Ilustrasi (Foto:Pixabay)
Dream – Paramifosis adalah kondisi yang dialami laki-laki saat belum disunat. Biasanya parafimosis sering dialami oleh anak-anak dan remaja.
Hal ini terjadi saat kulup penis tak bisa ditarik ke kepala penis, sehingga menyebab sirkulasi darah terganggu. Pemicu terbesar dari parafimosis karena adanya prosedur medis pada penis.
Dalam bahasa awam, parafimosis kerap disebut ‘disunat jin’. Ini karena laki-laki yang belum disunat tampak seperti sudah disunat yang diyakini oleh kekuatan gaib.

Parafimosis menyebabkan penis tak dapat ditarik ke posisi semula. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut. Terutama bila kulup penis tertarik dalam waktu yang lama.
Parafimosis atau disunat jin terjadi setelah melakukan pemeriksaan medis atau prosedur medis. Seperti memasukkan kateter ke lubang urin.
Selain itu, ada pula penyebab lain dari parafimosis yaitu:

Gejala utama dari parafimosis adalah kulup penis yang tak dapat kembali ke posisi normal. Akibatnya ujung penis membengkak dan terasa sakit.
Sirkulasi darah pun akan terganggu, menyebabkan penis menjadi kemerahan atau kebiruan. Selain itu, parafimosis membuat penderitanya kesulitan buang air kecil.

Parafimosis adalah sebuah kondisi darurat bagi laki-laki. Untuk itu bila mengalami gejala parafimosis sebaiknya segera dibawa ke dokter. Agar diberi penanganan yang tepat.
Namun ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk meredakan pembengkakan pada penis, yaitu:
Apabila kondisinya cukup parah, dokter juga dapat melakukan prosedur sirkumsisi atau sunat untuk mencegah terulangnya parafimosis.
Setelah semua prosedur sudah dilakukan, maka hal selanjutnya adalah untuk menjaga dan merawat penis. Agar penis tetap kembali berfungsi normal.
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, diantaranya:
Parafimosis dapat menyerang laki-laki dengan segala usia. Namun lebih rentan terjadi pada usia remaja. Sedangkan pada lansia, parafimosis kerap terjadi pada penderita diabetes.
(Sumber: Sehatq.com)