Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kenapa, Ya, Kaca Mobil Sering Berembun Setiap Pagi? (Foto: Shutterstock)
Dream – Hujan sering menyebabkan kaca mobil jadi berembun. Sehingga mengurangi penglihatan pengendara yang bisa menimbulkan risiko kecelakaan kalau dibiarkan begitu saja dan tak segera diatasi.
Dikutip dari Suzuki, Senin 18 Februari 2019, AC mobil menjadi biang kerok munculnya embun di kaca mobil. Kabin mobil yang lembab karena banyaknya partikel air ketika terkena hawa dingin dari AC mobil yang dingin , maka munculah embun di kaca mobil.
Selain itu, pada pagi hari, ketika atau setelah hujan, umumnya kelembaban udara di luar kabin cukup tinggi. Udara akan lebih mudah berubah jadi embun atau kabut yang menempel di kaca mobil.
Embun di dalam kabin mobil muncul karena tingkat kelembaban udara tinggi. Embun pada kaca bisa muncul juga bisa karena adanya perbedaan suhu antara kabin dan suhu di luar. Suhu kabin yang lebih panas ketimbang suhu di luar bisa memunculkan embun di kaca mobil.
Proses terbentuknya embun disebut dengan kondensasi. Ketika hujan, udara di dalam kabin awalnya akan mengikuti udara di luar yang mengandung kelembaban yang tinggi. Karena kita berada di dalam mobil, embusan nafas yang juga sudah mengandung banyak uap air akan bertemu dengan tekanan udara dalam kabin.
Uap air yang sudah tidak bisa ditampung, baik itu oleh tubuh atau pun udara kabin, otomatis akan mencari lokasi yang terdingin. Nah, yang paling dekat adalah kaca mobil dan terjadilah kondensasi pada kaca mobil. Kadar embun ini akan lebih banyak ketika kabin mobil diisi lebih dari satu penumpang.
Untuk menghindari proses kondensasi, pemilik mobil disarankan untuk melakukan perawatan AC secara berkala. Minimal setiap tiga bulan filter kabin dibersihkan dan jangan lupa untuk mengecek juga tekanan freon.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya