Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ferdike Yunuri Nadya/ Dream.co.id
Dream - Perempuan sejatinya memiliki hak untuk menentukan pilihan dalam hidupnya, baik dalam berkarier maupun berkeluarga. Perempuan juga berhak memilih perannya sebagai pelajar, pekerja, istri, ataupun ibu, tanpa harus terkurung oleh stigma keliru selama ini.
Perempuan adalah sosok multitalenta karena bisa berperan dalam banyak peran. Namun memang memiliki peran yang banyak tidaklah mudah. Setiap pilihan pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Apalagi jika sudah berstatus menjadi ibu dimana harus mengurus anak, diri sendiri juga suami.

“Ketika menjadi seorang ibu, memang ada perbedaan masing-masing antara working mom dan full time mom. Working mom bisa sedih karena misal ada masalah dengan pekerjaannya, full time mom sedih karena di rumah aja,” jelas Kevin Liliana, Miss International 2017, pada Intimate Gathering Donna Prive, Jumat 5 Agustus 2022.
Setelah menjadi ibu, tentunya kehidupan seorang wanita akan berbeda dengan masa lajang. Kesibukan yang berfokus pada diri sendiri berubah menjadi rutinitas yang harus dibagi perhatiannya kala menjadi ibu.

“Ada beberapa temanku yang masih kerja, dan aku lihat mereka enak banget masih bisa ke kantor dan lihat dunia luar. Tapi aku berpikir lagi, sebenarnya semua punya pengorbanan masing-masing,” tambah Kevin.
Tapi sebenarnya, menjadi ibu rumah atau mom career memiliki value yang sama untuk keluarga.

“Yang di rumah tetap fokus untuk menjaga kehangatan keluarganya. Wanita yang bekerja tetap fokus dengan profesional dan saat dirumah fokus juga dengan rumah, gak ada yang lebih dan gak ada yang kurang, semua punya value untuk keluarganya,” tambah Kevin.
Terlepas dari apapun profesi yang dikerjakan, baik itu menjadi ibu rumah tangga ataupun sebagai wanita karir, setiap perempuan Indonesia memiliki peran ganda dan memiliki peranannya masing-masing yang sama pentingnya.
Oleh karena itu sudah saatnya bagi para wanita untuk membuka mata, saling mendukung dan menginspirasi satu sama lain dengan apa yang kita lakukan.
“Apapun kondisi kita, kita harus merangkul wanita lain jangan sampai terpuruk,” tambah Kevin.
Sama halnya dengan Kevin, founder Donna Prive, Muliani Alif Lakoreasa merasa komitmen dan dukungan sesama wanita agar dapat merdeka menentukan pilihan adalah hal penting. Ia mendukung lewat berdayakan sedama wanita dalam bidang bisnis.

“Local brand modest fashion Donna Prive yang saya bangun ini juga agar dapat memberdayakan dan menginspirasi sesama perempuan, serta menjawab kebutuhan untuk tampil percaya diri menjadi versi terbaik melalui kualitas dan inovasi di setiap koleksi kami,” jelas Muliani
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan