Selain Onderdil Orisinal, Ada Juga Spartpart Aftermarket Dan KW (Foto: Shutterstock)
Dream – Pemilik kendaraan bermotor, sepeda motor dan mobil, acapkali kebingungan saat akan mengganti suku cadangan. Selain sparepart original equipment manufacturer (OEM) atau genuine dari pabrikan asal, kita juga sering melihat onderdil asli dari produsen lain.
Bukan rahasia lagi jika saat ini banyak juga produk spare part palsu yang seringkali sulit dibedakan.
Dikutip dari Hyundai, Senin, 27 Oktober 2019, sparepart aftermarket berbeda dengan produk genuine atau OEM. Biasanya, untuk aftermarket sendiri berupa suku cadang atau pproduk yang dijual di pasaran dengan memiliki merek tersendiri, atau menggunakan nama produsennya.
Walaupun kualitas, material, dan desain tak sama persis dengan OEM, bukan berarti kualitas produk aftermarket ini diragukan. Banyak onderdil dengan mereka berbeda menggunakan bahan-bahannya yang tak kalah bagus dengan produk original.
Produk aftermarket ini berbeda dengan sparepart yang palsu. Produk palsu tak hanya berlaku untuk OEM, tapi juga aftermarket. Biasanya barang-barang ini dibuat sangat mirip dengan merek yang sudah terkenal.
Pabrik suku cadang imitasi berusaha membuat atau mengemasnya begitu mirip dengan asli. Tapi, kamu jangan sampai terkecoh, apalagi membeli part yang kemasannya sudah terbuka.
Pastikan kemasan dalam keadaan baik, tidak sobek, dan kemasan belum terbuka untuk menjamin keasliannya. Sebaiknya kamu membeli suku cadang di tempat yang tepercaya atau yang bekerja sama dengan agen pemegang merek (APM).
Perhatikan juga stiker barcode yang tertera pada kemasan dalam kondisi baik dan tidak rusak, sobek maupun dalam kondisi tulisan jelas. Untuk barcode sparepart yang asli, biasanya saat proses scan barcode sesuai dengan produk suku cadang yang diinginkan.
Saat membeli sparepart, perhatikan kondisi kemasan dan fisik part yang akan dibeli. Kamu bisa meminta kepada pihak toko memperlihatkan suku cadang apabila terbungkus rapat dalam karton, misalnya.
Pada sparepart asli, ada label stiker hologram menempel pada kemasan. Nah, stiker untuk produk asli tidak terlepas dan logo tercetak dengan jelas.
Dengan harga produk aftermarket asli yang mahal atau tinggi, produk palsu ini dibuat dengan harga jual yang jauh lebih murah, tapi kualitas juga sangat jauh di bawah produk asli.
Dream – Kabar baik bagi kamu pemilik kendaraan merek Daihastu. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menggelar program cuci gudang suku cadang mobil serta oli bagi para pelanggan setianya lewat event Daihatsu Part Bazar 2019.
Marketing Director ADM, Amelia Tjandra, mengatakan event ini merupakan apresiasi perusahaan untuk anggota Klub Daihatsu agar mereka mendapatkan suku cadang dan oli asli Daihatsu. Beragam komponen suku cadang di bazar ini dijual dengan harga yang spesial.
“ Kami berharap, pengguna Daihatsu yang tergabung dalam Klub Daihatsu, dapat terus merawat mobil kesayangannya dengan parts dan oli genuine dari Daihatsu,” kata Amelia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 27 Agustus 2019.

Amelia mengatakan program cuci gudang ini tak hanya berlaku untuk mobil baru, tetapi juga mobil lawas. Tak hany lewat online, pemilik Daihatsu juga bisa membeli beragam komponen kendaraan offline.
ADM menggelar program cuci gudang yang berlaku selama 1 hari di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. Diskon yang diberikan mencapai 80 persen untuk transaksi di acara, seperti pembelian komponen eksterior, interior, dan mesin seperti bumper depan-belakang, kaca jendela mobil, panel instrumen, doortrim, dan piston mesin
Sementara untuk pembelian online, ADM akan memberikan diskon spesial pada 24 Agustus—9 September 2019. Pembelian komponen-komponen ini bisa dilakukan di Shopee.
Diskon sampai dengan 40 persen untuk pembelian via online di Shopee untuk oli pelumas mesin sintetik genuine dari Daihatsu 3 varian : DGO 10W-40 SN, DGO 5W-30SN, dan DGO 0W – 20 SN.
Diskon 25 persen via online di Shopee untuk maintenance parts atau komponen ringan yang biasa diganti saat perawatan berkala seperti filter oli, busi, brake pad, saringan udara, dan lain-lain.
Tak hanya itu, khusus untuk pembelian oli genuine, kamu juga berkesempatan mendapatkan hadiah grandprize 1 unit Daihatsu Ayla, 10 Unit TV LED 32’, 50 unit Smartphone, dan 100 unit Smartwatch melalui Undian Asli Sejoli dengan mengunjungi microsite oliaslidaihatsu.co.id. Bagi Sahabat Daihatsu yang melakukan pembelian melalui Shopee, selain cash, bisa juga dengan paket cicilan selama 24 bulan dan bunga 0 persen (syarat dan ketentuan berlaku).
Dream – Busi menjadi perangkat penting untuk mesin dalam berkendara. Penggantiannya harus dilakukan secara berkala agar kinerja mesin selalu prima.
Kamu bisa menggantinya di bengkel atau sendiri.
Yang perlu diingat, memasang busi tak bisa sembarangan. Kamu memerlukan teknik yang tepat agar komponen pemercik api itu bisa bekerja dengan baik.
Dikutip dari OTO.com, Senin 25 Februari 2019, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Octavian, mengatakan, kebanyakan orang selama ini berasumsi pengencangan harus sekeras-kerasnya. Padahal anggapan seperti itu salah dan membahayakan.
![]()
Banyak masalah yang mungkin terjadi kalau pengaplikasiannya tidak tepat. Dalam kasus terlalu kencang, ulir bisa rusak sehingga nantinya sulit dilepaskan. Yang paling parah bagian itu terpisah dari metal shell dan tertinggal di mesin.
“ Kalau sudah begini jadi susah. Harus dibubut, akhirnya merusak,” jelas Diko kepada OTO.
Menurut Diko, kondisinya berbeda kalau pemasangannya kurang kencang. Dampaknya performa pembakaran menjadi tak sempurna. Sehingga berujung pada rusaknya elektroda. Hal ini disebabkan kontak komponen kecil ini dengan kepala silinder tidak mencukupi, serta timbulnya panas abnormal.
Pemasangan yang benar sebaiknya pakai kunci momen. Namun, perangkat ini harganya terbilang mahal. Kalau kamu kurang suka mengotak-atik kendaraan sendiri, mungkin berpikir dua kali untuk membelinya. Meski begitu, ada trik mudah tanpa alat khusus, yakni lewat mengukur putaran.
“ Kalau bengkelnya mampu mungkin bisa beli kunci momen. Satunya itu sekitar Rp4 jutaan. Ukurannya lima macam. Jadi totalnya Rp20 jutaan,” kata dia.
Terdapat kriteria yang harus diperhatikan sebelum memakai metode ini, yakni: kondisi dan ukuran diameter ulir. Kedua poin ini bertujuan untuk mengetahui besarnya sudut putar.
Untuk busi 18 dan 14 mm, misalnya. Jika belum pernah digunakan, maka putarannya setengah atau 180 derajat, ditambah dua pertiga (240 derajat) guna memastikan. Beda dengan yang sudah dipakai, cukup 30 derajat.
“ Sebelum dikencangkan masukkan dan puntir busi dengan tangan sampai tidak bisa lagi. Atau gunakan selang yang size-nya sama. Pastikan tidak miring karena berisiko merusak komponen,” kata dia.
Untuk yang punya luas penampang 12 dan 10 mm, putarannya juga setengah atau 180 derajat. Tidak perlu dilebihkan seperti ukuran 18 dan 14 mm.
Bagi yang telah terpakai hanya 30 derajat. Setelan ini juga berlaku buat busi berdiameter 8 mm yang pernah dirapatkan. Tetapi bagi yang baru, cukup digerakkan hingga membentuk sudut 120 derajat.
“ Indikatornya bisa dilihat dari ukuran gasket (ring). Komponen ini mengecil saat dipasang karena tertekan. Range-nya antara 1,4 mm sampai 1,6 mm,” kata dia.