Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ketagihan belanja lewat media online? Mungkin tak sedikit yang merasakan hal ini. Terlebih untuk kaum urban yang memiliki segudang aktivitas sehingga memilih cara praktis ini.
Menurut Brand and Market Institute (BMI) Research Head, Yoanita Shinta Devi ada beberapa alasan seseorang bisa ketagihan belanja online.
" Di 2015 ini banyak juga yang akan ketagihan belanja online, alasannya karena pengguna internet makin banyak. Aktivitas makin sibuk sehingga lebih mencari yang praktis, dan harga bisa dibilang lebih murah," kata wanita yang akrab disapa Devi ini kepada Dream.co.id, Jumat 23 Januari 2015.
Alasan tersebut didapat dari penelitian yang dilakukan BMI yang melibatkan sekitar 1.213 pengguna internet aktif. Selain mengetahui alasan ketagihan belanja online, dalam penelitian tersebut ditemukan juga barang yang menjadi favorit dan sering dicari di media.
Devi mengatakan benda yang paling banyak dicari di media online yaitu pakaian menyusul kemudian aksesoris fesyen. " 41 persen barang yang diminati di media online itu baju kemudian aksesoris fesyen. Lalu gadget, elektronik hingga kebutuhan wisata," katanya.
Devi juga menambahkan kegiatan belanja lewat media online kini bukan sekedar pemenuh kebutuhan barang melainkan bagian gaya hidup.
" Untuk wanita belanja online itu sebagai peningkat mood jadi semakin semangat kerjanya, kalau pria lebih ke pemghilang stres," kata Devi.
Waktu-waktu belanja online pun menurut Devi ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan. " Kalau wanita itu sesuai penelitian yang dilakukan BMI itu mulai dari jam 10 pagi sampai 12 siang sementara laki-laki mulai dari jam 8 malam," ujarnya.
Melihat hal ini, Devi mengatakan tren belanja online akan semakin meningkat di 2015. " Dari penelitian menunjukan 2015 tren belanja online akan meningkat sekitar dua kali lipatnya dari tahun ini, sehingga bisa jadi kesempatan emas untuk yang ingin mencoba berbisnis," tuturnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya