5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Perawatan Kendaraan Selama Musim Kemarau Memang Lebih Mudah Daripada Musim Hujan. (Foto: Shutterstock)
Dream – Bulan Maret akan segera berakhir dan biasanya diikuti dengan musim hujan yang akan segera berakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperkirakan musim kemarau di Indonesia akan datang pada April 2021.
Pada musim kemarau, perawatan mobil memang lebih mudah daripada musim hujan. Inilah yang menyebabkan banyak orang menyepelekan perawatan kendaraan.
Padahal, kalau mobil tidak dirawat dengan benar—meskipun itu musim kemarau—itu akan menimbulkan masalah.
Dikutip dari HSR Wheel, Senin, 29 Maret 2021, ada beberapa masalah kendaraan yang biasanya hadir saat musim kemarau.
Misalnya, filter udara mesin cepat kotor. Jalanan yang berdebu biasanya akan membuat filter udara kendaraan bekerja lebih keras.
Filter ini akan terus-menerus menyaring udara yang dipenuhi dengan debu dan kotoran. Jika filter ini tidak sering diganti, nantinya kotoran akan menumpuk dan pembersihan udara tidak bisa maksimal.
![]()
Kedua, kinerja aki jadi lebih berat. Saat kemarau, “ kerja” aki mobil akan lebih berat. Aki akan lebih cepat aus. Mengapa? Saat musim kemarau, AC mobil lebih sering digunakan dan memerlukan banyak tenaga dari aki.
Ketiga, eksterior mobil cepat rusak. Cat mobil yang terlalu lama terpapar sinar matahari langsung, lama-lama akan menjadi kusam dan mengelupas. Wiper dan karet pintu juga bisa soak karena terkena sinar mentari.
Agar kendaraan tetap oke dan kinclong, ada tiga hal yang bisa kamu lakukan. Pertama, parkir di tempat teduh. Jika kendaraan terlalu lama terpapar sinar matahari, hal ini akan membuat kendaraan menjadi kusam. Sebisa mungkin kamu mencari tempat teduh untuk memarkir kendaraan.
Kedua, memeriksa kondisi ban. Pastikan jika ukiran pada ban terlihat jelas dan cukup dalam. Jika ban mobil kamu sudah gundul atau aus, kamu perlu menggantinya dengan yang baru.
Penggantian ban ini bertujuan agar kendaraan di aspal tetap bisa menggigit. Kalau tidak diganti, ini bisa berpotensi kecelakaan.
Ketiga, membersihkan filter udara. Pada dasarnya, filter udara sangat berpengaruh terhadap kinerja mesin.
Jika filter udara kotor, segera bersihkan agar pasokan udara ke mesin tidak tersumbat kotoran. Termasuk juga pada selang, belt, wiper, dan rem juga perlu kamu periksa secara berkala sehingga kinerjanya tetap maksimal.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?