6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Sering Berkedip Ya Kalau Bekerja Di Depan Komputer.
Dream – Untuk kamu yang bekerja berjam-jam di depan layar komputer atau yang hobi menatap layar smartphone, alangkah lebih baik untuk sering-sering berkedip. Jarang berkedip bisa membuatmu sakit kepala dan penglihatan bermasalah.
Dikutip dari studyfinds.org, Rabu 22 Mei 2019, periset mengatakan wanita berkedip 20 kali per menit. Kalau sedang berkonsentrasi di depan komputer, angkanya turun menjadi 1-3 kali dalam 60 detik.
Jarang berkedip bisa memicu sindrom yang memusingkan, termasuk penglihatan suram, mata kering, dan sakit kepala.
Temuan ini datang setelah 2 ribu orang Inggris dewasa disurvei tentang kebiasaan mereka di media digital.
Survei yang dilakukan oleh OnePoll —sebuah perusahaan riset pasar— menunjukkan, rata-rata orang menghabiskan waktu enam jam untuk menatap layar. Angkanya setara dengan 84 hari per tahun.
Para responden ini merupakan pekerja yang bekerja dari jam 09.00 sampai 17.00 dan merasakan mata bermasalah pada pukul 14.00.
Sepertiga pekerja kantoran ini juga merasakan sakit kepala. Malah, ada 1 dari 5 responden yang berjuang melawan mata rabun.
Sebagian responden mengatakan tak mungkin jika tak menatap layar komputer atau smartphone, sedangkan yang lainnya lupa kapan terakhir kali melihat layar.
Namun, meskipun sepenuhnya menyadari masalah yang disebabkan oleh waktu layar, 36% dari peserta mengatakan tidak ada cara mereka bisa sepanjang hari tanpa melihat layar. Bahkan, dua dari lima bahkan tidak dapat mengingat hari bebas layar terakhir mereka.
Pakar bedah okuplastik, Sabrina Shah Desai, dalam penelitian ini, mengatakan layar mengambil hidup manusia. Mereka ada di mana-mana, termasuk di kantor sekalipun.
“ Jelas sulit untuk menghindarinya,” kata Sabrina.
Ttapi, kata dia, ada cara untuk tetap menjaga mata dan terlindung dari cahaya yang dipantulkan oleh smartphone dan komputer.
Sabrina merekomendasikan mengikuti aturan 20-20-20: setiap 20 menit melihat sesuatu setidaknya 20 kaki selama 20 detik.
Mereka yang tidak punya pilihan selain melihat layar komputer di tempat kerja sepanjang hari juga dapat membantu diri mereka sendiri dengan beristirahat secara teratur untuk beristirahat.
Setengah dari mereka yang disurvei mengatakan mereka melakukan hal itu, sementara 27 poersen juga mencoba menyesuaikan kecerahan atau pengaturan teks pada layar.
" Mata kita sangat penting, dan kita harus memperlakukannya dengan baik untuk meminimalkan kerusakan jangka panjang dan menjaga kesehatan yang optimal,” kata dia. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
