Louvre, Kemegahan Seni dan Zero Waste dari Nuniek Mawardi

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Senin, 24 Februari 2020 12:11
Louvre, Kemegahan Seni dan Zero Waste dari Nuniek Mawardi
Galeri Islamic Art di Museum Louvre, Perancis dikemas secara apik dengan konsep ramah lingkungan.

Dream - Nuniek Mawardi menutup panggung kolaborasi UBS Gold di gelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. Ia mengusung tema besar #BeliinEmasDonk bersama ketiga desainer lainnya.

Inspirasi datang dari museum bersejarah di Perancis, Louvre yang memiliki galeri Islamic Art. Ia memperlihatkan kemegahan arsitektur berbentuk permadani terbang dari bahan dasar contemporary glass triangle.

Nuniek Mawardi© Nuniek Mawardi Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Dalam koleksi bertajuk 'Louvre', pendiri sekolah fashion Islamic Fashion Institute (IFI) itu  menerapkan konsep rancangan zero waste. Ia melipat kain segi empat menjadi dua bagian dan menghasilkan segitiga yang menyerupai bentuk struktural fluid.

" Saya membawa karya yang glam namun tetap sustainable karena potongan itu dibuat menjadi bentuk persegi dan segitiga dengan detail origami yang zero waste," tutur Nuniek di MUFFEST, Jakarta, Minggu 23 Februari 2020.

Nuniek Mawardi© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

1 dari 5 halaman

Lebih Glamor

Konsep zero waste itu berhasil memberikan desain yang multifungsi. Koleksi terdiri dari outer, long dress, blouse dan skirt bernuansa glamor elegan.

Semakin ramah lingkungan, koleksi dibuat menggunakan bahan silk, katun, foal, linen, silk organdi dan lace.

Nuniek Mawardi juga mengeksploitasi teknik yang digunakan dalam koleksinya kali ini yaitu smock, tuck, pleats, quilting dan beading untuk memberikan tekstur dan meningkatkan nilai material yang digunakan.

Nuniek Mawardi© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Keindahan Islamic Art diperlihatkan lewat padu padan motif geometri flower dan metallic shades.

Palet warnanya terasa lembut dengan kombinasi gold, rose gold, cream, creamy off white dan biru.

Lulusan Teknik Industri Universitas Pasundan itu juga mencoba keluar dari zona nyaman dengan membuat koleksi lebih glam.

" Biasanya down to earth, memakai material sisa dengan warna cenderung natural. Tapi karena berkokaborasi dengan UBS Gold harus disesuaikan gayanya," jelas Nuniek.

Nuniek Mawardi© Nuniek Mawardi Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Koleksi terasa makin romantis dengan padu padan topi dan headpiece khas Eropa kuno. Siluet A-line dan oversize dengan unsur utilitarian value, feminine dan glam menjadi pilihan yang diterapkan pada koleksi ini. Aksesori UBS Gold selaras digunakan untuk menambah kesan glamor.

2 dari 5 halaman

Lebih Young & Fresh, Ria Miranda Luncurkan Koleksi Dailywear

Dream - Ria Miranda kembali menampilkan karya teranyar. Ia memboyong lini
RiaMiranda Daily yang telah lama tidak diperlihatkan.

Berkolaborasi dengan fashion stylist Caren Delano, Ria tampil di panggung UBS Gold x Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020.

Mengusung tema besar #BeliinEmasDonk, desainer asal Padang itu membawa koleksi bertajuk 'Aluna'. Ria yang akrab dengan style printing meninggalkan zona nyamannya untuk membuat siluet young & fresh.

" Koleksinya daily wear untuk muslimah usia 15-25 tahun. Show ini aku tujukan untuk anak milenial. Ini sangat challenging karena aku biasanya kan sangat print dengan siluet layer yang flowy," tutur Ria Miranda di MUFFEST, Jakarta, Minggu 23 Februari 2020.

ria miranda© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Menyasar pasar milenial, Ria menampilkan gaya kasual feminin dengan dominasi warna biru, putih, khaki, olive dan soft pink. Siluet busana difokuskan pada kenyamanan dalam beraktivitas sehingga terkesan sedikit longgar.

" Terinspirasi dari nada irama, dimaknai bahwa hidup akan selalu diwarnai irama fase yang berbeda, namun kita sebagai manusia harus menerima ketetapan dan berserah diri kepada Sang Pencipta”, jelasnya.

ria miranda© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Berbeda denga brand regular RiaMiranda, lini kali ini menggunakan material pure sustainable cotton bernuansa pastel yang cenderung polos. Sedikit motif checkerboard menghiasi sejumlah busana hanya sebagai aksen.

3 dari 5 halaman

Semakin Tertantang

Bergelut dengan target milenial sempat membuat Ria kewalahan. Desainer 34 tahun itu harus menyesuaikan diri dengan gaya dan tren busana anak muda. Namun hal itu justru semakin membuat Ria merasa tertantang.

ria miranda© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

" Memang agak sulit menyesuaikan diri sebagai anak muda. Aku coba terapkan aksesori yang lebih minimalis dan matching untuk gaya mereka," kata ibu tiga anak itu.

Padu padan perhiasan UBS Gold yang glam dibuat lebih simpel dengan bentuk kecil dan tidak rumit. Ria banyak memakai aksesori kerudung dan baju untuk koleksi yang terdiri dari atasan, kemeja, outer dan celana.

ria miranda© Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream

Ria Miranda berbagai panggung dengan tiga desainer UBS Gold yakni Monika Jufry, Sofie dan Nuniek Mawardi. Mereka tampil pada sesi menjelang penutupan gelaran MUFFEST 2020.

4 dari 5 halaman

Fashion Muslimah Bercorak Geometris untuk Meriahkan Idul Fitri

Dream - Menyambut Idul Fitri, Anggiasari Mawardi meluncurkan koleksi terbaru di perhelatan Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. Ia membawa koleksi dari brand Anggia Handmade.

Desainer asal Bandung ini hadir kembali dengan outfit bernuansa lembut. Warna pastel nan feminin dikemas secara romantis dalam koleksi bertajuk 'Unaloma'.

Karya fashion terlahir dari kegundahan sang desainer dalam mencari arah untuk menemukan jati diri.

Koleksi Anggiasari Mawardi© Deki Prayoga/Dream.co.id

" Koleksi kali ini juga sangat berbeda dari sebelumnya. Jika biasanya memakai detail bordir bunga, nah kali ini saya menerapkan motif geometris," kata Anggia di arena MUFFEST, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

Koleksi Anggiasari Mawardi© Deki Prayoga/Dream.co.id

Lebih sedikit memakai bordir, Anggia tak kehabisan ide. Motif geometris dibubuhkan di berbagai sudut busana hingga memberi kesan minimalis. Ia turut memadukan aksen list berwarna putih dan baby pink.

Koleksi Anggiasari Mawardi© Deki Prayoga/Dream.co.id

Outfit yang terdiri dari H-line dress terlihat segar dengan sentuhan outer panjang dan hijab segi empat beraksen headpiece. Kombinasi warna peach, putih dan baby pink membuat busana muslim semakin cantik.

Di perhelatan busana ini, Anggiasari Asia Pacific Rayon yang mengusung bahan baku sustainable. " Saya pakai bahan organza dan tulle dengan detail bordir," jelasnya.

[crosslink_1]

5 dari 5 halaman

Wayang Cantik di Koleksi Hijab Etnik Syar'i

Dream - Parade hijab syar'i turut meramaikan gelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020. Koleksi tersebut tak kalah memukau dari busana muslim kontemporer.

Salah satunya Vitria, desainer sekaligus pemilik label Hoooriya. Vitria mempersentasikan identitas para muslimah lewat koleksi busana syar'i premium.

" Berbusana merupakan identitas tiap individu yang mencerminkan perilaku, keyakinan dan sifat. Di dunia fashion, berbusana bukan hanya sebagai penutup tubuh dan hiasan semata, melainkan sebuah alat komunikasi untuk menyampaikan identitas tersebut," ujar Vitria di arena MUFFEST, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

Hooriya© Foto: Deki Prayoga/Dream

Foto: Deki Prayoga/Dream

Hooriya dalam bahasa Arab berarti malaikat atau gadis yang baru lahir. Selain itu, kata 'Riya' juga menyimbolkan nama sang pemilik yaitu Ria dari kepanjangan Vitria.

Vitria mengusung tema 'Re-Identity Series' yang menghadirkan tokoh-tokoh wayang perempuan yang dikenal atas kecantikannya.

Hooriya© Foto: Deki Prayoga/Dream

Foto: Deki Prayoga/Dream

Karakter wayang tersebut diperagakan lewat motif di kain batik printing nan eksklusif. Warna cokelat dan hitam serta aneka headpiece cantik semakin menambah kesan elegan pada koleksi ini.

[crosslink_1]

Beri Komentar