Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Wajah Berkeriput. (Source: Shutterstock)
Dream - Penuaan terjadi secara bertahap di berbagai area kulit. Setiap orang bisa memiliki tanda penuaan yang berbeda-beda.
Sebagian orang mungkin memiliki lebih banyak kerutan dibandingkan garis halus atau pengenduran. Sementara sebagian lainnya mengalami hiperpigmentasi dan memiliki wajah berkeriput.
Meski tetap akan terjadi di masa mendatang, kamu harus mencegahnya sejak usia 20-an dengan memakai serum atau pelembap anti penuaan.
Selain itu, ketahui juga berbagai macam tanda penuaan untuk melakukan pencegahan yang lebih efektif. Dilansir dari Skincare.com, berikut perbedaan kerutan dan garis halus serta cara mengatasinya.

Foto: Shutterstock
Garis halus merupakan tanda awal kerutan yang biasa muncul di area paling ekspresif pada wajah, seperti di sekitar mata, mulut, dan dahi. Jadi, garis halus akan lebih cepat muncul jika kamu sering melakukan ekspresi berulang, seperti mengernyitkan alis, menyipitkan mata, atau tersenyum.
Kendati demikian, garis halus bisa timbul di bagian wajah lainnya. Apalagi, produksi kolagen akan menurun seiring bertambahnya usia. Garis halus pun akan lebih sulit disamarkan dan bersifat permanen.
Garis halus maupun kerutan dapat terjadi akibat penurunan produksi kolagen dan elastin yang terjadi seiring bertambahnya usia serta paparan sinar UV. Tapi, garis halus tidak selamanya terjadi akibat proses penuaan.
Dalam beberapa kasus, garis halus dapat muncul akibat paparan sinar matahari berlebih dan kondisi kulit terlalu kering.

Foto: Shutterstock
Tidak seperti garis halus, munculnya keriput bergantung pada usia. Keriput juga terlihat lebih jelas dibandingkan garis halus.
Tanda penuaan tersebut terbagi menjadi dua jenis, yaitu kerutan dinamis dan statis. Kerutan dinamis muncul saat kamu sering membuat ekspresi wajah tertentu. Sedangkan kerutan statis selalu terlihat, bahkan saat wajah sedang istirahat.
Keriput atau kerutan disebabkan oleh proses penuaan alami. Penuaan alami sendiri dimulai dengan hilangnya elastisitas dan menurunnya kelembapan kulit.
Paparan sinar matahari serta merokok juga bisa menurunkan produksi kolagen maupun elastin. Sehingga, proses penuaan atau munculnya kerutan pun terjadi lebih cepat.
Gunakan Skincare yang Mampu Melembapkan Kulit

Foto: Shutterstock
Menjaga kelembapan kulit dengan memakai pelembap dan minum air cukup bisa mencegah proses penuaan. Pastikan kamu memakai pelembap yang cocok dengan kebutuhan dan kondisi kulit agar lebih efektif.
Kamu juga bisa memakai pelembap yang memiliki bahan aktif anti penuaan untuk meminimalisir garis halus maupun kerutan.
Gunakan tabir surya dengan minimal SPF 15 selama beraktivitas di dalam ruangan. Namun jika beraktivitas di dalam ruangan, gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30 setiap 2-4 jam sekali.
Gunakan Retinol
Retinol membantu meningkatkan produksi kolagen yang dapat menyamarkan garis halus dan kerutan. Mulailah dengan konsentrasi retinol yang rendah. Kemudian, perlahan-lahan meningkatkan penggunaan dan konsentrasinya.
Antioksidan seperti vitamin C merupakan bahan aktif yang mampu menyamarkan atau mencegah garis halus dan kerutan. Vitamin C dapat merangsang pembentukan kolagen dan memaksimalkan pemakaian tabir surya.
Peptida
Peptida adalah senyawa yang terbuat dari asam amino. Asam amino sendiri efektif untuk mencegah serta menyamarkan tanda penuaan.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya