Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Seringkali para perempuan mengeluh dengan jerawat yang muncul sebelum atau selama datang bulan. Hal tersebut sebenarnya wajar karena pengaruh fluktuasi hormon yang menyebabkan perubahan pada kulit.
Saat datang bulan, kulit jadi lebih berminyak dan muncul jerawat. Seorang spesialis dermatologi, dr. Geeta Fazalbhoy, mengungkap bahwa hormon progesteron jadi pemicu tumbuhnya jerawat saat haid.
" Alasannya karena kadar progesteron (hormon yang berhubungan dengan kesuburan) berada di puncak lalu secara drastis menurun ketika menstruasi. Perubahan ini dapat menyebabkan jerawat, terutama pada wajah bagian bawah atau garis rahang" ujar Fazalbhoy, seperti dikutip dari Times of India.
Tak hanya berjerawat, setiap kulit memiliki reaksi yang berbeda saat pra menstruasi. Ada yang menjadi sangat berminyak, menjadi kering, atau keduanya. Untuk menjaga kulit tetap sehat ketika hormon sedang kurang stabil, pastikan Sahabat Dream melakukan tiga hal ini.
1. Pastikan wajah tetap bersih
Untuk kulit yang berminyak, dr. Fazalbhoy menganjurkan untuk membersihkan wajah dengan rutin menggunakan sabun pencuci muka yang mengandung tea tree oil atau asam salisilat. Gunakan juga masker wajah untuk menjaga kelembaban kulit.
2. Jangan mencoba produk baru
Saat datang bulan, kulit kita berubah menjadi sensitif. Untuk itu, disarankan agar tidak mencoba produk baru kecantikan saat datang bulan. Reaksi kulit bisa jadi ektrem saat hormon sedang stabil. Mulai dari kemerahan, jerawat hingga gatal dan peradangan parah.

3. Makan sayur dan buah
Mengkonsumsi makanan yang mengandung kalium seperti pisang dan asparagus serta minum air putih dapat mengurangi masalah kulit dan keram perut.
Minum jus buah untuk meningkatkan vitalitas tubuh dan menjaga kulit tetap sehat. Tetap aktif berolahraga juga bisa melancarkan haid dan mengurangi risiko masalah kulit.
Laporan: Mega Rasmiyati
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
