Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Bagi wanita, kedatangan 'tamu' bulanan merupakan hal yang biasa. Namun terkadang, mereka merasakan sakit di bagian perut dan juga timbul rasa nyeri. Kondisi ini tentu menggangu aktivitas sehari-hari.
Berikut ini, makanan yang bisa kamu konsumsi untuk mengurangi rasa sakit nyeri saat haid.
Konsumsi Zat Besi
Zat besi bisa mengurangi penyakit darah rendah atau anemia. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat membantu wanita mengatasi sakit ketika menstruasi. Karena biasanya seseorang yang sedang haid, kondisi darahnya sangat rendah.
Air Hangat
Ketika dalam masa haid, kamu pasti mengeluarkan banyak cairan, maka dari itu, konsumsilah air putih agar tidak terkena dehidrasi. Selain itu, kamu juga merasakan perut sakit yang biasanya diakibatkan oleh otot perut yang tegang. Solusi untuk hal ini sebaiknya minum air hangat. Karena minuman hangat bisa membuat otot perut kamu rileks dan melancarkan peredaran darah.
Sayuran Berdaun Hijau
Selain perut yang sakit, biasanya wanita juga merasakan kram di dalam perut. Hal ini diakibatkan kekurangan zat magnesium. Makanan yang mengandung zat magnesium ada di dalam sayuran yang berwarna hijau seperti bayam. Sebaiknya kamu mengonsumsi sayuran agar tubuh kamu menyerap zat magnesium.
Perbanyak Konsumsi Karbohidrat
Serat yang tinggi terkadnung dalam karbohidrat, serat berfungsi membersihkan hormon estrogen dalam tubuh. Selain itu, fungsi dari karbohidrat adala memberikan keseimbangan pada tubuh. Mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat bisa membuat wanita rileks saat menstruasi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya