Motor Injeksi Jangan Dibiarkan Kehabisan Bensin

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 3 Maret 2020 06:33
Motor Injeksi Jangan Dibiarkan Kehabisan Bensin
Begini dampak buruknya.

Dream - Pada zaman serba canggih, beberapa perusahaan otomotif telah menerapkan sistem injeksi. Sistem ini ditanamkan di motor yang dibuat.

Dikutip dari Suzuki, Selasa 3 Maret 2020, cara kerja dari komponen tersebut adalah  menyemprotkan bahan bakar ke ruang pembakaran.

Salah satu keuntungan motor injeksi yang kamu dapatkan adalah bisa membuat konsumsi bahan bakar minyak menjadi lebih efisien.

Namun, kebiasaan buruk seperti membiarkan motor kehabisan bensin dapat merusak komponen pada sistem pengabutan injeksi.

Tangki bensin yang minim bahkan sampai kering juga bisa merusak fuel pump yang dapat merusak indicator bensin.

Jika indikator bensin mengalami kerusakan, motor akan menjadi kacau sehingga perlu dilakukan kalibrasi ulang, bahkan dilakukan penggantian jika sudah parah.

Kerusakan indikator ini dapat membuat takaran bensin di tangki dan indikatornya menjadi tidak sesuai. Agar indikasi motormu dalam keadaan baik, sebaiknya lakukan pengisian bensin saat indikator bensin digital menunjukkan isi sebanyak dua bar.

1 dari 5 halaman

Gampang Banget, Ini Cara Buang Sisa Air CVT di Motor Matic

Dream - Saat musim hujan seperti sekarang, ada banyak masalah yang timbul di kendaraan bermotor. Untuk itu, diperlukan perawatan yang lebih ekstra supaya motor tetap awet.

Dikutip dari Federal Oil, Senin 2 Maret 2020, perawatan motor tak hanya berpusat kepada bodi, tetapi juga mesin dan komponen lain, seperti bagian Continuously Variable Transimission (CVT) untuk motor matic. Meskipun air tidak terlalu banyak yang masuk pada CVT, itu akan sangat mengganggu kinerja CVT.

 

© Dream



Tak jarang, motor terpaksa harus melintasi genangan air yang cukup tinggi. Jika air masuk meski hanya sedikit saja, motor pun jadi ngadat padahal mesin masih menyala.

2 dari 5 halaman

Mengapa?

Penyebabnya, komponen dalam CVT terendam air dan masuk melalui lubang sirkulasi di bagian konstruksi pada komponen pemindah daya.

Alhasil, gerak putar puli pirimer dan sekunder yang ditopang V-Belt menjadi selip sehingga motor tak mau jalan.

Kinerja puli jadi ngawur karena pada dasarnya komponen CVT sangat sensitif terhadap debu, oli dan air. Tapi tenang, masalah ini masih bisa diakali.

3 dari 5 halaman

Begini Caranya

Caranya adalah buang endapan air di dalam rumah CVT lewat pembuangan yang tersedia. Jika sudah tidak ada yang tersisa, cobalah mengeringkannya dengan memanaskan motor sambil membuka gas secara perlahan.

Jika roda belakang ikut berputar, tandanya V-belt sudah tidak bermasalah. Yang tak kalah penting adalah membuang air di lubang pembuangan air.

Pada Suzuki Skydrive misalnya, kamu cukup membuka baut 8 berwarna krom yang ada di rumah CVT. Untuk Honda Vario atau Yamaha Mio, ada pipa L yang ditutup selang buntu. Lebih mudah mencirikan ada atau tidaknya air di rumah CVT.

4 dari 5 halaman

Cara Mengatasi As Roda Belakang Motor Matic yang Macet

Dream - Tak seperti motor bebek, proses membua roda belakang sepeda motor matic memang butuh perjuangan. Tak hanya sulit, ada kalanya roda tersebut sangat sulit dicopot.

Salah satu pemicu sulitnya membuka roda belakang motor matic adalah bagian motor yang tak pernah dicek khususnya di bagian pertemuan tromol dan as roda belakang.

Dikutip dari Federal Oil, Selasa 22 Januari 2020, cara pertama untuk mengatasi roda belakang yang sulit dibuka ini adalah dibantu dengan treker. Supaya prosesnya tidak terlalu berat, terlebih dahulu berikan cairan penghancur karat.

 

© Dream

 

Siapkan martil plastik agar karat yang menumpuk hancur. Karat yang terdapat di bagian alur tromol sangat rentan berkarat karena sering terkena panas dan hujan.

Ketiga, kaitkan tiga kaki treker ke lingkar luar tromol. Sementara besi poros tengah berulir diarahkan ke as roda.

5 dari 5 halaman

Putar Poros Tengah

Kemudian, putar besi poros tengah berulir menggunakan kunci 15 mm. Lakukan perlahan sehingga tromol bergeser dan ulangi hingga teromol terpisah.

Langkah terakhir yang mesti dilakukan adalah membersihkan as roda. Tentu biar nantinya tidak susah lagi dibongkar. Misalnya, hilangkan sisa karat yang nyempil di gir as roda pakai sikat kawat.

Sebelum roda dipasang kembali, jangan lupa juga bersihkan bekas sikatan kawat besi pakai kain lap. Barulah kemudian dioles gemuk.

Beri Komentar