Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sedia Payung Sebelum Hujan, Begitu Pula Ketika Hendak Berkendara. (Foto: Shutterstock)
Dream – Ibarat pepatah sedia payung sebelum hujan, pengendara sepeda motor juga perlu berjaga-jaga untuk menghadapi musim penghujan. Payung yang dimaksud adalah persiapan agar bisa tetap bekerja atau beraktivitas ketika hujan turun.
“ Ada tiga ‘payung’ yang perlu dipersiapkan pengendara sebelum berkendara sepeda motor pada musim penghujan,” kata Business Development Division Head PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance), Tanny Megah Lestari, di Jakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 30 Januari 2019.
Tanny mengatakan, persiapan yang pertama adalah pengecekan kondisi kendaraan sebelum berkendara. Misalnya, mobil harus dicek mulai dari ban, lampu, sampai wiper.
Yang ke dua, pengendara juga harus memperhatikan kondisi tubuh. “ Pengendara harus berada dalam keadaan yang fit karena berkendara dalam kondisi hujan membutuhkan konsentrasi dan kehati-hatian yang lebih tinggi dibanding kondisi normal,” kata dia.
Terakhir adalah perlindungan asuransi. Meskipun sudah mengecek kondisi kendaraan dan tubuh, Tanny mengatakan risiko bisa datang kapan saja, apalagi saat ini musim hujan.
“ Pengendara harus memiliki perlindungan asuransi,” kata dia.
Tanny mengatakan pihaknya memiliki produk asuransi kendaraan bermotor, yaitu Autocillin. Produk tersebut memberikan perlindungan menyeluruh mulai dari kecelakaan di jalan raya, huru hara, kerusuhan, hingga perlindungan untuk pengemudi dan penumpang kendaraan tersebut.
Pengendara yang ingin mendapatkan perlindungan dari bencana alam bisa memperluas asuransinya dengan manfaat dari risiko bencana alam.
“ Dengan perluasan bencana alam, pengendara bisa dijamin dari kerugian karena bencana alam, termasuk hujan es, banjir, dan lainnya. Tanpa adanya perluasan manfaat, maka tidak akan dijamin,” kata dia.
Tanny mengatakan produk asuransi kendaraan bermotor Adira Insurance tumbuh baik. Hingga September 2018, pertumbuhan pendapatan premi asuransi kendaraan bermotor itu mencapai 10 persen.
Dia berkata, pengendara bisa menghubungi Adira Care atau channel penjualan lainnya. Proses klaim bisa dilakukan melalui aplikasi di smartphone, Autocillin Mobile Claim.
“ Pemilik kendaraan cukup memfoto bagian kendaraan yang rusak, lalu mengantar mobilnya ke bengkel. Apabila tidak memiliki waktu yang cukup ke bengkel, Adira Insurance siap melakukan pick up and delivery service untuk kendaraan pelanggan,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya