Motor Listrik Akan Diluncurkan Dua Bulan Lain. (Foto: Liputan6.com)
Dream – Langkah Gesits kalah lincah dari Honda. Di saat produsen otomotif asal Jepang ini akan merilis motor listrik dalam pekan ini, Gesits baru akan meluncurkan produknya pada Maret 2019.
Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 29 Januari 2019, kendaraan kolaborasi PT Gesits Technologies Indo (GTI) dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, direncanakan akan dimulai bulan depan.
“ Februari selesai. Maret akan kami launching,” kata Menteri Riset, Teknolgi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohammad Natsir, di Jakarta.
Natsir mengatakan banyak negara lain “ mengintip” teknologi motor Gesits. Tapi, pemerintah tetap merahasiakannya dari mereka
“ Namun, saya nggak kasih. Itu Jepang, ada Taiwan,” kata dia.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan proses uji tipe Gesits sudah masuk tahap finalisasi. Hasilnya memang belum diinformasikan secara detail.
“ Satu atau dua minggu, ya, sudah selesai,” kata Budi Karya kepada wartawan.
Proses uji tipe ini memang harus dilakukan setiap merek dan model. Pengujian dilakukan terhadap fisik kendaraan bermotor, yaitu rancang bangun dan rekayasanya, serta kereta gandengan atau kereta tempelan sebelum kendaraan bermotor dibuat dan/atau dirakit dan/atau diimpor secara massal serta kendaraan bermotor yang dimodifikasi.
Gesits sendiri memang sudah mendapatkan Kode Perusahaan dan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK). Kode perusahaan dan NIK ini diberikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elekronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Menurut Dirjen Ilmate Kemenperin, Harjanto, Gesits menjadi industri kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia yang menerima kode perusahaan dan NIK dari Kemenperin.
" Kami mendukung penuh kelancaran proyek sepeda motor listrik Gesits sesuai instruksi Presiden karena merupakan karya anak bangsa," kata Harjanto saat penyerahan kepada Direktur PT Wijaya Karya Manufaktur, M.Samyarto, dan disaksikan CEO PT GTI Harun Sjech di Jakarta.
(Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)
Advertisement
AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan