Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pembatalan langganan layanan streaming Netflix meningkat hingga mencapai 800 persen, diduga karena tayangan serial terbarunya “ Cuties”.
Dilansir dari The New York Post, penayangan serial tersebut tampaknya berakibat buruk bagi Netflix. Hasil analisis menunjukkan tayangan yang diproduksi di Prancis tersebut menimbulkan gelombang boikot pada bulan September lalu.
Baru dua hari acara tersebut ditayangkan, tagar #CancelNetflix langsung trending di Twitter dan petisi yang mengecam acara itu pun ditandatangani ratusan ribu orang di Change.org.
CFO Netflix, Spence Neumann, tidak menyinggung masalah “ Cuties” saat memaparkan pendapatan Netflix kuartal keempat. Dia justru menyatakan bahwa Netflix tengah fokus pada awal tahun ini saat lockdown coronavirus meningkatkan pengajuan langganan Netflix.
Menurut Neumann, perusahaan itu hampir mencapai target berlangganan sebesar 195 juta pengguna di seluruh dunia. Hingga akhir September, menurutnya, Netflix telah menambah hingga 2,2 juta pelanggan, turun dari kuartal pertama dan kedua sebesar 16 dan 10 juta.
Namun, analisis data dari firma Antenna dan YipitData di New York menunjukkan fakta berbeda.
Gelombang protes yang dimotori golongan konservatif telah menurunkan angka berlangganan Netflix.
Golongan konservatif itu mengklaim film “ Cuties” telah mempertontonkan eksploitasi anak-anak perempuan di bawah umur yang tinggal di Paris yang mereka sebut sebagai “ hyper-sexualized”.
Antenna melaporkan bahwa Netflix telah kehilangan sebanyak lima kali lebih banyak pelanggan di bulan September dibandingkan dengan bulan Agustus, hanya beberapa hari setelah gelombang protes tersebut.
Sementara itu, YipitData memaparkan data yang lebih ekstrem, pembatalan di bulan September mencapai delapan kali dibandingkan bulan Agustus dan lembaga itu menyimpulkan bahwa penurunan tersebut yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Sumber: New York Post
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya