Ini Tips Food Photography bagi Pemula, Langsung dari Pakarnya

Reporter : Alfi Salima Puteri
Rabu, 29 Juni 2022 09:00
Ini Tips Food Photography bagi Pemula, Langsung dari Pakarnya
Para pemula yang baru terjun di dunia food photography bisa menggunakan smartphone yang dilengkapi dengan kamera memadai. Simak 4 tipsnya di sini.

Dream - Menciptakan kreasi konten makanan mungkin terlihat mudah. Berbekal smartphone maupun kamera, siapapun bisa membuat konten dimanapun dan kapanpun.

Namun, untuk membuat hasil konten makanan yang menarik, memerlukan teknik tertentu karena objek utama yang digunakan adalah objek tak bergerak.

Bagi Sahabat Dream yang masih pemula atau baru memasuki dunia food photography ini, kalian dapat mencoba beberapa tips dari pakar Food Photography, Silva Sandiarini, berikut agar hasil foto menjadi lebih baik dan menggugah selera.

1. Siapkan peralatan fotografi atau videografi

Menurut Silva, sesi pengambilan gambar menjadi efektif, peralatan yang tepat harus disiapkan. Yang paling utama adalah menyiapkan kamera untuk melakukan pengambilan gambar, baik foto maupun video.

1 dari 5 halaman

Kamera yang dapat digunakan pun beragam, bisa menggunakan kamera profesional dengan lensa yang tidak terlalu wide untuk hasil visual maksimal, seperti lensa 50mm, 85mm serta 105mm.

" Selain kamera profesional, para pemula yang baru terjun di dunia food photography juga bisa menggunakan smartphone yang dilengkapi dengan kamera memadai," ujar Silva dalam acara " BincangShopee 7.7 Mega Elektronik Sale - Gugah Selera Lewat Kreasi Konten Makanan" , Selasa, 28 Juni 2022.

Selain itu, properti pendukung, seperti triplek dan karton putih untuk digunakan sebagai latar belakang foto dan properti lain yang mempercantik seperti daun kering maupun variasi mangkuk atau piring juga harus diperhatikan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Untuk menciptakan hasil konten yang stabil, juga dapat menggunakan bantuan tripod sebagai penopang kamera atau smartphone yang digunakan.

2 dari 5 halaman

2. Teknik pencahayaan

Silva mengatakan, salah satu unsur paling penting dalam pengambilan gambar adalah pencahayaan. Dengan menggunakan teknik pencahayaan yang tepat, maka hasil visual yang diinginkan pun akan menjadi lebih baik.

Ada beberapa teknik penggunaan cahaya seperti Artificial Lighting dan Natural Lighting.

" Yang paling mudah digunakan adalah teknik Natural Lighting, karena teknik ini menggunakan cahaya alami seperti matahari untuk dapat mempercantik objek makanan," jelas Silva.

Namun, jika lokasi pengambilan gambar tidak mendapatkan cahaya matahari alami yang baik, Artificial Lighting atau cahaya tambahan juga dapat digunakan. Posisi cahaya juga ikut mempengaruhi visual yang dihasilkan serta tone dan mood dari visual tersebut.

3 dari 5 halaman

Untuk menciptakan nuansa visual dimana bayangan foto tidak menyeluruh, Sahabat Dream bisa meletakkan pencahayaan dari samping objek atau side light.

" Teknik pencahayaan bisa dari belakang objek atau rim light maupun cahaya dari tiga perempat objek atau oval light juga bisa digunakan dan disesuaikan dengan nuansa yang diinginkan," tambahnya.

3. Tentukan sudut pengambilan gambar

Agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam sesi pengambilan gambar, Sahabat Dream harus cermat dalam menentukan bagian makanan apa yang hendak ditonjolkan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur sudut pengambilan atau angle gambar agar hasil visual yang dihasilkan memiliki nilai lebih dan mampu membuat audiens tertarik untuk mencicipi makanan tersebut.

 

4 dari 5 halaman

Sudut pengambilan gambar terbaik untuk makanan adalah dari sudut 0°, 10-20°, 45°, dan 90° maupun dari sudut sejajar mata atau eye-level.

" Contohnya, jika ingin memperlihatkan nasi campur yang berisi bermacam lauk pauk di atas piring, kamu bisa gunakan sudut 45° agar seluruh isi piring dapat diperlihatkan," kata Silva.

4. Plating dan properti pendukung

Tidak hanya makanan yang dapat menggugah selera, properti pendukung yang tertata rapi hingga penataan makanan di piring atau mangkuk juga dapat menambah nilai visual dari konten.

Dengan teknik food styling yang tepat, Sahabat Dream bisa mendapatkan hasil visual yang maksimal dari objek makanan yang digunakan.

5 dari 5 halaman

Pertama-tama, pahami terlebih dahulu objek makanannya, kemudian menyusun properti pelengkap sedemikian rupa dan disesuaikan penempatannya agar terlihat presisi pada hasil akhir konten makanan tersebut.

Beberapa contoh properti pelengkap yang bisa digunakan adalah piring, peralatan makanan seperti garpu dan sendok, cut board kayu, dan lain sebagainya.

" Cukup kamu sesuaikan dengan jenis makanannya, maka kamu akan mendapatkan hasil visual yang lebih menarik," ujar Silva.

Beri Komentar