Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Penuaan adalah proses alami yang terjadi pada setiap makhluk hidup tanpa bisa dihindari. Namun bahan-bahan alami yang mengandung antioksidan mampu memperlambat prosesnya.
Tak banyak yang tahu, coklat atau dark chocolate mengandung antioksidan cukup tinggi. Produk olahan yang berasal dari biji kakao itu bahkan memiliki kandungan antioksidan tiga kali lebih banyak dibandingkan teh hijau.
" Dalam biji kakao terdapat zat yang bernama epikatekin, zat penghasil antioksidan yang tiga kali lipat lebih banyak dari teh hijau," tutur Rita Ramayulis, Food Nutrionist, di Jakarta Pusat, Jumat 9 Februari 2018.
Selain bagus untuk memperlambat proses penuaan, kandungan biji kakao juga penting untuk kesehatan. Kandungannya kaya akan mineral seperti zat besi, kalsium, dan magnesium.

" Selain itu biji kakao juga bagus untuk meningkatkan imunitas dan kontrol tekanan darah," jelas Rita.
Lantas, apakah dark chocolate batangan baik untuk dikonsumsi dalam beragam bentuk?
Menurut Rita, jika dark chocolate yang hendak dikonsumsi berbentuk batangan, sebaiknya tidak dilelehkan untuk dikonsumsi.
" Semua bahan makanan yang dipanaskan, pasti akan mengurangi kandungan zat gizi di dalamnya. Dark chocolate juga seperti itu. Jadi kalau mau butuh coklat cair, sebaiknya pakai bubuknya aja, jangan coklat batangan dicairkan."
(Sah)
© Dream
Dream - Perubahan zaman turut berdampak pada kebiasaan manusia, tak terkecuali soal pola makan. Menurut studi di Amerika, masyarakat millenials cenderung mencari makanan yang memiliki stimulasi rasa unik.
" Di Amerika ada studi tentang perilaku masa kini mengenai makanan. Dari studi itu, 3 dari 4 millenials merasa butuh makanan yang membangkitkan pengalaman baru, membuat lebih senang, dan menstimulasikan rasa mereka, hingga mereka bisa lebih ekspresif dan berkreasi," ujar Ajeng Raviando, Pakar Psikologi, di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu 11 Oktober 2017.
Menurut Ajeng, salah satu makanan yang memenuhi kebutuhan makanan para millenials adalah coklat.
Karena ingin menjawab kebutuhan pasarnya, Mondelez Indonesia menghadirkan makanan ringan yang telah sukses meledak di India, yakni Cadbury 5 Star. Varian terbaru dari Cadbury ini menghadirkan cita rasa coklat yang lembut dipadu dengan karamel dan bola-bola biskuit yang renyah.
" Target market kita itu 18-25 tahun yang kegiatannya selalu sibuk dan aktif bekerja maupun di social life. Tanpa disadari, mereka cenderung merasa bosan, nyari sesuatu yang baru, yang unik supaya bisa difoto dan posting. Kita punya komitmen untuk mengembangkan pasar coklat di Indonesia makanya selalu buat pengembangan-pengembangan baru," kata Dini Anggraeni, Brand Manager Chocolate, Mondelez Indonesia.
Lebih lanjut, Dini mengungkapkan jika paduan Cadbury 5 Star ini merupakan yang dicari konsumen lantaran memiliki rasa coklat yang lembut namun crispy.
Untuk harganya, sebagai coklat premium yang terbuat dari susu murni, Cadbury 5 Star ukuran 15 gram dibanderol Rp3.000 dan ukuran 45 gram Rp8.800. (San)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya