7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Beredar Pesan Hoax Di WhatsApp Tentang Voucher Alfamart Senilai Rp2 Juta.
Dream – Beredar kabar di Whatsapp, minimarket Alfamart telah menyumbang 6.000 kupon gratis bernilai Rp2 juta.
Dalam pesan berantai itu disebut, kupon itu bisa membantu melawan penyebaran virus corona. Berikut narasi pesannya:
" Alfamart ???? akan menyumbangkan 6.000 kupon gratis senilai Rp 2.000.000 untuk membantu melawan Covid-19. Saya baru saja mengambil voucher saya di sini: ???? https://t.co/R8nJz1ubpQ"
Pada tautan itu muncul sebuah situs yang berisi kolom survei. Namun, apakah benar Alfamart membagikan kupon gratis?
Cek Fakta Liputan6.com, dikutip pada Rabu 22 April 2020, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart (AMRT) angkat bicara mengenai kabar yang mengklaim Alfamart menyumbang 6.000 kupon gratis senilai Rp 2 juta untuk melawan COVID-19.
Corporate Communication General Manager AMRT, Nur Rachman menyatakan, kabar Alfamart menyumbang 6 ribu kupon gratis senilai Rp 2 juta untuk melawan COVID-19 tidak benar.
" Itu hoax," kata Nur saat berbincang dengan Liputan6.com.
PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk. sebagai pemilik jaringan toko Alfamart menyatakan, perusahaan tidak mengadakan kuis atau kegiatan survei dengan imbalan hadiah seperti yang tertera di website atau situs berikut: 6.000 kupon gratis senilai Rp 2.000.000 untuk membantu melawan Covid-19 dengan link https://t.co/R8nJz1ubpQ.

“ Kami mohon masyarakat agar waspada terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Alfamart dengan memberi iming-iming hadiah atau voucher belanja, karena situs tersebut tidak benar dan bukan dari situs resmi kami. Penawaran voucher hanya melalui nomor resmi Whatsapp Alfamart di 08111500959,” ujar Nur.
Pihak perusahaan juga telah melaporkan hal ini kepada Direktur Jendral Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, untuk memblokir situs tersebut.
Perusahaan menegaskan bahwa situs itu adalah hoax dan dapat merugikan serta menyesatkan masyarakat.
Perusahaan belum pernah menyelenggarakan survei online dengan iming-iming voucher belanja sebesar Rp2 juta.
Konsumen diharapkan waspada, jika mendapatkan tawaran seperti di atas. Semua yang berkaitan dengan pemberian voucher atau promo oleh Alfamart hanya melalui situs resmi www.alfamartku.com, akun media sosial facebook www.facebook.com atau alfamartku, instagram www.instagram.com atau afamart, twitter www.twitter.com atau alfamart dan nomor resmi WhatsApp Alfamart 08111500959.
Kabar yang tersebar melalui pesan Whatsapp tentang Alfamart membagikan voucher gratis sebesar Rp2 juta merupakan hoax semata.

Pihak Alfamart sendiri tidak pernah menyelenggarakan survei online. Masyarakat diharapkan untuk waspada karena dapat menyesatkan dan segera hubungi call center Alfamart apabila terjadi hal serupa.
(Sumber: Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?