kejadian yang sesungguhnya. Rupanya, sang pengemudi truk berang setelah dipecat dari perusahaan karena dianggap tidak mampu bekerja. Menurut keterangan sumber, pengemudi yang bersangkutan baru bekerja empat hari setelah diterima oleh perusahaan.
Saat dipecat, sang pengemudi diberikan kompensasi oleh perusahaan. Dikatakan juga `perpisahannya` juga baik-baik.
Sebelum meninggalkan perusahaan, sang pengemudi melihat mobil Ferrari GT4 Lusso. Pimpinanya menyebut mobil seharga US$200 ribu-US$280 ribu (Rp2,99 miliar-Rp4,18 miliar) itu miliknya.
Pengemudi ini berlari ke arah truknya sambil berseru, “Sekarang kamu lihat apa yang terjadi jika bermain-main dengan saya.”
“Dia mulai berlari ke arah truk, melompat masuk, dan mulai memutar setir seperti orang gila,” kata sumber.
Sang pemilik Ferrari mengejar bekas karyawannya itu. Sayangnya dia terhempas dan hampir jatuh ke bawah truk karena mantan pegawainya menutup pintu.
“Kemudian dia menabrak mobil sekali, lalu melanjutkan hingga truk di atas Ferrari,” kata sumber.
Insiden itu dilaporkan kepada kepolisian Chichago. Polisi menahan pria tersebut dan dituntut oleh pimpinan dan perusahaan bekas dia bekerja.
Dream – Sahabat Dream, di dunia otomotif, ada segambreng merek mobil mewah. Tak hanya Ferrari, ada juga BMW, Koeniggsegg, Audi, dan Rolls Royce.
Namun, ada lagi satu brand mobil mewah yang cukup populer, bahkan di Indonesia juga menjadi favorit.
Sudah terbayang apa nama merek mobilnya? Kalau belum, ini ada satu petunjuk. Supercar yang satu ini menggunakan logo bergambar banteng. Ya, merek supercar itu adalah Lamborghini.
![]()
Dikutip dari Auto Evolution, Minggu 3 Mei 2020, Lamborghini didirikan oleh seorang pria bernama Ferruccio Lamborghini.
Dia merupakan mantan prajurit Angkatan Udara Italia. Ditambah lagi, Lamborghini merupakan fans Ferrari.
Cerita sukses Lamborghini membuat mobil super bermula dari dirinya yang mendirikan perusahaan traktor dan mesin pertanian.
Hingga hari ini, Lamborghini tetap membuat traktor di bawah perusahan Societa Accomandita Motori Endotermici.
Dikutip dari berbagai sumber, sekitar tahun 1950-an, Lamborghini memberi masukan kepada sang pendiri Ferrari, Enzo Ferrari, tentang mesin mobil.
Pria ini memberi tahu Kuda Jingkrak terlalu bising untuk melaju di jalanan. Teknisi ini memberi tahu cara membuat mobil.
Sayangnya, Ferrari tak menggubris masukan dari Lamborghini. Alasannya, Ferrari tak mau menerima masukan dari teknisi traktor.
Lamborghini menjadi sakit hati mendengar penolakan itu. Pria ini terpacu untuk membuat mobil sendiri, di samping traktor.
Pada 1963, Lamborghini merilis mobilnya sebagai 350 GTV di Turin Motor Show. Kini, Lamborghini menjadi salah satu merek supercar yang tak bisa dipandang sebelah mata.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Inggris dan Jepang Minta Warga Siapkan Stok Makanan untuk 3 Hari, Ada Apa?

Benarkah Oksigen di Bumi Bisa Habis? Ilmuwan Perkiraan Kapan Hal Itu Bisa Terjadi

Sering Disalahpahami, Ini Perbedaan Frugal Living dengan Hidup Pas-pasan

Beeru Stevia Diduga Berisi Pemanis Buatan, Apa Risikonya bagi Penderita Diabetes Jika Terkonsumsi?

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?