Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Pixabay.com
Dream - Intensitas hujan sudah mulai meningkat di beberapa wilayah di Indonesia. Sahabat Dream yang berada di kawasan banjir tentu wajib mengantisipasi kondisi ini. Begitu pula pemilik kendaraan yang sering melintasi genangan air yang cukup tinggi dan bisa berdampak pada kinerja mobil atau sepeda motor.
Meski rumah berada di kawasan bebas banjir, ada kalanya pemilik kendaraan harus menerjang genangan air yang cukup tinggi untuk mencapai tempat tinggalnya. Saat menghadapi situasi ini, pastikan air yang menggenang tidak terlalu tinggi.
Sebagai bencana rutin saban tahun, pengendara mobil seharusnya paham untuk tidak menerjang jalan yang banjir. Jika sampai nekat, bersiaplah dipersulit ketika hendak mengajukan klaim asuransi.
Perlu diketahui, klaim asuransi akibat banjir tidak secara otomatis diberikan. Klaim dapat dilakukan bila pemilik kendaraan telah melakukan perluasan jaminan banjir atau memperluas tambahan manfaat yang terkandung dalam klausula angin topan, badai, hujan es, banjir dan atau tanah longsor.
Lantas, seperti apa tips klaim asuransi mobil jika terjebak banjir?
Seperti dilansir dari keterangan resmi Auto2000, berikut adalah tips klaim asuransi mobil jika terjebak banjir.
1. Hubungi Pihak Asuransi
Hal pertama yang harus dilakukan adalah menghubugi pihak asuransi. Semakin cepat pemilik kendaraan melakukan koordinasi dengan pihak asuransi, bisa jadi semakin cepat juga penangannya. Maksimal 3x24 jam untuk melakukan klaim asuransi.
Nah menghubungi pihak asuransi juga bisa dilakukan sebagai tindakan preventif, misalnya juga saat mobil terjebak banjir. Dalam kondisi ini pihak asuransi bisa saja memiliki layanan untuk penjemputan atau membantu untuk melalui jalan banjir, seperti di towing atau lainnya.
2. Siapkan Bukti
Pemilik kendaraan perlu melakukan dokumentasi ini akan menjadi bukti bahwa kerusakan atau kehilangan, bukan karena direncanakan, atau dalam kasus banjir tak menandakan kalau kalian memaksakan menerabas banjir.
Kalau terkait kecelakaan biasanya bukti yang dilampirkan adalah foto-foto bagian kendaraan yang mengalami kerusakan. Sementara untuk kehilangan bisa menggunakan CCTV.
3. Menjelaskan Kronologi
Pemilik kendaraan dapat secara jelas dan rinci menjelaskan terkait dengan kronologi kejadian, yang mengakibatkan mobil mengalami kerusakan.
Jelaskan dengan tenang dan jangan sampai berbelit-belit, untuk mempermudah pihak asuransi untuk memahaminya.
4. Lengkapi Persyaratan Klaim Asuransi
Selain itu, hal yang penting adalah pemilik kendaraan harus melengkapi persyaratan klaim asuransi. Mulai dari polis asuransi, SIM pengemudi, STNK Kendaraan, Catatan kronologi yang sudah dibuat.
Bila terjadi kendala dengan mobil, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan Teknisi Auto2000, bisa datang ke bengkel resmi atau menghubungi layanan THS Auto2000 Home Service.
Agar urusan lebih mudah, Auto2000 menyediakan Promo Kupon Servis dan Ganti Oli Toyota untuk layanan general check up dan ganti oli yang lebih mudah dan nyaman.
Sehingga pemilik kendaraan yang ingin memeriksa mobil dapat memanfaatkan Kupon Servis General Check Up seharga Rp80 ribu untuk semua model Toyota kecuali Camry dan Alphard-Vellfire. Pelanggan akan mendapatkan pemeriksaan kondisi kendaraan pada lebih dari 40 titik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya