Indahnya Musim Dingin Istanbul Sambut Peserta Halal Dream Trip Wardah

Reporter : Idho Rahaldi
Senin, 25 November 2019 12:12
Indahnya Musim Dingin Istanbul Sambut Peserta Halal Dream Trip Wardah
Suasana Istanbul begitu indah dan menenangkan hati.

Dream - Pesawat baru saja berhenti di apron Bandara Lintas Benua Istanbul, Turki usai transit di Doha, Qatar. Seluruh penumpang bersiap turun.

" Wah, dingin ya," ucap salah seorang peserta Halal Dream Trip Wardah 2019 Turki begitu melangkah keluar pesawat.

Istanbul saat ini memang sedang mengalami musim gugur. Suhu udara di siang hari mencapai 16 derajat Celsius. Rasa dingin sampai menusuk kulit.

 Halal Dream Trip Wardah Turki

Peserta Halal Dream Trip Turki tengah menikmati suasana Istanbul (Idho Rahaldi/Dream)

Segera saja, para peserta mengenakan pakaian hangat sebelum keluar bandara Sabiha Gokcen setelah menempuh hampir 15 jam penerbangan. Ekspresi ceria terpancar dari wajah mereka.

Usai mengenakan jaket untuk pengusir dingin, mereka bersabar menunggu kedatangan bus pengantar. Para peserta DreamTrip ini siap memulai petualangan hari pertama menjelajah Turki.

Perjalanan pun dimulai. Ditemani Spokeperson Wardah, Hanggini Purinda Retto, para peserta menikmati setiap momen perjalanan dengan penuh keakraban. Canda dan tawa kerap terdengar, membuat suasana terasa gembira.

1 dari 3 halaman

Mengunjungi Masjid Eyup yang Bersejarah

Asyik berlibur, kewajiban sebagai Muslim tak bisa dikesampingkan. Lantaran sudah masuk waktu Ashar, Masjid Eyup menjadi destinasi pertama rombongan ini.

Megah. Itulah kesan pertama yang tertangkap saat melihat tempat ibadah ini. Selain untuk sholat, masjid ini menyimpan banyak sejarah bagi umat Islam, khususnya warga Turki.

 Halal Dream Trip Wardah Turki

Ramainya halaman Masjid Eyup (Idho Rahaldi/Dream)

Masjid Eyüp atau Eyüp Sultan Cami merupakan salah satu masjid tertua di Republik Turki. Masjid ini adalah bangunan pertama yang didirikan setelah Kekhalifahan Usmaniyah usai menaklukkan Konstantinopel pada 1453 dan mengganti nama Konstantinopel menjadi Istanbul.

Masjid Eyüp pertama kali dibangun tahun 1458 oleh Sang penakluk Konstantinopel, Sultan Muhammad Al Fatih atau Sultan Mehmet II. Pembangunan masjid ini merupakan bentuk penghormatan kepada Sahabat Rasulullah Muhammad SAW, Ayub Al Anshari RA.

2 dari 3 halaman

Indahnya Pemandangan Dua Benua

Bangunan tersebut sempat mengalami kerusakan parah akibat gempa. Pada masa pemerintahan Sultan Selim III, penguasa Emperium Usmaniyah ke-28, tepatnya pada 1800, masjid ini direnovasi dengan gaya Baroque.

 Halal Dream Trip Wardah Turki

Bendera Turki terpampang di dinding (Idho Rahaldi/Dream)

Masjid Eyüp memiliki arti teramat penting bagi Muslim Turki karena faktor sejarahnya yang mengalur jauh hingga ke masa Rasulullah.

Setelah puas berkeliling, rombongan Halal DreamTrip Turki bergeser ke sebuah restoran di bawah Jembatan Galata atau Galata Bridge. Restoran terletak di tempat strategis, yang menyuguhkan pemandangan Istanbul didominasi gedung-gedung tuanya.

" Masya Allah, sebegitu indahnya," ujar Anisa Nurcahyani, salah seorang peserta dari Yogya yang terpukau akan keindahan daerah ini.

Dari restoran ini, para peserta bisa melihat keindahan dua sisi benua yang saling berseberangan. Eropa di sebelah barat, sementara Istanbul sendiri masuk Asia, tepat di sisi timur Selat Bosphorus dan Uskudar. Benar-benar indah.

3 dari 3 halaman

Ramainya Galata Bridge

Hal menarik lain yang dapat ditemukan dari Galata Bridge ini adalah ramainya masyarakat memancing di atas jembatan. Kebiasaan yang sangat wajar di Istanbul.

 Halal Dream Trip Wardah Turki

Menara Masjid Eyup berdiri kokoh (Idho Rahaldi/Dream)

Memancing di Galata Brigde bisa mendapat banyak kepuasan. Selain pengalaman mengail ikan, pemandangan kota menakjubkan dari Kawasan Sultan Ahmet siap menemani.

Dari jembatan ini pula, pengunjung bisa menyaksikan kemegahan Topkapi Palace, Hagia Sophia, Blue Mosque di sebelah tenggara, Yenii Camii di ujung jembatan bagian selatan, Suleymaniye Camii di sebelah barat daya dan juga rumah-rumah serta menara-menara masjid yang indah berhias ribuan burung camar yang terbang rendah.

Malam pun tiba, rombongan langsung menuju ke hotel untuk beristirahat. Mengumpulkan energi baru untuk trip yang masih panjang dan tentunya semakin seru.

Nantikan keseruan Halal DreamTrip With Wardah di Turki hari-hari selanjutnya ya!

Beri Komentar
Pengalaman Hidup Berharga Chiki Fawzi di Desa Ronting