AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Buti Hijab Dept (Sumber: Dream/Ratih Wulan Pinandu)
Dream- Bisnis fesyen hijab makin tumbuh subur di tengah pasang surut perekonomian nasional. Hingga terus melahirkan desainer-desainer baru, yang siap bertarung di kancah industri mode.
Hal itu dibuktikan dengan eksistensi mereka di panggung Jakarta Fashion Week 2016. Perhelatan fesyen terbesar di Asia Tenggara tersebut mampu dikuasai oleh desainer modest wear hingga 70 persen.
Melihat peluang tersebut, sekelompok desainer muda berbakat sepakat untuk menggabungkan diri dalam sebuah butik busana muslim yang diberi nama Hijab Dept.
Butik yang bertempat di Fx Sudirman, Jakarta ini merupakan rumah bagi 35 label pakaian busana muslim lokal. Tak hanya berorientasi bisnis, mereka juga kompak untuk menjadikan Hijab Dept sebagai ruang kreatif dalam mengembangkan kemampuan para anggotanya.
" Konsepnya selain jualan ada komunitas dan banyak kegiatan positif, dimana skill kami terus dibina. Apalagi Fx merupakan lokasi strategis," ungkap CEO Hijab Dept, Diah Pertama saat ditemuin pada peluncuran butik pada Rabu, 20 Januari 2016.
Proses kurasi berlangsung sejak Desember lalu. Sedangkan untuk pemilihan warna, model dan keseluruhan konsep diserahkan pada masing-masing label untuk merancang pakaian mereka.
Dekorasi butik lebih didominasi warna-warna terang. Nuansa hangat akan langsung menyambut para pengunjung sehingga membuat nyaman untuk berbelanja. Ditambah dengan cermin-cermin yang di tempel di berbagai sudut ruangan, semakin mempermudah calon pembeli untuk memadupadankan pakaian.
Hampir keseluruhan label menjual pakaian siap pakai atau lebih dikenal dengan ready to wear. Para desainer pun mencoba menyesuaikan tren dengan menghadirkan rancangan yang berpotongan bersih dan simpel. Berbagai warna-warna monokromatik masih menjadi andalan. Tapi tak ketinggalan pula, hadir warna-warna lembut seperti pastel dan pink khas remaja yang ceria.
" Kalau untuk range harga kita jual dari Rp 200 ribu hingga 1 juta ke atas," tutupnya.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli