Pemeriksaan Endoskopi pada Anak, Amankah?

Reporter : Putu Monik Arindasari
Minggu, 25 April 2021 07:01
Pemeriksaan Endoskopi pada Anak, Amankah?
Selain pada pasien dewasa, teknik ini pun biasanya dilakukan kepada pasien anak.

Dream - Kemajuan teknologi menyebabkan berkembangnya variasi teknik pemeriksaan serta pengobatan dalam dunia kedokteran. Salah satu teknik yang muncul adalah teknik endoskopi.

Selain pada pasien dewasa, teknik ini pun biasanya dilakukan kepada pasien anak. Dokter Spesialis Anak, dr Ariani Dwi Widodo, mengungkapkan teknik endoskopi pada anak biasanya dilakukan untuk banyak tindakan.

Seperti melihat daging tumbuh atau polip, menghentikan pendarahan, serta mengambil benda yang tertelan pada anak.

Tindakan ini dapat melihat secara akurat keadaan organ bagian dalam pada anak. Dokter Ariani mengatakan, tindakan endoskopi cukup relatif aman dilakukan pada anak. Proses diagnosis dengan tindakan ini pun tidak memerlukan waktu yang lama.

" Tindakan ini cukup aman, relatif aman ya maksudnya lebih tidak invasif dibanding tindakan operasi. Biasanya contohnya kalau tindakan diagnostik yang tidak melakukan intervensi itu kita 5 menit sudah selesai, paling lama 10 menit. Tindakan itu sangat ringan dan tidak melukai, kecuali kalau kita perlu melakukan biopsi" ujar dokter yang menjadi konsultan Gastrologi-Hepatologi anak dalam acara Press Conference dan Layanan Terbaru 'Bunda Endoscopy Center RSIA Bunda Jakarta, baru-baru ini.

 

1 dari 1 halaman

Dapat Dilakukan Semua Usia

Dokter lulusan Universitas Indonesia ini menuturkan, tindakan endoskopi tak dapat dilakukan jika keadaan anak tidak stabil. Namun terdapat pengecualian pada kondisi tertentu, seperti saat terjadi kasus pendarahan berat pada saluran cerna anak.

" Jadi misalnya anaknya sedang tidak stabil, tapi tergantung kadang-kadang anaknya tidak stabil karena pendarahan berat dari saluran cerna, yang seperti itu justru kita lakukan supaya kita bisa mengatasi pendarahannya segera. Karena tidak mungkin stabil kondisinya kalau pendarahannya tidak dihentikan," tutur dokter yang berpraktek di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Bunda Jakarta.

Dokter Ariani pun menjelaskan jika teknik endoskopi ini dapat dilakukan dari semua usia, termasuk dilakukan pada bayi yang baru lahir.

" Untuk semua usia, dari bayi baru lahir, kadang-kadang bayi baru lahir muntah-muntah darah jadi kita lihat apa yang terjadi," kata anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia itu.

Beri Komentar