CONNECT WITH US!

Hidayah Para Presenter

Reporter : Rizki Astuti | Jumat, 12 Januari 2018 21:01
Terry Putri (Instagram Terry Putri)
Dulu, mereka identik dengan busana mini, mengumbar aurat. Kini, mereka hijrah, berhijab, menutup aurat rapat-rapat. Inilah kisah mereka.

Dream - “ Kalau googling, waduh, masih banyak sekarang foto-foto seksi aku di internet.” Itulah kisah Terry Putri. Siang itu, wanita cantik ini berbagi cerita. Menuturkan perjalanan hijrah.

Semua pasti mafhum, karib dengan wajah Terry. Dia presenter kondang. Sudah belasan tahun wira-wiri di layar kaca. Banyak program olah raga di berbagai stasiun televisi telah dia suguhkan.

Tiga, empat, tahun silam memang beda. Dulu, Terry identik dengan pakaian mini. Baju ketat, kaos tanpa lengan, dan rok cekak. Sporty, sesuai program acara. Masa lalu itu menjadi jejak digital. Tak terhapus hingga sekarang.

“ Jangan lihat itu, tapi lihat yang sekarang, sudah menutup aurat semuanya,” kata Terry. Inilah harapan tulus. Keluar dari lubuh hati paling dalam. Dia memang sudah berhijrah. Berhijab dua tahun silam.

Dalam wawancara ringan dengan sebuah program televisi itu, wajahnya tampak teduh. Tampil anggun dengan atasan long sleeves cokelat, dibalut rompi merah chery. Hijab segiempat cokelat motif polkadot membalut kepala.

Hijab segiempat kelir cokelat bermotif polkadot. Dipadu inner warna senada. Kacamata aviator hitam ditenggerkan di kepala. Membuat penampilan semakin chic.

Presenter kondang itu sudah bermetamorfosa. Berhijab sejak tiga tahun lalu. Menutup aurat. Tak ada lagi pakaian yang bikin jakun naik turun.

 Terry Putri

***
Terry mengawali karier sejak 1996. Kala itu dia menjadi bintang iklan sepeda. Tiga tahun berselang, dia membawakan acara olah raga pertamanya, kejuaraan bola basket. Selama dua tahun nampang di layar kaca, namanya semakin dikenal.

Sejak itulah namanya moncer. Tak hanya menjadi presenter, dia juga merambah ke dunia peran. Main sinetron. Dia juga terus berpindah dari stasiun satu ke lainnya, menyuguhkan beragam acara olah raga, pencarian bakat, hingga gosip.

Berkiprah belasan tahun, penghargaan presenter olah raga terbaik pun dia dapat pada 2014. Namun, dari sederet acara itu, yang paling lekat dengan perempuan asli Banjarmasin ini adalah acara bola.

Saban malam, wajahnya gentayangan di layar kaca, membawakan rangkuman berita bola. Terry tampil serba minim. Biasa menyandang tanktop dan rok pendek. Seksi jadi wajahnya di dunia hiburan.

Tapi semua berubah mada Mei 2015. Pada tanggal 21, dia mengunggah foto berhijab ke Instagram. Foto itu berada paling ujung. Menjadi pembatas foto-foto dengan pakaian masih terbuka.

 Terry Putri

Penggemar geger. Terry memang tengah di puncak ketenaran. Semua bertanya apa yang mengubahnya. “ Yang mengubah aku ya Allah. Aku murni ingin ibadah ke Allah, kalau sesuatu ya bonuslah dari berhijab,” tutur Terry dalam wawancara dengan media beberapa tahun lalu.

Tapi perubahan itu tak terjadi dalam sekejap. Keputusan itu butuh perenungan panjang. Melalui gejolak hati dan pertimbangan berliku selama berbulan-bulan. “ Itu jadi beban hati aku. Tapi itu proses, Allah cinta proses,” tuturnya.

Hijrah, bukan berarti habis masalah. Setelah berhijab, kontrak kerja di dunia hiburan terputus. Bayaran selangit dia tolak, sebab syaratnya sangat berat, harus menanggalkan hijab yang baru dia kenakan.

“ Kontrak hidup adalah dengan Allah, ada janji diucapkan pada saat roh ini dipindahkan ke alam janin,” ujar Terry.

Hijab yang menutup rapat aurat itu juga disoal. Cibiran datang silih berganti. Dikait-kaitkan dengan statusnya yang sendiri. Baju terbuka saja susah cari pasangan, apalagi ditutup. Demikian, kata orang.

“ Tapi aku pikirnya ini (hijab) justru menyelamatkan aku kok dari kegagalan hubungan aku. Mungkin yang dulu melihatnya dari fisik, bukan hati. Jadi ini ada seleksi dari Allah, karena cinta, takwa kepada Allah,” tutur Terry.

Hati Terry tak goyah. Meski wajahnya semakin jarang muncul di layar kaca. Acara-acara olah raga tak lagi memakai jasanya. Dia hanya sesekali muncul di acara religi, program yang sejalan prinsip hidupnya.

“ Aku enggak akan ambil yang membuka aurat dan bertentangan dengan hijrah aku. Jadi aku cari yang enggak cari dosa aja," ucap dia.

Ladang rezeki Tuhan tak hanya di dunia hiburan. Itulah yang dibuktikan wanita 41 tahun ini. Dia banting setir menjadi desainer hijab. Kerjaan ini bukan barang baru, sebab saat kecil dia pernah merancang busana sendiri.

Benar saja, bakat itu bermanfaat. Dengan ketekunan, dia dirikan label busana Muslim. Territory. Baru satu setengah tahun berjalan, dia melenggang ke Amsterdam. Melalui Indonesia Cultural Fashion (ICF), dia pamerkan karyanya ke mata dunia pada Desember 2016.

Bukan sekali. Terry juga terbang ke Italia. Dia bawa kain nusantara di dalam busana Muslim. Kariernya di dunia fashion mulai dikenal. Bisnisnya berkembang. Jalan hidupnya semakin lapang.

Territory sudah memiliki sebuah toko. Jika Anda sedang lewat di Jalan Kliningan, Buah Batu, Bandung, mainlah ke bangunan nomor 18. Maka Anda akan melihat tulisan ‘Territory, di kaca depan. Itulah butik busana Terry Putri.

***
Terry Putri bukan satu-satunya presenter yang hijrah. Pasti Anda sudah mendengar kabar Fenita Jayanti. Presenter acara gosip ini baru saja berhijrah. Dia berhijab sejak awal tahun ini.

Sama seperti Terry, keputusan istri presenter Arie Untung untuk berhijab juga membuat geger pengguna media sosial. Presenter acara gosip itu butuh waktu dua tahun untuk menimbang niatnya berhijab.

Hati Fenita tersentuh saat melihat sang suami yang mulai memperdalam agama. Dia mengikuti jejak itu. Berbagai kajian dia datangi. Ceramah para ustaz di Youtube dia tonton. “ Semua mengatakan wanita Muslim itu wajibnya berhijab.”

 Fenita Arie

Keinginan berhijrah semakin kuat saat menerima titipan buku agama dari seorang ustaz melalui suaminya. “ Mas Arie habis ketemu Ustaz Felix Siauw bilang, 'Kamu dapat buku nih dari ustaz'. Eh tentang hijab. Wah pas banget, makanya makin belajar biar mantap (berhijrah),” tutur Fenita.

Tapi dia belum juga bersikap. Masih bimbang. Namun, di hati kecilnya masih menyimpan keinginan berhijab. Dia merasa sudah punya segalanya. Suami, anak, juga harta benda. Sehingga bernazar untuk berhenti dari acara infotainment dan berhijab.

Janji sudah kadung terucap. Tapi Fenita masih menunda berhijab. Sampai November tahun lalu, dia tersiram air panas. Pahanya melepuh. Lukanya selebar loyang pizza. Dia harus menjalani operasi.

Fenita serasa ditampar. Hatinya bergejolak. Dia sadar dengan nazar yang pernah diucap. Untunglah, kontrak acara gosip itu habis. Dia tidak memperpanjang, meski mendapat tawaran.

“ Aku mikir tuh selama seminggu, kayaknya emang ditakdirin untuk lebih cepat berhijab, jadi ya sudah, setop,” katanya.

Dan kini, Fenita telah berhijab. Dia juga memutuskan tak memperpanjang kontrak sebagai presenter gosip. Meski demikian, dia masih berkecimpung di dunia hiburan.

Memutuskan untuk berhijrah memang tak mudah. Tak semua orang mampu menjemput hidayah. Segala rintangan harus pula dihadapi. Semoga mereka yang sudah berhijrah terus istikamah. Amin. 

The Sisters Eps 1 - Our Life Ticket