6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
© 2021 Shutterstock
Salah satu tradisi warisan leluhur yang telah diturunkan dari generasi ke generasi adalah makan langsung menggunakan tangan. Kebiasaan yang di area Jawa dikenal dengan istilah ‘muluk’ ini adalah tradisi sederhana ini ternyata punya nilai filosofi tinggi, baik sebagai cerminan kerja keras, ungkapan syukur, dan nilai sosial.
Terinspirasi cara makan yang nikmat tanpa bantuan sendok dan garpu, Luqi Luqman membuka usaha kuliner rumahan dengan nama Warunk Muluk. Berlokasi di Dau, Kabupaten Malang, ternyata ada arti lain dari nama yang dipilihnya ini lho.

Memulai usaha ini sekitar setahun yang lalu, usaha kuliner ini berawal dari kegemaran sepasang suami istri yang suka ngopi dan bisa memasak. Soal nama, Luqi punya dua pertimbangan yang membuatnya mantap memilih nama Warung Muluk.
“ Awalnya kita mau fokus ke makanan berat yang dimakan dengan menggunakan tangan, karena makan dengan cara muluk adalah yang paling nikmat. Arti yang kedua adalah sebuah pertanyaan yang menyebut nama depan saya, warungmu luk,” jelasnya sambil bercanda.
Namun soal kualitas, Luqi serius menggarap beragam menu makanan dan minuman, meskipun bangunan untuk tempat usahanya masih belum rampung.

Fokus pada makanan sedap yang praktis disantap, Luqi memilih beragam menu ayam seperti Ayam Geprek, Ayam Teriyaki, Chicken Steak, Ricebowl, juga olahan mie goreng instan, tempe mendoan, dan tahu petis. Untuk minuman, yang paling laris adalah kopi tubruk, es kopi susu, dan es taro. “ Kita juga menyediakan kopi bubuk dan kopi biji lokal Malang kualitas premium dengan harga murah,” jelas Luqi saat ditanya soal menu andalan Warunk Muluk.

Tak mudah untuk menjalankan usaha kuliner rumahan, apalagi jika berkaitan dengan selera makan yang berbeda. “ Semakin ke sini kita juga menyesuaikan kebutuhan pasar, termasuk yang nggak suka pedas atau nggak suka ayam, ada alternatif menu lain sesuai kebutuhan konsumen,” jawab Luqi menyiasati perbedaan selera setiap konsumen.
Ke depannya, ia berharap bukan hanya jualannya laris, tapi konsumen yang menikmatinya pun merasa puas dengan kualitas makanan dan minuman yang disajikan. Agar makin banyak penikmat kuliner yang mencicipi beragam menu sedapnya, Warunk Muluk kini sudah terdaftar di ManisdanSedap.com.
Merupakan bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network yang juga menaungi Liputan6.com, Merdeka.com, KapanLagi.com, Dream.co.id, Brilio.id, Fimela.com, Bola.com, Bola.net, dan Otosia.com, platform ini memudahkan siapa pun untuk menemukan dan memesan menu pre-order dari berbagai kota. Bukan hanya itu saja, ManisdanSedap.com juga menjadi ‘etalase’ bagi pemilik UMKM di bidang kuliner.
Dilengkapi dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller yang hadir dalam setiap laman, pembeli bisa leluasa berinteraksi dan bertransaksi. Bikin usaha kulinermu makin dikenal, yuk gabung sekarang juga ke ManisdanSedap.com!
(eth/jef)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
