Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Minuman Bersoda
Dream - Mudah lelah jadi salah satu keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil. Hasrat untuk mengonsumsi makanan dan minuman manis pun begitu tinggi. Tapi sebaiknya hindari mengonsumsi minuman bersoda selama kehamilan.
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim dari Harvard Medical School dan University of Manitoba, Kanada, mengungkap kalau mengonsumsi minuman manis selama kehamilan
berkaitan erat dengan penambahan berat badan pada anak-anak di kemudian hari.
Temuan ini merupakan bagian dari lingkup yang lebih luas yang meneliti dampak diet ibu hamil terhadap kesehatan anak-anak mereka.
" Kami tahu bahwa apa yang ibu konsumsi selama kehamilan dapat mempengaruhi kesehatan anak-anak mereka dan bisa berdampak obesitas. Kami memutuskan untuk melihat minuman
manis sebagai salah satu faktornya," ujar kata ahli biostatistik, Sheryl Rifas-Shiman dari Harvard Medical School dan Harvard Pilgrim Health Care Institute di Boston.
Penelitian dilakukan dengan meminta 1.078 ibu untuk mengisi kuesioner demi mengetahui apa yang dikonsumsi ibu selama trimester pertama dan kedua kehamilan.
Hal itu dilakukan untuk mengetahui apa yang mereka minum, bisa berupa minuman bersoda, minuman rasa buah, jus buah, diet soda atau air putih dan seberapa sering. Ukuran penyajian didefinisikan sebagai kaleng, gelas atau sebotol minuman.
Analisis kemudian dilakukan pada anak-anak dengan menghitung indeks massa tubuhnya. Ternyata, bobot tubuh anak-anak yang ibunya suka mengonsumsi minuman manis beratnya lebih tingga sebanyak 500 gram dibandingkan dengan anak-anak yang ibunya jaranga mengonsumsi minuman manis.
" Apa yang terjadi pada perkembangan awal benar-benar memiliki dampak jangka panjang. Metabolisme janin berkembang sebagai respons terhadap lingkungan sekitar, termasuk kebiasaan makan ibu." ," kata Meghan Azad, seorang ahli epidemiologi di Universitas Manitoba di Kanada.
Sumber: Fatherly
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari