Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sayuran Segar (Foto: Unsplash)
Dream - Membekukan bahan makanan merupakan cara yang paling bisa dilakukan saat ini untuk menyetok makanan. Pasalnya, kita tak bisa bebas ke pasar untuk membeli kebutuhan dapur di masa social distancing seperti sekarang.
Jika memiliki lebih banyak sayuran untuk dimasak, kita cenderung tidak mengkonsumsi camilan yang tidak sehat. Tak banyak yang tahu daya tahan sayuran dapat diperpanjang dengan menyimpannya dalam kondisi beku.
Mungkin Sahabat Dream bingung sayuran apa saja yang bisa dibekukan. Yuk simak daftarnya.
1. Kembang kol
Sayuran ini bisa dibekukan, mengandung serat tinggi dan rendah kalori. Bisa dijadikan campuran sup, capcay atau dipanggang dengan keju. Cukup masukkan ke plastik yang sudah dibolongi dan masukkan dalam freezer.

Bayam juga ideal untuk membuat sejumlah hidangan, baik dimasak ataupun menta. Bayam penuh dengan vitamin K, B, zat besi, kalsium dan kalium. Bayam tidak memiliki zat tepung, sehingga bisa menjadi tambahan yang bagus untuk diet karbo. Caranya juga sama. Masukkan dalam wadah tertutup dengan sedikit lubang lalu taruh freezer.

Brokoli juga bisa dibekukan. Biasanya sayuran ini akan menghitam dan membusuk jika hanya ditaruh di lemari es bawah. Masukkan saja ke freezer dan pastikan ditutup dengan rapat.

Sayuran ini jika dibekukan dapat menambah kerenyahan pada teksturnya. Paprika memiliki berbagai zat antioksidan dan sangat mudah dimasak, sebagai campuran pasta, semur daging atau hidangan lainnya.
Dream - Pandemi Covid-19 secara global membuat kita harus lebih ekstra menjaga kebersihan. Terutama saat mengolah bahan pangan seperti sayur dan buah.
Belum ada penelitian khusus untuk mengetahui berapa lama virus Covid-19 bertahan di sayur dan buah mentah. Termasuk apakah penularan bisa terjadi lewat bahan mentah.
Sebagai langkah pencegahan penting bagi Sahabat Dream untuk melakukan proses pencucian sayur dan buah yang benar. Hal ini demi mengurangi risiko paparan virus yang bisa saja terjadi. Simak langkah-langkah berikut ini.

1. Bersihkan, pisahkan, masak, dan dinginkan.
Kita harus selalu berlatih empat langkah keamanan pangan untuk memastikan makanan aman untuk dikonsumsi. Saat menyiapkan makanan, sangat penting untuk selalu mencuci tangan selama 20 detik dengan air hangat dan sabun sebelum dan setelah menangani produk segar.
Pastikan untuk membersihkan meja dapur, termasuk pisau, wadah alat, dan talenan sebelum mulai memasak. Selain itu, pisahkan produk, unggas, daging, makanan laut, dan telur saatmemasak untuk menghindari kontaminasi silang.
Untuk membunuh virus dan bakteri, masak makanan pada suhu internal yang sesuai dan pastikan makanan di luar zona bahaya suhu (40 ° - 140 ° F) untuk jangka waktu yang lama. Dinginkan dan bekukan makanan dengan benar dalam waktu dua jam untuk mencegah pertumbuhan patogen yang berpotensi membahayakan.
2. Periksa jika ada yang rusak/ busuk
Periksa buah dan sayuran jika ada yang tampak busuk atau rusak. Jika memang ada yang busuk segera pisahkan. Untuk sayuran, buang selalu daun terluar seperti pada selada untuk mengurangi risiko kontaminasi. Terakhir, pastikan untuk membuang dan tidak mengkonsumsi produk yang terlihat busuk.

3. Bilas sayur/buah sebelum dipotong
Pastikan untuk mencuci sayur dan buah secara menyeluruh di bawah air mengalir sebelum dimakan atau diolah. Penting untuk dibilas sebelumnya (bahkan jika tidak berencana memakan kulitnya). Ini untuk menghindari memindahkan kotoran atau bakteri ke pisau atau meja dapur.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya