6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Kalau Menyalip, Jangan Sembrono, Ya, Sahabat Dream. (Foto: Shutterstock)
Dream – Tak sedikit kecelakaan terjadi di jalan raya karena kendaraan yang menyalip. Pengendara ini mendahului kendaraan lain di depannya, tapi hal ini dilakukan dengan sembrono.
Padahal, menikung ini ada tata caranya, lho, biar aman. Dikutip dari akun Instagram Subdit Dikmas Korlantas Polri, @dikmaslantaspolri, Minggu 28 Juli 2019, ada dua hal yang perlu diperhatikan sebelum menikung kendaraan lain.
Pertama, pengemudi harus memperhatikan jarak pandang yang luas dan tidak terhalang oleh objek tertentu.
Kedua, penyalip harus mengambil ambil jalur kanan untuk mendahului.
Tentu saja aturan-aturan ini wajib diaati agar penikung dengan yang ditikung bisa tetap aman. Akan tetapi, ada juga larangan-larangan harus dilakukan agar pengguna jalan tetap selamat.
Hal pertama yang dilarang adalah mendahului dari sebelah kiri. Kecuali jika kondisi jalan macet dan ingin berbelok ke kiri, nah, ini baru bisa dilakukan.
Jika kamu tetap ngotot mau nyalip dari sebelah kiri, ya, itu namanya cari penyakit.

Ingat, nyawamu hanya satu. Lebih baik untuk tidak “ adu nyali” di lintasan sebidang kereta api.
Kalau sirine sudah menyala, lebih baik stop dan jangan pernah terpikir “ ah, kereta masih jauh ini” dan terus melaju untuk menerobos palang.

Ingat, Sahabat Dream. Marka yang tidak terputus ini artinya kamu tidak boleh melewati batas garis tanda ini.
Jangan sampai melewati garis ini karena bisa sangat berbahaya untuk keselamatan kamu. Kalau menemukan garis marka ini, lebih baik terus melaju untuk bisa menyeberang atau berbelok.

Pemandangan kendaraan melampaui median dan zebra cross kerap terjadi. Pengendara tidak mau mengalah dengan pejalan kaki. Padahal, zebra cross itu adalah hak bagi pejalan kaki.
Kalau sikap ini dilakukan, artinya pengendara egois dan hanya mementingkan diri sendiri. Mereka tidak memikirkan keselamatan para pengguna jalan lainnya.

Wah, yang ini benar-benar berbahaya ketika dilakukan. Kita tidak tahu siapa “ lawan” dari arah yang berseberangan.
Ngerinya, akan terjadi kecelakaan jika itu terjadi.

(ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
