Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pernah merasa dibuat jengkel dengan kelakuan tetangga yang memicu pertengkaran? Jika demikian, mulai kini anda harus berusaha 'berdamai' dengan kelakuan tetangga yang kerap membuat emosi. Mengapa demikian?
Dalam sebuah penelitian terbaru terungkap kondisi harmonis antara dengan tetangga berpengaruh pada kesehatan jantung. Tetangga yang baik akan menjadikan hidup keluarga menjadi lebih sehat.
Penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah merupakan penyebab kematian nomor satu di seluruh dunia. Menurut Global Burden sedikitnya ada 15 juta jiwa meninggal dunia pada tahun 2010 akibat dua penyakit tersebut.
Penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim dari University of Michigan terhadap 5.276 orang berusia di atas 50 tahun di Amerika Serikat, yang tidak memliki riwayat sakit jantung mencatatkan temuan terbaru. Selama empat tahun penelitian, sekitar 148 wanita menikah berusia 70 tahun didapati mengalami serangan jantung.
Pada penelitan terdahulu, banyak yang merasa gangguan kesehatan pada jantung banyak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Seperti konsumsi makanan cepat saji, polusi udara, penggunaan narkotika, kekerasan, vandalisme, dan kebisingan. Dalam penelitian lanjutan, tim peneliti dari University of Michigan mendapat faktor baru yakni keharmonisan hidup dengan tetangga.
Di awal penelitan, para responden diminta memberikan poin satu hingga tujuh untuk mencerminkan sejauh mana mereka merasa menjadi bagian dari lingkungan. Seperti mengandalkan tetangga dalam kondisi darurat dan keramahan dengan tetangga. Di akhir penelitan, tim menemukan setiap individu memberi nilai tujuh dari tiap poin pertanyaan yang menandakan adanya risiko serangan jantung berkurang dalam kurun waktu empat tahun.
" Memiliki tetangga yang baik dan merasa terhubung dengan orang lain dalam komunitas lokal, dapat membantu mengatasi risiko serangan jantung seseorang," kata sebuah pernyataan yang menyertai sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat seperti diwartakan Emirates247.
Meski mendapati faktor baru yang mempengaruhi kesehatan jantung seseorang, masih ada keterbatasan dalam studi ini. Para peneliti tidak memiliki akses ke riwayat kesehatan keluarga yang kemungkinan pernah menderita penyakit jantung dan stroke. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya