Gaun Kertas dan Denim, Kreasi Unik Sustainable Fashion

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Senin, 19 Agustus 2019 12:46
Gaun Kertas dan Denim, Kreasi Unik Sustainable Fashion
Konsep fashion berkelanjutan disambut baik oleh para desainer.

Dream - Fashion ramah lingkungan mulai gencar dilakukan pegiat mode Tanah Air. Konsep sustainable atau berkelanjutan menjadi harapan untuk mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah tekstil.

Merujuk pada data dari Ellen MacArthur Foundation, limbah bisnis busana di dunia mencapai US$500 miliar per tahun atau setara Rp7,1 triliun.

" Pakaian adalah kebutuhan primer manusia. Tidak heran jika kita membeli baju hampir setiap saat. Tapi harus dipikirkan bagaimana caranya agar bumi tidak rusak karena produksi garmen," ujar Patrice Desilles, Academic Program Head ESMOD Jakarta di peluncuran So Klin White & Bright, Jakarta, Jumat pekan lalu.

Patrice menyebutkan, sustainable fashion bukan merupakan sebuah topik baru. Isu ini sudah ada sejak 25 tahun lalu di Perancis. Penetrasi itu juga sudah tiba ke Tanah Air. Dan mendapat sambutan baik dari para desainer.

Mengusung tema 'Be Sustainable, Be Fashionable', ESMOD Jakarta bersama So Klin meluncurkan koleksi fashion ramah lingkungan berbahan dasar pakaian bekas dengan teknik upcycling.

" Upcycling artinya merubah yang lama menjadi yang baru dengan memodifikasi seperti menambah embellishment memakai beading, kain perca atau apa saja," jelasnya.

 ESMOD

Salah satu hasil karya alumni ESMOD Jakarta berhasil mengundang decak kagum pengunjung. Cocktail dress berwarna navy tersebut dibuat memakai 34 jaket denim bekas yang dipadu dengan material new fabric pada bagian bustier.

Kumpulan jaket bekas tersebut menghasilkan gaun rok bersiluet lebar dan puffy seperti ball gown. Koleksi berikutnya adalah gaun putih yang terbuat dari bahan dasar kertas bekas.

 ESMOD

Tak hanya itu, Patrice juga memperlihatkan kreasi celana jeans yang disulap menjadi outer dan vest bekas yang dibentuk menjadi backless dress. " Kreatif tidak ada yang salah. Selama bajunya tidak untuk dijual, bebas dikreasikan dengan cara apapun," tutup Patrice.

 ESMOD

(ism)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone