CONNECT WITH US!

Vloger Gita Savitri, Temukan Hidayah di Tengah Keterasingan

Reporter : Ratih Wulan | Jumat, 11 Agustus 2017 12:45
(Foto: Gita Savitri Dewi)
"Fitrahnya manusia malah nyari-nyari ya, karena kalau di sini (Indonesia) kita dikelilingi adzan jadi meleng," ungkap Gita.

Dream - Generasi milineal pasti sudah nggak asing lagi dengan Gita Savitri Dewi, vlogger berhijab yang sedang ngehits. Cewek yang sedang kuliah di Berlin, Jerman ini rutin mengunggah video kehidupan sehari-harinya sebagai anak kuliahan di luar negeri.

Ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan belum lama ini, Gita menceritakan berbagai pengalaman menarik selama menetap di Jerman.

Mahasiswi yang menempuh pendidikan Kimia Murnia itu Gita menjadikan vlog sebagai hiburan di kala penat dengan kuliahnya.

" Dari 2010 udah sering cover lagu, tapi dari awal Februari 2016 baru mulai serius bikin content Youtube. Saya terinspirasi dari orang yang nge-Youtube tapi content-nya kasar dan yang nonton anak kecil. Ngerasa bertanggung jawab," terang Gita.

 Gita Savitri

Berawal dari situlah, ia mulai sering menggodok konsep agar unggahan videonya ditonton banyak orang. Dia juga tak ingin membuat tutorial makeup atau hijab yang asal-asalah seperti sudah menjamur di media sosial.

Diakui Gita banyak hal menarik untuk dibagikan dari kehidupan di sekitarnya. Sebagai kaum minoritas, ia justru mengaku sangat menikmati sebagai muslimah berhijab.

Kenapa? Diungkapkan Gita jika ternyata kehidupan sebagai seorang Muslim justru akan sangat terasa saat harus berjuang membela agamanya.

" Berhijab tahun 2015 dan ternyata kalau di sana fitrahnya manusia malah nyari-nyari ya karena kalau di sini (Indonesia) kita dikelilingi adzan jadi meleng. Percaya nggak percaya, nggak ada satu pun orang yang nanya kenapa aku pakai hijab. Orang nggak peduli urusan agama itu urusan lo," imbuh Gita.

 Gita Savitri

Bahkan, ketakutan akan Islamophobia justru tidak dirasakannya sama sekali. Banyaknya kejadian terorisme, membuat sebagain besar masyarakat Jerman semakin berhati-hati dalam menjaaga sikap dan ucapan kepada umat lainnya.

Hal itu menguatkannya, saat mengambil keputusan untuk mantab berhijab. Apalagi dia juga bertemu dengan komunitas muslim yang baik, dan membantunya untuk semakin memperdalam hijab.

" Kalau dulu saya mikir kerudung itu nggak wajib, seiring bertambahnya ilmu maka taqwa akan naik lagi jadi saya nggak bisa jawan kenapa nggak pakai kerudung lagi," ucapnya mantap.(Sah) 

Merdeka News Maker - Agus Harimurti bertemu Jokowi dan Sulitnya Posisi Ridwan Kamil