`Krami`, Edukasi Bagi Desainer Hijab Pemula

Reporter : Ratih Wulan
Kamis, 18 Februari 2016 12:37
`Krami`, Edukasi Bagi Desainer Hijab Pemula
Memiliki tujuan memajukan industri fesyen muslim Indonesia

Dream- Para perancang busana muslim semakin menunjukan eksistensi di kancah mode tanah air. Begitu pula dengan para perancang busana muslim berusia muda yang ingin unjuk gigi dengan membentuk komunitas baru.

Berangkat dari keinginan ini, Fitri Aulia pemilik label Kivits, mendirikan sebuah perkumpulan pada awal Februari 2016. Komunitas yang diberi nama Komunitas Perancang Mode Muslim Muda Indonesia (KRAMI) ini dibangun oleh tujuh desainer hijab.

Kesamaan tujuan dalam memajukan industri fesyen muslim, membuat mereka ingin memberi kontribusi lebih besar dalam mengedukasi sesama desainer pemula.

" Syarat utama untuk bergabung dalam komunitas ini harus memiliki background fesyen hijab jadi berbeda dengan komunitas lain," ungkap Fitri Aulia yang dijumpai di Mall FX Sudirman, Jakarta Pusat pada Rabu, 17 Fabruari 2016.

Ditegaskan Fitri bahwa ini, merupakan bentuk sinergisitas Hijab Dept dalam mendukung para desainer hijab untuk berkembang. Bahkan demi membuktikan keseriusan Keremi, dalam waktu dekat mereka akan segera mengesahkan Ad/ART menjadi lembaga yang lebih legal dan diakui.

" Mengedukasi dan mendukung Hijab Dept yang punya ruang buat anggota komunitas desainer. Akan ada mentor yang ngajarin seperti Rere Agustin, perancang senior yang membantu kita," imbuh Fitri.

Lebih jauh, KRAMI berencana akan mengagendakan workshop rutin setiap sebulan. Tak ingin asal, Fitri bersama tim yang terdiri dari Indira, Shafina, Dwinda, Anggi, Dian dan Irina tengah menggodok sebuah kurikulum tentang brand DNA.

Workshop pertama akan diselenggarakan pada 28 Febuari mendatang bertempat di Mall FX Sudirman, lantai I. Kesempatan ini terbuka untuk umum bagi siapapun yang berminat.

" Kalau disekolah mode kan panjang kalau kita lebih singkat. Bahasan lebih ke branding bisnis," ujar dia. (Ism)

Beri Komentar