Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bubur Kacang Hijau (Shutterstock.com)
Dream - Menu buka puasa menjadi makanan penting untuk mengembalikan tenaga setelah menahan lapar seharian. Kandungan nutrisi harus tercukupi agar kita bisa menjalani puasa keesokan hari dengan sehat.
Takjil berbuka puasa biasanya diisi dengan kolak, biji salak, atau bahkan gorengan. Makanan ini banyak mengandung gula dan karbohidrat. Memang mengenyangkan tetapi dampaknya bisa memicu rasa kantuk.
Alternatif takjil lain adalah bubur kacang hijau. Bahan makanan ini mengandung serat alami yang dapat melancarkan pencernaan dan menstabilkan gula darah.
Selain itu, kacang hijau rendah lemak dan mengandung antoksidan tinggi sehingga mencegah penuaan dini.
Berikut manfaat lain bubur kacang hijau yang dapat dikonsumsi sebagai takjil berbuka puasa.
Serat tinggi yang ada di kacang hijau mampu menurunkan kolesterol jahat. Gunanya dapat menjaga kesehatan usus dan lambung. Kolesterol yang rendah dapat mengurangi potensi penyakit lain seperti serangan jantung, asam urat, bahkan kanker.
Saat kolesterol bisa dikendalikan, sistem kekebalan tubuh akan meningkat. Kandungan flavonoid yang berperan sebagai anti-inflamasi dan anti-mikroba mampu melawan bakteri jahat dan virus yang masuk ke dalam tubuh.
Mencegah pengeroposan tulang
Kacang hijau mengandung kalsium dan magnesium yang dapat menjada kesehatan tulang. Kandungan ini menurunkan risiko osteoporosis dan memperbaiki sel-sel tulang dan gigi. Dengan mengonsumsi bubur kacang hijau saat berbuka puasa, dampaknya tubuh bisa bergerak aktif.

Mengontrol gula darah
Kacang hijau mempunyai kadar glikemik yang rendah. Karena itu, kacang hijau baik dikonsumsi oleh penderita diabetes karena efektif menurunkan kadar gula darah. Tapi ingat, batasi penambahan gula di bubur kacang hijau bagi orang dengan diabetes.
Dampak baik lainnya, kadar glikemik yang rendah dapat mencegah kelebihan berat badan. Sementara kadar serat yang tingga membuat cepat kenyang saat mengonsumsinya sebagai menu berbuka puasa. Alhsail, kita dapat mengontrol nafsu makan.
Mengatasi sembelit
Serat dalam kacang hijau mampu melancarkan pencernaan sehingga mencegah sembelit atau susah buang air besar. Pencernaan yang lancar mencegah racun karsinogenik di dalam makanan cepat dikeluarkan. Dengan demikian, potensi terkena kanker bisa dikurangi.
Kacang hijau mengandung protein dan zink yang bermanfat bagi kesehatan kuku dan rambut sehingga tak mudah patah dan rontok. Kandungan vitamin E dan physteostrogen membantu produksi kolagen sehingga menghaluskan kulit dan mencegah penuaan dini.
Menjaga kesehatan janin
Kacang hijau mengandung asam folat yang tinggi sehingga baik dikonsumso ibu hamil dan perempuan yang yang sedang merencanakan kehamilan. Asam folat membantu percepatan pertumbuhan sel janin sehingga tumbuh dengan kuat.
Lemak tak jenuh dan vitamin B1 pada kacang hijau dapat meningkatkan berat badan janin sehingga mencegah kelahiran prematur, keguguran, atau lahir dengan berat kurang. Fungsi thiamin membantu perkembangan otak bayi.

Mencegah anemia
Anemia muncul saat kita kehilangan banyak sel darah merah. Penyakit ini bisa mengancam nyawa bila dibiarkan terus menerus.
Penyebabnya karena sel darah merah berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Untungnya, kacang hijau mengandung zat besi tinggi yang dapat mencegah anemia.
Zat besi merangsang produksi sel darah merah dalam tubuh. Karena itu, bubur kacang hijau cocok dikonsumsi penderita anemia saat berbuka puasa.
Segudang manfaat kacang hijau ini semakin baik saat ditambah dengan geprekan jahe sebagai penguat rasa bubur. Mengonsumsi bubur kacang hijau saat berbuka puasa terasa nikmat selagi hangat. Kamu juga bisa menambahkan es batu untuk sensasi menyegarkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya