Dibantu Lazada, Mustika Ratu Siap Bidik Milenial China

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 4 September 2019 18:20
Dibantu Lazada, Mustika Ratu Siap Bidik Milenial China
Melalui Lazada dan Tmall, perusahaan ini siap bersaing di pasar kosmetik Tiongkok.

Dream – Lazada Indonesia dan Tmall Global mempermudah Mustika Ratu menembus pasar Tiongkok. Melalui flagship store, produk kecantikan asal Indonesia akan menyapa konsumennya di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Deputy General Manager of Tmall Global, Qian Yi, mengatakan Lazada dan Tmall Global akan membantu Mustika Ratu untuk membangun flagship store online-nya di Tmall Global. Dukungan juga diberikan dalam proses on-boarding, akses ke berbagai solusi perdagangan di ekosistem Alibaba.

“ Kemitraan ini bertujuan memberikan Mustika Ratu mendapat insights tentang konsumen yang bermanfaat untuk membentuk strategi mereka di pasar Tiongkok,” kata Qian di Jakarta.

Kerja sama ini bertujuan agar para konsumen Tmall Global bisa mengakses beragam produk kecantikan dan kesehatan dari Mustika Ratu.

“ Kami sangat senang bisa mengembangkan pasar ekspor dan terhubung dengan konsumen generasi baru di Tiongkok,” kata Chief Executive Officer Mustika Ratu, Bingar Egidius Situmorang,

Bingar mengatakan konsumen Tiongkok mengunjungi Tmall Global untuk mencari produk-produk berkualitas dan trendi dari seluruh dunia yang sulit didapatkan secara lokal di Tiongkok.

Tmall Global kini menghadirkan 20 ribu brand internasional yang berasal dari 4 ribu kategori dari 77 negara dan wilayah.

(Sah, Laporan : Alfi Salima Puteri)

1 dari 3 halaman

Rahasia Bos Mustika Ratu Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

Dream - Sosok Putri Kuswisnu Wardani adalah generasi kedua penerus bisnis Mustika Ratu yang terkenal awet muda. Wanita kelahiran Jakarta, 20 September 1959 ini memiliki kecantikan alami khas perempuan Indonesia.

Menjelang usianya yang hampir 60 tahun, kulit Putri terlihat masih begitu kencang dengan berat badan ideal. Namun siapa sangka CEO Mustika Ratu ini pernah mengalami kelebihan berat badan hingga 17 kilogram.

Ditemui di acara Blogger Gathering Fit & Health Sliming Tea bersama Dream.co.id dan Mustika Ratu, Putri mengaku sempat kesulitan menurunkan berat badan pasca melahirkan.

" Pada saat melahirkan 33 tahun yang lalu, saya kelebihan berat badan 17 kilogram. Padahal itu sudah keluar ari-ari dan ketuban," tutur Putri di Twin House, Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Februari 2017.

Namun berkat ketelatenannya mengonsumsi jamu, Putri berhasil mengembalikan berat badan ke ukuran semula. Yang mencengangkan, Putri cuma butuh waktu 3,5 bulan.

" Saya sudah menopause ya kalau sekarang. Tapi dulu sampai umur 52 tahun berat hanya 45 kilogram. Sekarang hampir 60 tahun berat naik 10 kilogram jadi 55 kilogram," imbuhnya.

Diakui Putri, bertambahnya usia memang akan berpengaruh terhadap melambatnya proses metabolisme. Oleh karena itu, harus banyak usaha untuk melancarkan pencernaan, termasuk mengeluarkan lemak jahat dari dalam tubuh.

Selain mengonsumsi produk-produk jamu yang tebuat dari bahan alami, Putri mengimbanginya dengan olahraga sehingga tidak menimbulkan risiko lain. Selanjutnya, Putri juga menjaga asupan air putih minimal 7-8 gelas sehari.

" Nanti setelah melewati batas 35-40 tahun, kalian akan mulai merasakan penurunan fungsi tubuh. Jadi kalau dari muda nggak dijaga dengan benar maka akan terasa saat tua," terangnya lebih lanjut.

Namun sayangnya, sejauh ini masih banyak ketakutan mengenai efek samping jamu terhadap kesehatan ginjal. Oleh karena itu, Putri menyarankan untuk mengonsumsi air putih dalam kondisi hangat.

" Bubuk jamu nggak bahaya asal didorong keluar dengan air. Kalau bisa dengan air hangat. Sudah ada riset minum air hangat 2-3 gelas di pagi hari dan setelah makan dapat meluruhkan lemak-lemak yang kita makan. Bayangkan wastafel saja kalau nggak dikasih bubuk luruhnya lama. Apalagi usus kita akan dipakai sampai tua nanti," pungkasnya.(Sah)

[crosslink_1]

2 dari 3 halaman

Tips Awet Muda ala Pendiri Mustika Ratu

Dream - Pendiri PT Mustika Ratu sekaligus Yayasan Putri Indonesia, Mooryati Soedibyo telah menginjak usia 88 tahun. Di usia yang tak lagi muda, Mooryati yang masih terlihat cantik dan prima tak pernah menyurutkan langkahnya untuk terus berkarya.

Dia masih aktif dalam berbagai kegiatan seperti menjadi penasehat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), pembicara dalam seminar yang diadakan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo (LPPMS) serta berbagai kegiatan lainnya.

Saat ditemui di kediamannya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin 4 Januari 2016, wanita yang dijuluki 'Empu Jamu' ini memberikan tips agar selalu tampak bugar dan awet muda.

" Dengan rajin berolahraga tubuh tidak hanya dapat mengeluarkan racun-racun tetapi juga dapat memproduksi hormon-hormon pemicu rasa bahagia seperti dopamine dan serotonin" ujar Mooryati.

Bukan hanya berolahraga secara fisik, Mooryati juga rutin melatih mentalnya. Olahraga mentan ini dilakukannya lewat meditasi dan berdoa agar fisik dan jiwa terhindar dari tekanan.

Tips kedua, lanjut dia, adalah dengan berpuasa. Puasa merupakan salah satu cara paling efektif untuk mengeluarkan racun dalam tubuh. Kemudian tips ketiga adalah dengan meminum jamu.

" Sejak muda saya rajin minum jamu, saat ini pun saya masih rajin. Saya biasanya sering minum beras kencur yang saya minum di rumah," ujarnya.

[crosslink_1]

3 dari 3 halaman

Rahasia Kesuksesan Kerajaan Mustika Ratu

Dream - Kesuksesan tidak dibangun dalam sehari. Demikian pula kerajaan bisnis Mustika Ratu milik Mooryati Soedibyo. Semua itu tak tercipta dalam sekejap.

Bisnis itu dirintis susah payah. Berawal pada saat sang suami akan pensiun sedangkan anak pertamanya masuk perguruan tinggi.

" Bagaimana cara saya untuk dapat menyekolahkan anak-anak saya, kalau suami saya sudah pensiun," kata Mooryati saat ditemui dikediamannya, kawasan Menteng, Senin 4 Januari 2016.

Ia menceritakan, saat mulai membangun bisnisnya itu ada sejumlah kendala yang dihadapi. Salah satunya, tidak diizinkan untuk berjualan jamu oleh Keraton Surakarta.

Tapi Mooryati pantang menyerah. Ia justru dapat meyakinkan keluarganya jika berjualan jamu merupakan hal yang baik. Kata dia, jamu dapat melestarikan budaya Indonesia sekaligus membuat tubuh menjadi sehat serta awet muda.

Dimulai dari modal Rp 25.000, Mooryati berjualan jamu di garasi rumah. Sampai ke acara arisan pun diikutinya.

Meski tak ada darah pengusaha yang mengalir di dalam keluarganya, kini bisnis jamu miliknya telah menggurita hingga ke luar negeri. " Latar belakang pendidikan saya juga tidak nyambung. Saya sekolah bahasa. Tapi rupanya itu jadi bekal berjualan (komunikasi) dengan pembeli" imbuhnya.

Menurut dia, kunci kesuksesan dalam berbisnis tidak cepat menyerah dan ulet meski kerap kali didera berbagai masalah. 

[crosslink_1]

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara