Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Koleksi Scarf Sroja
Dream - Sroja, brand fashion lokal memberikan warna baru di industri modest fashion Indonesia, dengan koleksi–koleksi scarf yang menawan.
Sebagai koleksi perdana, Sroja memperkenalkan enam rangkaian scarf yang bertemakan Foliage: Colors of Mother Nature, terinspirasi dari enam macam tanaman indah seperti Monstera, Begonia, Calathea, Philodendron, Arboricola dan Hoya yang divisualisasikan ke dalam design scarf yang cantik dan penuh makna.
Scarf Sroja memiliki bahan dasar Armani Silk yang sangat cocok dipadupadankan dengan seluruh pattern edisi Foliage, menjadikan scarf Sroja memiliki kesan elegan dan modern.
Nama Sroja diambil dari Seroja atau bunga lotus yang menggambarkan keberagaman, simbol kesucian, pencerahan, regenerasi diri hingga momen dimana manusia terlahir kembali.

Karaksteristik unik dari Bunga seroja adalah mereka dapat tumbuh dengan cantik tanpa melihat di tempat seperti apa mereka berada. Ini menjadi pondasi Sroja dalam menghadirkan koleksi–koleksi scarf.
" Berawal dari passion saya di dunia fashion, melihat back to nature memiliki daya tarik tersendiri. Selain karena rupanya yang indah, tanaman-tanaman yang merepresentasikan design scarf Sroja memiliki makna mendalam dan keunikan masing-masing yang diharapkan dapat memberikan warna baru, membawa kebaikan dan cinta untuk kehidupan," ujar Samira, Founder Sroja dalam keterangan tertulis kepada Dream, Sabtu 26 Maret 2022.

Melalui Sroja, Samira ingin mengajak masyarakat untuk dapat lebih selaras dengan alam yang menjadi sumber energi di kehidupan ini. Diharapkan kedepannya Sroja dapat menjadi inspirasi untuk semua orang dalam mengapresiasi keindahan alam dan menyerap seluruh energi baik yang ada didalamnya
Brand Sroja didirikan oleh Samira (Mira) pada awal 2020. Memiliki passion di dunia fesyen, Samira menuangkan ide-idenya ke dalam sebuah scarf.
Latar belakang hadirnya Sroja, berawal ketika Samira memiliki kesulitan dalam menemukan produk hijab lokal yang nyaman dipakai, memiliki bahan dengan kualitas yang baik dan merasa percaya diri saat mengenakannya.
Berkonsultasi dengan beberapa rekan designer untuk bisa menuangkan idenya ke dalam sebuah pattern, Mira mulai memproduksi dalam skala kecil yang tujuan awalnya untuk digunakan sendiri dan diberikan kepada kerabat dan sahabat.

Di pertengahan 2021, Mira bertemu dengan rekannya Fanny Firdaus (Fanny). Berawal dari perbincangan sore hari di sebuah coffee shop di bilangan Jakarta Selatan, yang semula hanya sekedar obrolan santai.
Mira menceritakan bahwa saat ini Mira memiliki brand hijab namun menghadapi kendala dalam menjalankan bisnisnya karena terbentur dengan prioritas utamanya yaitu keluarga, memiliki 2 balita dan sedang mengandung anak ke-3 saat itu membuat Mira kewalahan menerima order dan pesanan, Fanny yang seorang serial entrepreneur sangat tertarik dan percaya dengan konsep Sroja yang Mira ciptakan.
Mira dan Fanny kemudian berkomitmen untuk bersama-sama mengembangkan Sroja di bawah bendera PT. Sroja Warna Indonesia dan melakukan modifikasi produk yang awalnya hanya fokus di hijab menjadi scarf agar dapat menyasar target market yang lebih luas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang