Mengenal Brazilian Wax, Metode untuk Menghilangkan Bulu Kemaluan

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila
Kamis, 14 Mei 2020 03:33
Mengenal Brazilian Wax, Metode untuk Menghilangkan Bulu Kemaluan
Kira - kira apakah mau coba?

Dream - Tumbuhnya rambut-rambut di beberapa area tubuh terkadang membuat sebagian orang merasa tak nyaman. Berbagai cara pun dilakukan untuk menghilangkan rambut-rambut di area tertentu, seperti ketiak, kaki, dan kemaluan.

Ada berbagai cara yang dilakukan untuk menghilangkan bulu, seperti mencukur, atau mencabut. Namun untuk bagian kemaluan, tentu saja treatmentnya akan berbeda.

Nah, saat ini ada salah satu metode yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rambut tersebut, yakni dengan metode brazilian wax.

Metode Brazilian wax berbeda dengan bikini wax yang hanya mencabut rambut di area kemaluan yang tidak tertutupi oleh bikini.

Metode ini akan menghilangkan secara menyeluruh tanpa tersisa. Akibatnya kamu akan jadi lebih nyaman. Namun ada juga bahaya yang mengintai dari metode ini, yakni tumbuhnya kuman di area sensitif.

Untuk mengenal lebih jauh terkait Brazilian Wax beserta kelebihan dan kekurangannya, berikut informasinya dari sehatq. Yuk disimak: 

1 dari 3 halaman

Kelebihan Brazilian Wax

Alasan Jangan Cukur Rambut Kemaluan Menurut Ahli Ginekologi

Meskipun mampu mengatasi rambut-rambut di sekitar kemaluan agar musnah, ternyata Brazilian Wax memiliki kelebihan dan kekurangan juga lho.

Untuk kamu yang sempat berminat mencoba metode ini, ada baiknya untuk memahami dulu kelebihan dan kekurangan dari metode ini.

Berikut kelebihan yang ditawarkan oleh Brazilian Wax:

  • Mengeksfoliasi Kulit

Metode Brazilian wax bisa mengeksfoliasi kulit di daerah tersebut. Eksfoliasi adalah pengelupasan sel kulit mati yang kemudian akan diganti dengan sel kulit baru yang lebih sehat. Eksfoliasi pada kulit akan memicu produksi kolagen dan membuat kulit jadi lebih sehat.

  • Risiko iritasi lebih kecil

Kelebihan selanjutnya dari Brazilian Wax adalah metode ini memiliki risiko iritasi lebih kecil dibandingkan dengan mencukur. Tentunya hal ini berlaku jika waxing dilakukan dengan teknik yang tepat dan bahan serta alat yang steril.

  • Pertumbuhan rambut lebih tipis dan mudah diatur

Metode waxing yang dilakukan akan mencabut rambut hingga ke akar. Sehingga, saat kembali tumbuh, rambut biasanya akan jadi lebih tipis dan halus dari sebelumnya. Dengan begitu kamu akan lebih mudah mengaturnya.

2 dari 3 halaman

Kekurangan Brazilian wax

Meskipun memiliki banyak kelebihan, sebenarnya metode Brazilian Wax juga memiliki kekurangan.

  • Rentan Terkena Bakteri

Rambut yang tumbuh di area kemaluan memiliki fungsi melindungi organ genital dari serangan bakteri, alergen, maupun patogen lainnya. Sehingga, kalau semuanya dibabat habis, maka kita jadi tidak memiliki perlindungan lagi. Kondisi ini membuat organ tersebut jadi lebih rentan terkena infeksi.

  • Risiko Infeksi Akibat Kurang Bersih

Yang perlu diperhatikan juga adalah risiko infeksi. Apalagi jika salon waxing yang dikunjungi tidak menjaga kebersihan dengan baik. Maka risiko infeksi akan semakin meningkat.

  • Risiko Sebabkan Kulit Terbakar

Lilin yang digunakan untuk waxing biasnaya akan dipanaskan dengan suhu tertentu secara yang tepat. Jika suhu lilin lebih tinggi dari yang seharusnya, maka akan ada risiko terbakar di kulit kemaluan. Selain itu, lilin ini tidak boleh digunakan oleh lebih dari satu orang.

  • Hati - Hati untuk Kulit Sensitif

Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, Brazilian wax tidak disarankan untuk dicoba. Kamu lebih baik mencoba metode lain yang ada apabila mempunyai kulit sensitif.

3 dari 3 halaman

Tips untuk Brazilian Wax

Krim pencukur bulu

Jika kamu yakin untuk melakukan wax setelah mempertimbangkan terkait kelebihan dan kekurangan dari metode Brazilian Wax, ada baiknya kamu memperhatikan beberapa tips berikut:

  • Pastikan rambut kemaluan sudah tumbuh minimal sekitar 0,5 cm dan jika rambut sudah tumbuh lebih dari 1 cm, sebaiknya kamu sedikit memotongnya agar lebih mudah tercabut.
  • Lakukan eksfoliasi sendiri beberapa hari sebelum waxing. Kamu bisa menggosok area kemaluan menggunakan kain handuk untuk mencegah ingrown hair.
  • Batasi konsumsi alkohol dan kopi 24 jam sebelum waxing, sebab keduanya bisa membuat pori-pori semakin kecil, dan membuat proses waxing semakin menyakitkan.
  • Saat pergi ke salon, gunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun dan longgar agar nyaman.
  • Untuk membantu mengurangi rasa sakit, kamu bisa minum pereda nyeri 30 menit sebelum waxing.
  • Sebaiknya jangan lakukan waxing menjelang atau saat sedang menstruasi, karena kulit di area kemaluan sedang sensitif dan bisa membuat kram.
  • Jika sedang hamil, waxing sebaiknya tidak dilakukan saat memasuki trimester ketiga. Perubahan hormon yang terjadi saat hamil juga membuatmu lebih mudah merasa nyeri.
  • Setelah waxing selesai, kamu bisa mengompres area sensitif tersebut dengan kompres dingin untuk membantu meredakan nyeri. Kamu juga disarankan untuk tidak mandi air panas sementara waktu dan rutin mengoleskan pelembap agar tidak iritasi. Pilihlah pelembap yang tidak menyumbat pori-pori dan bertuliskan bebas minyak atau non-comedogenic.

Selamat mencoba!

Beri Komentar